Salut! Female Radio Dukung Gerakan Donor Darah Perempuan Indonesia

Pasokan darah dikumpulkan untuk Palang Merah Indonesia (PMI)

15 September 2020

Salut Female Radio Dukung Gerakan Donor Darah Perempuan Indonesia
Dok. Female Radio

Ma, Covid-19 masih menjadi momok yang belum terselesaikan. Banyak orang yang merasakan dampak akibat pandemi. Begitu pula tim Palang Merah Indonesia (PMI) yang mengalami kesulitan dalam mengumpulkan pasokan darah.

Menanggapi hal tersebut, sembilan organisasi perempuan membentuk sebuah Gerakan Donor Darah Perempuan Indonesia (GDDPI) untuk mengadakan kegiatan donor darah massal yang didukung penuh oleh Female Radio.

Bagaimana kegiatan sosial ini terlaksana? Yuk, kita cari tahu informasinya di Popmama.com berikut ini!

Penurunan Unit Donor Darah PMI Menjadi Alasan Utama Kegiatan Ini Terlaksana

Penurunan Unit Donor Darah PMI Menjadi Alasan Utama Kegiatan Ini Terlaksana
Dok. Female Radio

Kegiatan GDDPI dilaksanakan dalam rangka membantu PMI untuk menambah pasokan darah yang diselenggarakan pada Sabtu, 5 September 2020 di Golf Gallery Ballroom Pondok Indah mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI, Dr. Linda Lukitasari Waseso, mengungkapkan, “Setelah diumumkannya bahwa di Indonesia ditemukan kasus Covid-19, dan kemudian diberlakukannya berbagai upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19, termasuk antara lain dengan work from home, social distancing, dan lain lain, kegiatan donor darah dihampir sebagian besar Unit Donor Darah PMI mengalami penurunan rata-rata 30-50%.”

Editors' Picks

Bekerjasama dengan Organisasi Perempuan dan Didukung Female Radio para Perempuan Millennial Bergerak dalam Kegiatan Sosial Ini

Bekerjasama Organisasi Perempuan Didukung Female Radio para Perempuan Millennial Bergerak dalam Kegiatan Sosial Ini
Dok. Female Radio

Sebagai bentuk peduli atas kesulitan yang dialami PMI tersebut, sembilan organisasi perempuan Indonesia yang tergabung dalam GDDPI mengajak masyarakat berpartisipasi dalam memberikan bantuan lewat kegiatan donor darah bersama. Acara yang turut dihadiri oleh Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI ini berhasil mengundang partisipasi masyarakat hingga mendapatkan total 465 kantung darah dari para pendonor.

“Kami (Female Radio) sangat mendukung kegiatan donor darah yang diadakan oleh GDDPI. Selain ingin tetap dekat dengan komunitas perempuan, kami ingin mengajak millenials female untuk tetap berdonor dan membantu PMI atasi kekurangan darah di masa pandemi ini. Dengan dukungan penuh dari Female Radio, kami berharap bisa membawa banyak manfaat untuk masyarakat,” ucap Fifi Karamoy, Brand Manager Female Radio.

Kegiatan Donor Darah Dilakukan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Kegiatan Donor Darah Dilakukan Protokol Kesehatan Ketat
Dok. Female Radio

Meskipun berjalan di tengah pandemi, kegiatan sosial ini tetap memerhatikan protokol kesehatan yang ketat. Setiap peserta yang ingin berpartisipasi hanya diizinkan untuk mendonorkan darahnya jika sudah memiliki hasil rapid test yang menyatakan dirinya non-reaktif.

Pihak GDDPI juga menyediakan rapid test secara gratis di lokasi bagi peserta yang belum melalui proses tersebut. Selain itu, seluruh proses kegiatan ini juga terus diawasi agar tetap menerapkan physical distancing dan penggunaan APD yang tepat.

