Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Pentingnya Penuhi Kebutuhan Elektrolit Tubuh usai Aktivitas Padat
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
  • Elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium berperan penting menjaga keseimbangan cairan tubuh, detak jantung, serta kontraksi otot terutama setelah aktivitas padat.
  • Natrium dan kalium bekerja sama mengatur cairan di dalam dan luar sel agar tekanan darah stabil serta fungsi saraf dan otot tetap optimal.
  • Kalsium mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, sementara magnesium membantu relaksasi otot serta kualitas tidur; keduanya penting bagi yang sering beraktivitas intens.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dokter Diana bilang tubuh kita banyak isinya air dan ada mineral kecil namanya elektrolit. Ada empat yang penting, natrium, kalium, kalsium, sama magnesium. Kalau kita capek atau olahraga, cairan di tubuh bisa hilang lewat keringat. Jadi harus minum yang ada elektrolit biar badan nggak lemas dan tetap sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Elektrolit merupakan salah satu mineral penting yang membantu jaga keseimbangan cairan tubuh, mengatur detak jantung, hingga menjaga kontraksi otot. 

Dokter spesialis gizi klinik dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK menyebut empat elektrolit penting yang memegang peran besar untuk tubuh, yakni natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Keempatnya perlu dilengkapi untuk menjalankan proses dalam tubuh.

Kebutuhan elektrolit semakin penting saat beraktivitas dengan intensitas tinggi, seperti olahraga, berpindah-pindah tempat, atau melakukan perjalanan panjang.

Simak penjelasan selengkapnya seputar pentingnya penuhi kebutuhan elektrolit tubuh usai aktivitas padat yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

Sebagian Besar Tubuh Terbentuk dari Cairan

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Cairan merupakan unsur penting yang ada di dalam tubuh, sebab sebagian besar tubuh manusia tersusun dari cairan. Sekitar 60% - 65% tubuh manusia ternyata terdiri dari cairan yang berbagai macam jenisnya. 

“Jadi cairan itu bukan air aja, cairan itu ada air dan elektrolit. Nah, empat elektrolit terbesar dalam tubuh itu yang memegang peran penting untuk proses di tubuh kita, natrium, kalium, kalsium, dan magnesium,” kata Dokter Diana dalam konferensi pers POWERADE Power Your Hydration di fX Sudirman, Selasa (19/5/26).

Dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut juga menambahkan bahwa ada banyak sekali elektrolit yang ada di dalam tubuh manusia, namun empat elektrolit ini sangat penting untuk berbagai proses di dalam tubuh. 

Elektrolit Penting untuk Menjaga Cairan Tubuh

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Natrium dan kalium merupakan dua elektrolit yang bekerja sama menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Dokter Diana menjelaskan bahwa dua elektrolit utama ini bekerjasama, di mana natrium bekerja pada cairan di luar sel (ekstraseluler) dan kalium bekerja pada cairan di dalam sel (intraseluler).

”Kalau nggak balance, apa yang bisa terjadi? Tensinya bisa naik turun, kadang bisa ngedrop, hipo, bahkan hipertensi. Jadi natrium, kalium penting utamanya menjaga cairan di dalam tubuh,” ungkapnya.

Kedua elektrolit ini penting untuk memastikan fungsi tubuh berjalan normal dan mencegah gangguan fungsi saraf, otot, dan jantung yang memicu penurunan kondisi tubuh. 

Elektrolit Berperan dalam Relaksasi Tubuh hingga Bantu Tidur Nyenyak

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Selain natrium dan kalium, fungsi kalsium dan magnesium juga penting untuk proses tubuh. Kalsium memiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi, sedangkan magnesium berperan dalam merelaksasi tubuh.

”Magnesium itu buat relaxing otot, dia buat kita bisa bikin tidur lebih lelap. Magnesium dia berperan penting juga untuk membantu deep sleep kita lebih oke,” kata Dokter Diana.

Fungsi kalsium dan magnesium dalam elektrolit ini sangat penting, terutama bagi orang-orang yang sering beraktivitas padat.

Haus Jadi Sinyal Tubuh Menuju Dehidrasi

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Hal yang sering tidak disadari soal pengeluaran cairan tubuh bukan dari urin saja, tetapi juga dari keringat, bahkan napas juga mengeluarkan cairan. 

“Jangan tunggu haus kalau minum, karena kalau tunggu haus berarti sebenarnya sinyal dehidrasinya sudah terlalu rendah,” tegas Dokter Diana.

Kebutuhan cairan tubuh juga semakin penting saat beraktivitas dengan intensitas tinggi, misalnya saat berolahraga atau saat commuting juga perlu mengisi kembali elektrolit dalam tubuh untuk cegah dehidrasi. 

”Apalagi kalau olahraga intensitas tinggi, kita butuh sebenarnya cairan dan elektrolit yang lebih kandungannya,” jelasnya.

Dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah tersebut juga mengatakan minum air mineral memang dapat memenuhi cairan tubuh, namun tidak mengembalikan elektrolit yang berkurang. Pemenuhan elektrolit ini juga bisa didapat dari minuman isotonik seperti POWERADE yang memiliki elektrolit penting untuk mendukung proses di dalam tubuh.

Itu dia penjelasan mengenai pentingnya penuhi kebutuhan elektrolit tubuh usai aktivitas padat. 

Saat aktivitas padat, jangan lupa minum agar cairan tubuh tetap terjaga, terutama dengan cairan yang mengandung elektrolit penting, Ma.

Editorial Team