8 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kesehatan Mama

Penting lho Ma mengetahui apa saja kebiasaan itu

18 September 2020

8 Kebiasaan Buruk Bisa Merusak Kesehatan Mama
Freepik

Dari bangun tidur hingga kita tidur lagi, banyak kegiatan yang pastinya kita lakukan. Kegiatan tersebut bisa dikatakan menjadi rutinitas yang pastinya tidak pernah terlewat untuk dilakukan.

Tanpa kita sadari, kebiasaan yang rutin dilakukan ini bisa membahayakan kesehatan diri sendiri. Misalnya, seperti terlalu banyak ngemil yang bisa membuat tubuh terlalu gemuk, hingga terlalu sering duduk membahayakan kesehatan diri sendiri.

Berikut 8 kebiasaan buruk sehari-hari yang Mama lakukan tanpa disadari membahayakan kesehatan diri Mama, simak yuk informasi yang sudah dirangkum oleh Popmama.com!

1. Memikirkan masa lalu

1. Memikirkan masa lalu
Freepik/cookie_studio

Memikirkan tentang peristiwa masa lalu Mama itu salah satu penyebab Mama mengalami stres dan itu tidak baik untuk kesejahteraan psikologis Mama.

Semakin banyak orang memikirkan peristiwa yang membuat stres, semakin besar kemungkinan mereka menjadi depresi. Para peneliti menemukan bahwa mengurangi perenungan membantu meringankan suasana hati yang tertekan.

Daripada mengulangi hal-hal yang tidak dapat Mama ubah, berkomitmenlah untuk mengerahkan energi Mama untuk tujuan yang lebih berharga, seperti merencanakan masa depan atau menikmati momen.

2. Melampiaskan ke teman

2. Melampiaskan ke teman
Freepik

Sejalan dengan itu, Mama mungkin berpikir bahwa menelepon seorang teman untuk mengeluh tentang hari buruk Mama membantu melepaskan emosi negatif yang terpendam. Tapi ternyata, penelitian menunjukkan bahwa melampiaskan lebih cenderung memperkuat emosi negatif Mama, lho! 

Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Child and Adolescent Psychology menemukan hubungan antara co-rumination (perilaku di mana hubungan teman sebaya berfokus pada percakapan berorientasi negatif) dan depresi. Anak-anak yang cenderung mengulangi masalah mereka dengan teman sebaya lebih mungkin didiagnosis dengan depresi.

Tentu saja, ventilasi tidak hanya buruk untuk anak-anak. Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam Hormones and Behavior menemukan bahwa membicarakan masalah dengan teman meningkatkan kadar hormon stres pada wanita.

Jadi, meskipun Mama mungkin berpikir bahwa membicarakan masalah dengan teman mengurangi stres ternyata hal itu dapat meningkatkan emosi negatif dan membuat Mama terjebak dalam suasana hati yang buruk.

3. Menyalahkan diri sendiri

3. Menyalahkan diri sendiri
Freepik/drobotdean

Menyalahkan diri sendiri dengan cara menyebut diri Mama bodoh setiap kali membuat kesalahan atau menunjukkan setiap kekurangan yang Mama lihat saat melewati cermin, kritik diri yang keras bisa menjadi kebiasaan seumur hidup.

Menyalahkan diri sendiri dan merendahkan diri sendiri itu buruk bagi kesehatan mental Mama. Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Personality and Individual Differences menemukan bahwa kritik diri yang keras meningkatkan gejala depresi

Mengubah cara berpikir dapat membantu Mama merasa lebih baik. Ini adalah kebiasaan yang sulit untuk dihentikan, tetapi dengan upaya bersama, Mama dapat belajar mengembangkan dialog batin yang lebih ramah.

Editors' Picks

4. Bermain sosial media

4. Bermain sosial media
Freepik

Ternyata ketika Mama bermain media sosial dan menghabiskan waktu di media sosial dapat merusak kesehatan mental Mama juga lho. Baik itu foto liburan atau gambar mobil baru, melihat postingan media sosial orang lain juga dapat membuat Mama menyimpulkan bahwa hidup Anda tidak sesuai dengan kehidupan teman Mama di media sosial.

