Cek Yuk, Ini Dia Penyebab Sering Merasa Haus Menjelang Tidur

Konsultasikan jika sudah mengganggu waktu tidur Mama

15 Oktober 2020

Cek Yuk, Ini Dia Penyebab Sering Merasa Haus Menjelang Tidur
freepik/freepik

Rasa haus merupakan reaksi alami tubuh saat kekurangan cairan. Merupakan hal normal merasa haus setelah makan makanan pedas atau melakukan olahraga berat, terutama ketika udara sedang terasa sangat panas.

Namun, ada saat di mana Mama merasa haus secara berlebih bahkan ketika tidak dalam aktivitas berat atau panas. Karena bisa jadi itu tanda ada.

Pernahkah Mama merasakan rasa haus yang tak kunjung reda jelang tidur? Jika ya, maka Mama tak sendiri. Merasa haus sebelum tidur adalah hal yang umum.

Ada beberapa alasan mengapa banyak dari kita yang merasa lebih haus jelang tidur, padahal yang kita perlukan sebetulnya hanyalah memejamkan mata dan terlelap.

Popmama.com akan memberikan beberapa alasan dan informasinya, berikut ini.

1. Jam biologis

1. Jam biologis
Freepik/Tirachardz

Jam biologis tubuh adalah salah satu penyebabnya. Dokter umum dan penasihat medis di Whatasleep, Nikola Djordjevic, MD menjelaskan, bahwa kita semua memiliki ritme sirkadian, yang meningkatkan produksi hormon, yang berkaitan dengan posisi matahari.

Pada malam hari, tubuh kita memproduksi melatonin yang tidak hanya membuat otak kita mengantuk, tetapi juga memicu sel untuk memasuki fase tidur sehingga dapat memperbaiki dan meregenerasi diri. Djordjevic mengatakan:

"Tubuh kita tahu bahwa waktu tanpa hidrasi sudah sangat dekat, sehingga terasa tubuh perlu terhidrasi. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa haus di malam hari."

Editors' Picks

2. Kekurangan cairan

2. Kekurangan cairan
Freepik/jcomp

Selain itu, gaya hidup juga memiliki peran yang cukup besar lho. Makanan berat yang kita makan di waktu makan malam mungkin cenderung tinggi garam, hal tersebut yang dapat mempengaruhi rasa haus.

Tubuh menggunakan natrium untuk mempertahankan kadar cairan. Keseimbangan cairan dan natrium diperlukan untuk kesehatan jantung, hati, dan ginjal. Namun, terlalu banyak garam dapat meneyabkan rasa haus berlebih.

Garam mengeluarkan air dari sel-sel tubuh dan memaksa tubuh untuk menghemat air sebanyak mungkin. Sel-sel yang kekurangan air mengirim pesan kimiawi ke otak untuk meminta lebih banyak air, dan Mama mulai merasa haus yang berlebihan.

3. Terbangun karena haus

3. Terbangun karena haus
Freepik/Racool_studio

Haus juga membuat sebagian orang terbangun di tengah tidurnya lho. Ada beberapa alasan yang mungkin mendasarinya, salah satunya adalah masalah suhu. Dilansir Healthline, para ahli menganjurkan suhu kamar yang ideal untuk tidur antara 16 hingga 21 derajat Celcius.

Mungkin saja karena suhu kamar atau rumahmu terlalu hangat, maka Mama sulit tidur nyenyak dan suka terbangun. Terbangun dengan rasa haus juga bisa disebabkan udara di kamar atau rumah yang terlalu kering.

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) merekomendasikan untuk menjaga kelembapan di rumah antara 30 dan 50 persen.

Kondisi udara ini cukup kering untuk membatasi pertumbuhan jamur. Namun, terbangun karena haus bisa juga disebabkan oleh sleep apnea. Penderita sleep apnea banyak bernapas melalui mulut ketika tidur.

Oleh karena itu, tak heran jika penderita sleep apnea suka terbangun karena mulutnya terasa kering.

4. Konsultasikan ke dokter apabila sudah mengganggu waktu tidur Mama

4. Konsultasikan ke dokter apabila sudah mengganggu waktu tidur Mama
Freepik

Beberapa kondisi medis lainnya juga bisa membuatmu terbangun dan merasa haus. Jika kondisi ini terjadi secara rutin, mungkin saja penyebabnya adalah masalah kesehatan.

Jika itu yang terjadi pada Mama, cobalah mencatat seberapa sering Mama terbangun di malam hari dan catat gejala yang Mama sadari.

Setelah itu, konsultasikan lah dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan penanganan yang tepat.

Pada prinsipnya, jika Mama merasa rasa haus jelang tidur atau di tengah tidur malam dan kondisi itu membuatmu terganggu, Mama bisa mengomunikasikannya dengan dokter untuk menemukan solusinya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.