Diet DEBM, Konon Turun Berat Badan Cepat dan Tetap Makan Enak!

Diet ini disebut mampu turunkan berat badan cepat dalam sekejap

26 Februari 2021

Diet DEBM, Konon Turun Berat Badan Cepat Tetap Makan Enak
Unsplash/yunmai

Banyak sekali macam-macam diet yang Mama bisa lakukan untuk menurunkan berat badan. Metode diet yang berbeda tersebut bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian yang ada. 

Salah satunya adalah diet DEBM (Diet Enak Bahagia Menyenangkan) yang pertama dipopulerkan oleh Robert Hendrik Liembono. Ia memang bukan ahli gizi atau dokter gizi, tapi tips dietnya berhasil membuat banyak orang turun drastis.

Dikutip dari berbagai sumber, pengalaman diet DEBM Robert melonjak dari 78 kilogram menjadi 107 kilogram. Ia pun menemukan metode diet DEBM di mana beratnya turun kembali menjadi 75 kilogram.

Saking populernya diet DEBM ini, sudah banyak orang yang mengikuti metode diet ini yang disesuaikan dengan tubuh masing-masing. Ketika mengeluarkan buku soal diet DEBM sudah dicetak berulang kali.

Berikut Popmama.com rangkum informasinya.

Editors' Picks

1. Aturan makan dan pantangan dalam diet DEBM

1. Aturan makan pantangan dalam diet DEBM
Unsplash/nicosmit99

Pada dasarnya prinsip dari diet DEBM adalah mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dan tinggi protein serta lemak. Sebab, dalam diet DEBM menganggap bahwa karbohidrat merupakan salah satu penyebab obesitas alias gemuk. 

Karbohidrat adalah salah satu zat gizi penyumbang kalori yang cukup besar jika dikonsumsi terlalu banyak.

Nah, untuk memenuhi kebutuhan energi yang hilang dari karbohidrat, orang yang akan melakukan diet diharuskan mengonsumsi makanan yang tinggi protein hewani pada pagi dan malam hari.

Secara umum berikut adalah pantangan makanan untuk diet DEBM:

  • Nasi, pasta, sereal, mi, roti, dan makanan bertepung lainnya.
  • Pemanis seperti gula, madu, dan sirup maple.
  • Minuman bergula atau minuman manis misalnya soda, teh manis, susu cokelat, atau jus.
  • Sayuran yang mengandung pati tinggi seperti kentang, ubi, labu, dan bit.
  • Buah tinggi karbohidrat seperti pisang, pepaya, melon, dan semangka.

Lalu, untuk makanan yang dianjurkan untuk diet DEBM:

  • Telur dan semua jenis ikan, khususnya ikan berlemak tinggi seperti salmon dan tuna.
  • Daging sapi dan unggas.
  • Susu dan produk turunannya seperti yogurt, keju, krim, dan mentega.
  • Sayuran yang berpati sedikit seperti wortel, kembang kol, buncis, brokoli, dan sayuran hijau lainnya.
  • Buah-buahan tinggi lemak seperti alpukat.

2. Kelebihan dan kekurangan diet DEBM

2. Kelebihan kekurangan diet DEBM
Freepik/Atlascompany

Setiap program diet pastinya memiliki pro dan kontranya masing-masing tak terkecuali diet DEBM ini. Kelebihan dari diet DEBM ini yakni seseorang bisa menurunkan berat badannya dengan cara enak. Alias, masih bisa makan-makanan yang disukai.

Setiap diet pastinya bisa berisiko bagi tubuh jika tidak diawasi oleh ahlinya. Sehingga lebih baik jika setiap program diet yang dijalankan sudah mendapat persetujuan atau dalam pengawasan dokter/ahli gizi. Tentu ini mendukung agar program diet Mama sehat dan aman. 

Dikutip dari Healthline, jika Mama mengikuti pedoman diet diharapkan tetap konsisten terlebih dahulu. Oleh sebab itu penting sekali memantau setiap perubahan dan kondisi tubuh ketika berdiet apapun. Jika memang ada yang salah usahakan menghubungi ahlinya ya. 

3. Berolahraga saat diet DEBM juga bisa dicoba!

3. Berolahraga saat diet DEBM juga bisa dicoba
Freepik/marymarkevich

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya jika DEBM bisa mengonsumsi makanan yang tinggi protein dan lemak. 

Mama juga perlu menjaga pola makan seimbang dan diimbangi dengan olahraga. Olahraga bisa menjadi aktivitas pemecah lemak yang bisa membantu diet DEBM.

Namun, tetap kombinasi keduanya akan lebih baik jika Mama konsultasikan kepada ahli ya. Terpenting adalah badan sehat!

Mengingat, diet DEBM ini hampir sama dengan keto. Perbedaannya adalah diet keto mewajibkan mengonsumsi makanan dengan 75 persen lemak, 20 persen protein dan 5 persen karbohidrat.

Sementara diet DEBM tidak mewajibkan untuk mengonsumsi banyak lemak, yang penting adalah asupan protein hewaninya.

Itulah tadi informasi mengenai diet DEBM yang perlu Mama tahu. Apapun cara diet Mama harus dicocokkan dengan kondisi tubuh dan fisik ya. Bila perlu konsultasikan dulu kepada dokter gizi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.