Unsplash/Priscilla Du Preez
Tidak hanya kebersihan tubuh, perempuan juga perlu memerhatikan kebersihan daerah kewanitaannya. Mengingat daerah kewanitaan merupakan area sensitif yang bisa saja mengalami masalah, seperti gatal-gatal, bau tidak sedap, dan keputihan.
"Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan pembersih khusus kewanitaan. Pembersih area kewanitaan yang direkomendasikan bukan hanya mengandung pH seimbang, tetapi juga yang dapat menutrisi flora atau bakteri normal sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal," ucap dr. Mery Sulastri.
Kandungan pH yang disarankan dalam memilih sabun khusus area kewanitaan, yaitu 3,5-4,5. Namun, kadar pH dalam organ perempuan bisa berubah tergantung dengan kondisinya. Misalnya, ketika terjadinya periode menstruasi, pH akan meningkat hingga 7,4. Dalam periode menstruasi ini jumlah bakteri baik pun akan menurun sehingga risiko infeksi meningkat. Jadi, sebaiknya sesuaikan kebutuhan sabun kewanitaan dengan kondisinya, ya.
Ada beberapa tips yang dapat membantu jaga kebersihan perempuan, seperti mengganti pembalut atau panty liner minimal tiap 4-6 jam sekali, ganti pakaian dalam tiap 4-6 jam atau saat dirasa lembab, gunakan celana dalam nyaman dan menyerap keringat, basuh area kewanitaan dari arah depan ke belakang, dan selalu keringkan setelah BAK atau BAB.
Itu lah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan diri. Semoga bermanfaat, ya!