Waktu yang dihabiskan di media sosial bisa menurunkan mood seseorang lho Ma. Daripada menghabiskan waktu berjam-jam untuk melihat-lihat media sosial, lebih baik Mama menginvestasikan waktu dan energi Mama untuk interaksi secara langsung.

5. Begadang

5. Begadang
chroniclelive.co.uk

Begadang salah satu kegiatan sehari-hari yang tidak Mama sadari itu membuat kesehatan Mama memburuk. Kebiasaan begadang dan kurang tidur bisa memicu lonjakan hormon stres kortisol dan membuat tubuh kurang energi lho.

Akibatnya, orang yang suka begadang cenderung cepat lapar dan merasa selalu ingin makan lebih banyak untuk mencukupi kekurangan energi. Kurang tidur juga bisa mempengaruhi metabolisme lho, Ma.

6. Menghabiskan uang

6. Menghabiskan uang
Pexels/cottonbro

Meskipun pembelian impulsif dengan cara belanja online dapat membuat merasa lebih baik sejenak, namun menghabiskan uang justru memiliki efek berbahaya dalam jangka panjang lho, Ma. Dan efeknya dapat meluas melampaui batas rekening bank Mama!

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam Clinical Psychology Review menemukan korelasi antara penyakit mental dan masalah keuangan. Peneliti menyimpulkan kemungkinan memiliki masalah kesehatan mental tiga kali lebih tinggi pada orang yang memiliki hutang

Bahkan ada hubungan yang lebih tinggi antara bunuh diri dan hutang. Orang yang benar-benar bunuh diri delapan kali lebih mungkin berutang. Yang pasti utang bisa memicu stres tingkat tinggi. Dan terlalu banyak stres bisa berdampak buruk bagi kesehatan kamu lho.

Jadi kendalikan keuangan Mama dengan membuat anggaran. Mengatur keuangan Mama dan pengeluaran dalam batas tertentu dan itu dapat berdampak positif pada kepuasan hidup Mama secara keseluruhan.

7. Makan saat tidak lapar

7. Makan saat tidak lapar
Unsplash/Paolo Merchan Montes

Makanlah di saat lapar dan berhenti saat kenyang. Seseorang tidak boleh mengabaikan atau mengganggu sinyal tubuh yang dapat memberitahukan saat lapar. Jika sinyal ini terganggu, maka akan menyebabkan seseorang makan secara berlebihan dan merusak kesehatan tubuh

Untuk menjaga berat badan yang sehat, penting untuk mengkounsumi makanan yang sehat.

Cobalah berjalan-jalan, melakukan aktivitas santai, atau bermeditasi sebagai cara untuk mengatasi perasaan tidak nyaman atau sebagai cara untuk menenangkan tubuh Mama. Mengurangi asupan kalori dapat membantu Mama hidup lebih lama dan lebih sehat lho!

8. Terlalu banyak duduk

8. Terlalu banyak duduk
Freepik

Jika Mama bekerja di lingkungan kantor, ada kemungkinan Mama menghabiskan banyak waktu untuk duduk. Ternyata duduk dalam waktu lama bisa berbahaya bagi kesehatan lho, Ma! 

Menghabiskan terlalu banyak waktu di kursi kantor juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental Mama. Studi menunjukkan orang yang terlalu banyak duduk berisiko lebih tinggi mengalami depresi.

Melakukan aktivitas berat setidaknya satu jam setiap hari dapat membantu melawan efek terlalu banyak duduk. Cobalah bergerak selama beberapa menit setiap setengah jam untuk menjaga tubuh dan pikiran Mama tetap baik.

Itu dia 8 kebiasaan buruk yang mungkin sering Mama lakukan tapi tidak sadar bahwa hal tersebut membahayakan kesehatan Mama. Mulai dari sekarang, kurangi kebiasaan buruk itu ya, Ma! 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.