Wah, sangat menginspirasi sekali ya Ma kegiatan ini. Semoga meskipun bumi sedang dilanda oleh pandemi, semangat perempuan juga seluruh orang di dunia untuk bersatu melakukan kegiatan humanis yang menginspirasi. Agar kita nggak lantas berpecah belah dalam keadaan serba tak pasti ini. 

    Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

    Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan
    Pixabay/Antonio_Corigliano

    Dilansir daari artikel Popmama.com, melakukan donor darah secara rutin (minimal 3 bulan sekali) bisa mengurangi tingkat stres kamu, meningkatkan kebahagiaan hidup serta tentunya bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Para peneliti pun telah membuktikan hal tersebut.

    Nah, supaya mengetahui lebih jauh tentang manfaat donor darah secara rutin terhadap kesehatan tubuh kamu, berikut ulasannya: 

    1. Jantung tetap sehat

    Darah mengandung zat besi yang memengaruhi tingkat kekentalannya. Banyaknya kadar zat besi inilah yang disebut-sebut bisa menyebabkan kekentalan darah meningkat dan mempercepat oksidasi kolesterol.

    Hasil oksidasi tersebut kemudian akan menempel dan menumpuk pada dinding arteri. Itu artinya, peluang kamu mengalami serangan jantung dan stroke lebih besar.

    Akan tetapi, hal ini bisa kamu atasi dengan melakukan donor darah. Pasalnya, jumlah zat besi di dalam darah bisa jadi lebih stabil.

    2. Produksi sel darah merah meningkat

    Banyak orang yang menilai bahwa mendonorkan darah berarti membuat sel darah merah berkurang.

    Pendapat tersebut salah, sebab salah satu dampak positif donor darah adalah bisa menstimulasi tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang baru. 

    Sehingga kesehatan tubuh kamu pun akan tetap terjaga.

    3. Menurunkan berat badan

    Jangan salah, donor darah juga bagus buat kamu yang sedang diet. Dengan mendonorkan 450 ml darah, kalori di dalam tubuh kamu akan terbakar sekitar 650 kCal.

    Jumlah ini cukup besar untuk membantu kamu untuk mencapai berat badan ideal. Tetapi kamu harus melakukannya secara rutin, paling tidak tiga bulan sekali, tergantung pada kondisi kesehatan kamu.

    4. Meminimalkan risiko hipertensi

    Kadar ferritin akan berkurang ketika kamu melakukan donor darah. Hal ini akan memberikan dampak positif yaitu mengurangi stres oksidatif, sehingga gejala-gejala sindrom metabolik dapat diminimalkan.

    Akan tetapi, donor darah tidak serta-merta bisa kamu anggap sebagai solusi untuk menyembuhkan hipertens

    5. Penyakit kanker menjauh

    Dampak positif donor darah yang lainnya adalah bisa menjauhkan kamu dari ancaman penyakit kanker.

    Masih terkait dengan kandungan zat besi di dalam darah, menjaga kadar zat besi normal dalam darah bisa menurunkan risiko terkena penyakit kanker perut, usus besar, esofagus, hati, hingga paru.

    Selain itu, mendonorkan darah juga bisa meningkatkan kekuatan antioksidan dan menurunkan penanda inflamasi, yang mana sangat membantu untuk memerangi kanker.

    6. Mendeteksi penyakit serius

    Sebelum mendonorkan darah, kamu harus menjalani pemeriksaan darah terlebih dahulu untuk mendeteksi apakah ada penyakit serius seperti HIV, malaria, sifilis, dan hepatitis C.

    Ini penting dilakukan supaya penyakit tidak menular ke penerima donor lewat transfusi darah.

    Di sisi lain, pendonor juga akan mendapatkan peringatan dini soal penyakit serius yang dialaminya, sehingga penyakitnya bisa segera ditangani secara intensif.

    Itulah tadi beberapa dampak positif donor darah yang pastinya akan sangat bermanfaat bagi kamu.

    Selain itu membantu sesama dengan cara mendonorkan darah juga menjadi salah satu cara agar kamu bisa hidup lebih lama. 

    Baca juga:

    Tanya Ahli

    Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

    Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.