Zakat merupakan anjuran yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Oleh karena itu, umat Islam perlu mengetahui perbedaan zakat fitrah dan zakat mal.
Harta yang ditunaikan pada zakat akan diberikan pada mustahik atau orang-orang yang layak mendapatkannya.
Sesuai dengan syariatnya, orang yang berhak menerima zakat fitrah yaitu fakir, amil, mualaf dan riqab. Sedangkan orang yang berhak menerima zakat mal, antara lain, hamba sahaya, fakir dan gharimin.
Perbedaan zakat fitrah dan zakat mal dapat dilihat dari beberapa hal. Zakat merupakan rukun Islam yang wajib dilaksanakan dengan membagikan harta yang akan diberikan kepada golongan fakir dan tidak mampu.
Nah, itulah beberapa perbedaan zakat fitrah dan zakat mal yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Ada 8 golongan penerima zakat, siapa saja? | Berdasarkan QS. At-Taubah ayat 60, delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat adalah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (budak), gharimin (orang berhutang), fisabilillah, dan ibnu sabil. Mereka adalah kelompok yang membutuhkan bantuan ekonomi atau dukungan dalam menegakkan syiar Islam, guna mewujudkan keadilan sosial. |
Bagaimana cara membayar zakat dalam Islam? | Anda membayar 2,5% dari kekayaan yang Anda miliki selama satu tahun lunar, dengan syarat kekayaan tersebut melebihi nisab . Untuk diwajibkan membayar zakat, seseorang harus memiliki setidaknya nisab selama satu tahun lunar. Pada akhir tahun tersebut, mereka membayar 2,5% dari kekayaan yang memenuhi syarat. |
Apa perbedaan zakat, infak, dan sedekah? | Zakat, infak, dan sedekah adalah ibadah harta dalam Islam dengan perbedaan utama pada hukum dan ketentuannya. Zakat hukumnya wajib (rukun Islam) dengan nisab/waktu tertentu, infak adalah pengeluaran harta sukarela (sunnah), sedangkan sedekah memiliki cakupan paling luas, mencakup materi maupun non-materi (senyum, ilmu, doa). |