7 Manfaat Doodling untuk Anak

Bisa meningkatkan kepercayaan diri anak lho!

21 September 2019

7 Manfaat Doodling Anak
Freepik

Doodle atau gambar mencoret-coret termasuk dalam jenis freehand art, atau karya seni yang dibuat secara bebas tanpa adanya aturan baku tetapi mempunyai makna tertentu. Seni tersebut juga menggambarkan suasana hati si pembuatnya.

Doodle sangat mudah dilakukan oleh tiap orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Banyak doodle yang dibuat oleh anak-anak jalanan yang ingin mengekspresikan suasana hatinya melalui dinding kosong yang mereka lihat di jalan. Hasilnya pun terkadang sangat menakjubkan sekali!

Namun sangat disayangkan, minimnya pendidikan yang didapatkan anak jalanan tersebut ternyata membuat mereka sering dianggap buruk karena manner yang tidak mereka miliki.

Melalui TAUZIA Hotel, mereka berkomitmen untuk memberikan fasilitas pendidikan yang lebih baik kepada lebih dari 5,000 anak jalanan dan kurang mampu yang tergabung ke dalam Yayasan ISCO melalui program TAUZIA Equal Chance. Selain itu, mereka juga akan mengadakan kegiatan pelatihan Table Manner dan motivasi untuk remaja dari ISCO Foundation.

“Kami melihat bahwa banyak anak usia remaja asuhan Yayasan ISCO yang merasa kurang percaya diri. Karena itu melalui TAUZIA Equal Chance kami memberi kesempatan bagi para remaja tersebut untuk mengenal industri hotel secara umum. Kemudian mereka diberi pelatihan singkat mengenai “Table Manner” dan "workshop" motivasi singkat agar mereka dapat menambah kepercayaan diri," jelas Katrin yang ditemui pada Senin (12/8/2019) di HARRIS Hotel & Conventions Ciumbuleuit Bandung.

Selain itu, TAUZIA Hotel Jawa Barat juga akan mengadakan kegiatan membaca dan story telling, serta kegiatan doodling di celengan karya Bumi Kardus untuk mengasah kreativitas bersama anak-anak yang membutuhkan.

Ternyata dengan doodling, sangat bermanfaat bagi anak-anak lho. Selain untuk mengasah kreativitas dan konsentrasinya, berikut manfaat lain yang bisa membantu tumbuh kenang anak melalui doodling.

1. Mengembangkan ketrampilan motorik halus

1. Mengembangkan ketrampilan motorik halus
Freepik/vgstockstudio

Keterampilan motorik halus termasuk gerakan khusus tangan, pergelangan tangan, dan jari. Biasanya motorik halus dikendalikan saat kita sedang mengetik, mengemudi, bahkan menulis teks pesan.

Oleh karena itu penting bagi kamu melatih anak untuk mengembangkan ketrampilan motorik halusnya agar kuat di usia muda. Memagang dan memanipulasi alat tulis merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan keterampilan motorik halus seorang anak.

Dengan menggambar dapat menciptakan umpan balik visual yang berubah tergantung pada alat yang digunakan anak dan bagaimana ia menggunakannya. Umpan balik inilah yang akan membantu anak dalam mengidentifikasi cara terbaik untuk menghasilkan hasil yang mereka inginkan.

2. Mendorong analisis visual

2. Mendorong analisis visual
Freepik

Jika kamu memiliki anak kecil, mungkin mereka belum sepenuhnya memahami konsep yang sering dianggap remeh oleh orang dewasa seperti jarak, perbandingan ukuran, dan perbedaan tekstur. Dengan menggambar dapat memberikan kesempatan yang sempurna bagi anak untuk mempelajari konsep-konsep ini dengan cara yang disengaja.

Anak yang suka menggambar barang-barang tertentu, terutama yang berkaitan dengan hubungan sehari-hari, dapat membantunya melakukan analisis visual mendasar. Untuk mendukung gambar seperti ini, kamu bisa menggambar contoh besar dan kecil, kasar dan halus, jauh dan dekat, dan sebagainya yang bisa melatih analisis visualnya.

