Ingin oleh-oleh yang berkesan dan tahan lama? Batik Jambi adalah jawabannya. Sama halnya dengan batik daerah lain, batik Jambi juga memiliki ciri khasnya tersendiri.
Batik Jambi memiliki keunikan yang sangat mencolok pada motif dan pemilihan warnanya yang cenderung berani namun tetap terlihat elegan. Motif-motif klasik seperti Durian Pecah, Angso Duo, dan Kapur Sirih biasanya diaplikasikan di atas kain dengan pewarnaan alami yang berasal dari kayu dan tumbuh-tumbuhan.
Dengan membelinya, kamu tidak hanya membawa oleh-oleh, tetapi juga turut mengapresiasi karya para pengrajin lokal yang masih mempertahankan teknik tradisional.
Itulah 10 oleh-oleh khas Jambi yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibawa pulang. Kira-kira mana yang paling menarik untuk kamu beli lebih dulu?
1. Apa yang terkenal dari kota Jambi? | Jambi terkenal dengan Kompleks Candi Muaro Jambi (situs percandian terluas di Asia Tenggara), Sungai Batanghari, dan ikon jembatan Gentala Arasy. Provinsi ini juga unggul dalam hasil perkebunan kelapa sawit dan karet, kuliner khas Tempoyak, serta keindahan alam seperti Gunung Kerinci dan Danau Kaco. |
2. Berapa harga tempoyak 1 kg? | 1 kg tempoyak Jambi biasanya dibandrol dengan harga Rp30.000-Rp35.000. Harga ini bukanlah harga tetap dan kemungkinan berbeda-beda di setiap toko. |
3. Apa julukan kota Jambi? | Kota Jambi memiliki beberapa julukan khas, yang utama adalah Tanah Pilih Pesako Betuah (tanah yang dipilih raja, pusaka bertuah). Kota ini juga dikenal sebagai Bumi Melayu Jambi, yang menekankan perannya sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Melayu. Jambi juga dijuluki sebagai Kota Beradat. |