Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Karena adanya chip elektronik di paspor elektronik, perawatannya berbeda dengan paspor biasa. Chip harus dijaga agar tetap berfungsi dengan baik. Hindari menekuk, melipat, atau meletakkan paspor dekat benda elektronik panas. Perawatan yang tepat memastikan chip tetap bisa terbaca di mesin autogate.
Paspor biasa, di sisi lain, lebih sederhana. Mama Papa cukup menjaga buku paspor dari kerusakan fisik seperti sobek atau basah. Tidak ada chip yang harus diperhatikan, sehingga perawatan lebih fleksibel.
Nah, itulah 5 perbedaan paspor biasa dan paspor elektronik yang penting Mama Papa ketahui. Dengan tahu perbedaannya, perjalanan ke luar negeri bisa lebih nyaman, cepat, dan aman. Jadi, sebelum bikin paspor, pilih yang sesuai kebutuhan Mama Papa, ya!
Berapa lama masa berlaku paspor biasa dan elektronik? | Keduanya umumnya memiliki masa berlaku sama, yaitu 5 tahun untuk dewasa. Namun, pastikan selalu cek tanggal kedaluwarsa sebelum bepergian. |
Apakah paspor elektronik bisa rusak kalau kena air atau panas? | Chip di paspor elektronik sensitif terhadap panas tinggi dan benturan keras. Hindari menekuk atau menaruh dekat benda elektronik panas. Paspor biasa lebih tahan banting, hanya perlu dijaga dari sobek dan basah. |
Bagaimana kemudahan imigrasi bagi pemegang paspor biasa dan elektronik? | Pemegang paspor biasa harus melewati pemeriksaan manual oleh petugas imigrasi. Pemegang paspor elektronik bisa menggunakan fasilitas autogate di beberapa bandara internasional, sehingga proses pemeriksaan lebih cepat dan efisien. |