Pada Desember 2020 lalu, aplikasi perpesanan WhatsApp mengumumkan akan memperbaharui Ketentuan dan Kebijakan Privasi milik mereka. Begi pengguna setia aplikasi ini yang tak menyetujui tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp pe 8 Februari 2021.
Tentunya hal tersebut membuat banyak orang kaget. Apalagi beredar rumor jika Ketentuan dan Kebijakan Privasi mereka seolah-olah bisa membaca data pribadi penggunanya.
Karena hal itu, WhatsApp-pun merespon. Ia mengeluarkan sejumlah klarifikasi mengenai berita dan rumor yang beredar.
Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai klarifikasi WhatsApp soal kebijakan privasi dan dugaan pencurian data oleh mereka.
