Sempat Rawat Menhub Budi Karya, dr Ketty Meninggal Positif Corona

Turut berduka cita atas meninggalnya dokter-dokter yang memerangi virus ini

6 April 2020

Sempat Rawat Menhub Budi Karya, dr Ketty Meninggal Positif Corona
Dok. IDI

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kembali mengumumkan kabar duka melalui media sosial. Setelah terkonfirmasi terinfeksi virus corona, ketiga dokter IDI diumumkan meninggal dunia lantaran positif virus tersebut.

Keiga dokter masing-masing dr. Bernadette Albertine Fransisca T, SpTHT-KL dari IDI Cabang Makasar, dr. Ketty Herawati Sultana dari IDI Cabang Tangerang Selatan, dan Dr. dr. Lukman Shebubakar SpOT, PhD dari IDI Cabang Jakarta Selatan.

Dari ketiga dokter yang memerangi pandemi ini, dr Ketty merupakan salah satu bagian tim dokter di RS Medistra yang ikut merawat Menhub, Budi Karya sebelum dirujuk ke RSPAD.

Sempat dirawat di RS Medistra sebelum hasil swab -nya keluar, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa informasi.

1. Anggota Ikatan Dokter Indonesia

1. Anggota Ikatan Dokter Indonesia
Freepik/drobotdean

dr Ketty adalah anggota IDI cabang Tangerang Selatan yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya yang bekerja di Rumah Sakit Medistra. dr Ketty menjadi salah satu dokter yang memerangi pandemi covid-19 dan meninggal dunia karena positif terinfeksi virus tersebut. 

Editors' Picks

2. Sempat merawat Menhub Budi Karya

2. Sempat merawat Menhub Budi Karya
Freepik

Sebagaimana diketahui, Menhub Budi Karya sempat dirawat di Rumah Sakit Medistra, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Lalu kemudia dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jalan Abdul Rahman Saleh, Jakarta.

dr Ketty juga menjadi bagian dari tim dokter yang merawat Menhub Budi Karya selama masa perawatannya di RS Medistra sebelum dirujuk ke RSPAD. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, dr Ketty sempat dirawat di RS Medistra selama tujuh hari karena hasil tes swab-nya dinyatakan positif Covid-19.

3. Total 24 dokter meninggal terkait Covid-19

3. Total 24 dokter meninggal terkait Covid-19
Freepik/jcomp

Sampai dengan hari ini (6/4/2020), terkonfirmasi 2.273 orang positif terinfeksi Covid-19, korban negatif sebanyak 7.620, korban sembuh sebanyak 164 pasien, dan meninggal dunia sebagai 198.

Diantara para korban meninggal akibat Covid-19, terdapat banyak tenaga medis yang berjuang di garda terdepan untuk merawat dan memerangi pandemi ini.

Seperti data yang diberikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sampai dengan saat ini total terdapat 24 dokter yang meninggal terkait Covid-19. Salah satunya dr Ketty yang belum lama meninggal akibat terinfeksi virus tersebut.

Dari 24 nama dokter yang meninggal akibat Covid-19, berikut deretan nama dokter yang telah berjuang memerangi pandemi tersebut:

1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)

2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)

3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)

4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)

5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)

6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)

7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)

8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)

9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)

10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)

11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)

12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)

13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)

14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)

15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)

16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)

17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)

18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)

Sedangkan enam lainnya merupakan dokter gigi berdasarkan laporan Persatuan Dokter Gigi Indonesia:

1. drg. Umi Susana Widjaja

2. drg. Yuniarto Budi Santosa

3. drg. Amutavia P. Artsianti

4. drg. Roselani Widajati Odang

5. drg. Gunawan Oentaryo

6. drg. Anna

Berdasarkan data tersebut, Halik selaku humas IDI mengatakan bahwa mayoritas dokter yang meninggal ini mereka masih aktif praktek dan melayani pasien. 

4. Imbauan KPAI untuk masyarakat

4. Imbauan KPAI masyarakat
Pixabay/congerdesign

Selain IDI, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para dokter yang telah berjuang melawan Covid-19.

"Sejumlah Dokter gugur karena menjalankan tugas mulianya, termasuk Dr Ketty Herawati. Kami menyampaikan belasungkawa yg mendalam atas meninggalnya Dr Ketty Herawati yang diduga terpapar Virus Corona." ujar Ketua KPAI, Susanto (6/4/2020).

KPAI mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama melakukan pencegahan seoptimal mungkin. Mulailah menjaga kesehatan dengan menjaga jarak fisik dan tetap di rumah. Jadilah figur pelopor dalam mewujudkan lingkungan sehat dan ramah anak, sehingga terhindari dari Covid-19.

Popmama.com dan tim mengucapkan turut beduka cita atas meninggalnya para dokter yang membantu memerangi Covid-19 di negeri ini. Semoga para dokter yang telah gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan selalu sehat dan tabah.

Tetap jaga kesehatan, semangat terus dan tetap #DiRumahAja ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.