3. Membantu membangun konsentrasi

3. Membantu membangun konsentrasi
Freepik

Sebagaian besar anak sangat menikmati proses menggambar, kegiatan menggambar ternyata dapat menyediakan waktu untuk membangun konsep konsentrasinya. Konsep ini sangat penting untuk keberhasilan akademisnya, bahkan saat masih di sekolah dasar.

Menggambar Doodle ketika sedang melamun sering dianggap sepele karena hanya coretan biasa. Ternyata, tindakan coret-coret itu bisa meningkatkan kerja otak dan memaksa pikiran untuk fokus. Hal ini karena saat membuat doodle, pikiran kita akan tetap terjaga dan tidak melamun.

Selain membangun konsentrasi, menggambar doodle secara spontan dan abstrab seringkali menjadikan si pembuatnya lebih kreatif.

Editors' Picks

4. Meningkatkan koordinasi tangan-mata

4. Meningkatkan koordinasi tangan-mata
Freepik

Selain meningkatkan keterampilan motorik halus, dengan menggambar bisa memungkinkan anak untuk menggambar hubungan antara apa yang dia lihat dan apa yang dia lakukan. Koordinasi tangan-mata ini penting dalam situasi atletik dan rekreasi, serta dalam skenario akademik seperti pelajaran menulis tulisan tangan.

Untuk meningkatkan koordinasi tangan-mata, kamu bisa meminta anakmu menggambar objek sambil melihatnya atau bisa juga menyalin gambar tangan yang kamu buat.

5. Meningkatkan kepercayaan diri

5. Meningkatkan kepercayaan diri
Freepik/kristina_igumnova

Sebagai orangtua atau wali, kamu mungkin pernah mendengar ungkapan, “Lihatlah apa yang sudah ku buat!”

Ketika kamu memberikan representasi fisik dari imajinasi, pikiran, dan pengalamannya, itu membuat anak akan mendapatkan kepercayaan dirinya.

Menggambar bisa membantu anak merasakan lebih banyak motivasi intrinik, harga diri, dan validitas. Penegasan ini akan membuatnya lebih percaya diri di bidang lain yang mungkin tidak sealami menggambar.

6. Mengajarkan pemecahan masalah secara kreatif

6. Mengajarkan pemecahan masalah secara kreatif
Freepik

Tidak hanya analisis dan konsentrasi visual, emnggambar juga bisa mendorong anak untuk memecahkan suatu masalah secara kreatif.

Ketika ia menggambar, anak harus menentukan cara terbaik untuk menghubungkan bagian-bagian tubuh, menggambarkan emosi, dan menggambarkan tekstur tertentu.

Coba sesekali minta anakmu menggambar yang spesifik, seperti membuat potret keluarga, berbicara tentang warna, metode, atau pilihan khusus anakmu yang dapat membantunya mengembangkan keterampilan pemecahan masalah yang lebih kuat dari waktu ke waktu.

7. Melatih imajinasi

7. Melatih imajinasi
Freepik

Orang yang membuat doodle akan merenungkan apa yang akan dituangkannya pada media yang ingin ia gambar. Biasanya si pembuat akan mencoretkan sesuatu sesuai dengan apa yang ada dalam imajinasinya, misalnya satwa, flora, persawahan, hutan, pedesaan, dan lainnya.

Dengan melakukan doodle, kamu bisa melatih imajinasi anakmu. Biasanya anak akan mencoret sesuatu yang ia suka atau lihat dan membuat imajinasi anak semakin meingkat dari waktu ke waktu.

Itulah 7 manfaat doodle untuk tumbuh kembang anak. Jika anakmu suka melakukan coret-coret pada bagian belakang bukunya atau selembar kertas di rumah, jangan dimarahi ya. Mungkin anakmu tengah melakukan doodle art dan dengan begitu bisa bermanfaat baginya.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!