1 Orang di Tiongkok Meninggal karena Hantavirus, Ketahui Gejalanya

Simak gejala dan cara penularannya!

25 Maret 2020

1 Orang Tiongkok Meninggal karena Hantavirus, Ketahui Gejalanya
Freepik

Tiongkok yang belakangan berhasil menekan angka pertumbuhan pemnyebaran virus corona di negaranya, kini terpaksa berhadapan dengan penyakit baru. 

Dilansir dari Global Times, seorang laki-laki asal Provinsi Yunnan telah dilaporkan meninggal dunia setelah didiagnosis positif hantavirus pada Selasa (24/3/2020).

Terdapat 32 orang liannya yang sempat berada dalam satu bis dengan korban tewas akibat hantavirus pun ikut diperiksa.

Penyakit yang pernah mewabah di Amerika Serika pada tahun 1993 silam ini langsung mencuri perhatian.

Berikut Popmama.com memberikan rangkuman penjelasan mengenai Hantavirus.

1. Apa itu Hantavirus?

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) adalah  penyakit pernapasan yang parah, kadang fatal, pada manusia yang disebabkan oleh infeksi hantavirus. Hantavirus merupakan penyakit lama yang sebelumnya memang sudah pernah ada. 

Siapa pun yang bersentuhan dengan tikus yang membawa hantavirus beresiko terkena HPS, demikian dikatakan oleh Centre for Disease Control.

Apakah penyakit ini sangat berbahaya? Jika ingin bertahan kamu harus mengetahui cara penyebaran hantavirus.

2. Penyebaran hantavirus melalui tikus

2. Penyebaran hantavirus melalui tikus
Freepik/topntp26

Ya, tikus si hewan pengerat ternyata menjadi penyebar utama hantavirus.

Infestasi hewan pengerat di dalam dan sekitar rumah tetap menjadi risiko utama paparan hantavirus. Bahkan orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus tersebut.

Sampai saat ini, tidak ada kasus HPS yang telah dilaporkan di Amerika Serikat di mana virus ditularkan dari satu orang ke orang lain. 

Diketahui dari sebuah penelitian terhadap petugas perawatan kesehatan yang terpapar dengan pasien atau spesimen yang terinfeksi jenis hantavirus terkait (yang menyebabkan penyakit berbeda pada manusia), tidak ada pekerja yang menunjukkan bukti infeksi atau penyakit.

Di Chili dan Argentina, kasus yang jarang terjadi penularan dari orang ke orang terjadi di antara kontak dekat seseorang yang sakit dengan jenis hantavirus yang disebut virus Andes.

Itu berbeda lho, dengan hantavirus.

Editors' Picks

3. Gejala Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

3. Gejala Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)
Unsplash/Zohre Nemati

Menurut jurnal Iowa State University, gejala hantavirus baru akan dimulai dua hingga empat minggu setelah pasien terinfeksi. 

Gejalanya mirip seperti flu dan sebagian melaporkan mengalami sesak napas berat. Penderitanya akan mengalami beberapa hal berikut ini:

  • Demam hingga 38 derajat celsius, 
  • menggigil dan selalu merasa kedingingan, 
  • sakit kepala, 
  • batuk,
  • nyeri sendi 
  • mual, 
  • muntah, 
  • diare.

Pada setiap orang yang mengalami HPS, gejalanya bisa berbeda. Tapi gejala hantavirus di atas merupakan gejala umum bagi orang yang telah terinfeksi.

Jika di rumah memang ada tikus atau hewan pengerat sejenis, bagi di luar atau di dalam rumah, lalu kamu memiliki gejala di atas, konsultasikan dengan dokter pribadi kamu. 

Tidak perlu langsung pergi ke rumah sakit, kamu bisa berkonsultasi secara online terlebih dulu sambil meningkatkan imun tubuh dengan konsumsi makanan sehat dan bernutrisi. 

Namun, jika kamu memerlukan penangangan khusus, segeralah temui dokter untuk mendapatkan perawatan.

4. Tingkat kematian karena hantavirus mencapai 30 persen

4. Tingkat kematian karena hantavirus mencapai 30 persen
Freepik

Tidak hanya merusak pernapasan, virus tersebut juga bisa menyerang ginjal. Kondisi tersebut dinamakan Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Gejala yang ditimbulkan sama, yang berbeda adalah komplikasinya. 

Jika HPS menyebabkan kegagalan paru-paru, pasien HFRS bisa mengalami gagal ginjal. Ini terjadi karena pecahnya pembuluh darah membuat ginjal tidak mampu bekerja dengan seharusnya. 

Tapi perlu diingat, penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia. Belum pernah terjadi penularan dari manusia ke manusia.

Meski demikian, kamu perlu mengetahui bahwa tingkat kematian karena terinfeksi hantavirus dinilai tinggi, yaitu mencapai 30 persen. Lebih mematikan jika dibandingkan dengan tingkat kematian pada orang yang terinfeksi virus corona.

Meski Tiongkok jauh dari Indonesia, ada baiknya tetap waspada. Jaga kebersihan rumah ya. Pastikan tidak ada tikus dan serangga ikut bermukim di tempat tinggal kamu.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.