Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Ressa Kena Mental Buntut Masalah dengan Denada, Akui Dapat Tekanan (2).png
Youtube.com/CURHAT BANG Denny Sumargo

Intinya sih...

  • Ressa kena mental akibat tekanan dari teman-teman Denada, termasuk rekan artis yang memojokkan Ressa.

  • Ressa bahkan sempat merasa takut dan trauma untuk tampil di depan publik karena intervensi dari beberapa pihak, termasuk teman Denada.

  • Ia juga menanggung malu bertahun-tahun karena tidak diakui sebagai anak kandung Denada, namun akhirnya Denada mengakuinya dan meminta maaf.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Konflik Ressa Rizky Rossano dengan Denada kini semakin memanas setelah beberapa rekan artis ikut berkomentar. Kuasa hukum menyebut beberapa teman-teman Denada menekan secara psikologis hingga menyebabkan Ressa kena mental.

Diketahui baru-baru ini, penyanyi Iis Dahlia yang merupakan teman Denada bertemu dengan Ressa di sebuah acara fashion show. Dalam kesempatan tersebut, Ressa merasa tertekan setelah disebut menjadi penyebab Denada diboikot dari dunia hiburan

Mendengar hal tersebut, Dino Rossano selaku paman dan kuasa hukum Ressa ikut memanas.

Selengkapnya telah Popmama.com rangkum berikut ini seputar Ressa kena mental buntut masalah dengan Denada dan akui dapat tekanan.

Ressa Kena Mental, Dapat Tekanan dari Teman Denada

Instagram.com/isdadahlia

Kemunculan Ressa yang mengaku anak kandung Denada yang selama ini ditelantarkan berhasil menarik menarik perhatian publik. Dampak dari persoalan tersebut, publik bahkan ramai-ramai memboikot Denada hingga tidak diperbolehkan tampil di beberapa acara televisi.

Rekan-rekan artis Denada juga ikut berkomentar mengenai persoalan ini, beberapa bahkan terkesan memojokkan Ressa. Dalam sebuah acara fashion show, Ressa mengaku dirinya ditekan secara mental setelah dituding jadi penyebab Denada saat ini diboikot.

“Dia (Ressa) tadi sempat dikerubungi dan kemudian diteror secara psikis dengan mengatakan dia (Ressa) yang bersalah dalam perkara ini, sehingga Denada itu tidak mendapatkan pekerjaan di beberapa stasiun TV karena diboikot,” kata Doni Rossano, paman sekaligus kuasa hukum Ressa di depan awak media.

Iis Dahlia disebut sebagai salah satu rekan artis yang memojokkan Ressa. Dalam kesempatan tersebut, Ressa hanya bisa terdiam dan cukup terkena mental karena dianggap sebagai penyebab permasalahan ini.

“Intinya aja, ‘bagaimanapun itu kan masih darah dagingmu’. Ini nggak saya tambahi, nggak saya kurangi ya, Kak. Terus, ‘itu kasihan loh diboikot dan nggak dapat pekerjaan’,” tutur Ressa.

Sempat Merasa Takut dan Trauma untuk Tampil

Youtube.com/CURHAT BANG Denny Sumargo

Saat ini, Ressa sedang berupaya mengembangkan karier di dunia hiburan dengan menerima undangan dari beberapa brand. Ia juga terlihat menghadiri beberapa acara, termasuk saat dirinya bertemu dengan rekan artis teman Denada.

Namun, Ressa mengaku dirinya sempat merasa takut saat ditanya awak media soal adanya dugaan intervensi terhadap dirinya yang mulai melangkah ke dunia hiburan.

“Takut, jelas saya takut,” kata Ressa.

Karena intervensi yang dilakukan beberapa pihak, termasuk teman Denada, laki-laki tersebut kembali berpikir ulang soal keinginan tampil di depan publik.

“Iya, agak ada traumanya,” ungkap Ressa saat ditanya apakah jadi berpikir ulang untuk masuk ke dunia entertainment.

Mental Hancur, Ressa Menanggung Malu Bertahun-Tahun

Youtube.com/CURHAT BANG Denny Sumargo

Persoalan Ressa yang tidak diakui sebagai anak kandung Denada sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di Banyuwangi. Ressa mengungkapkan sejak kecil, banyak orang yang mengatakan bahwa ia bukanlah anak kandung dari orang tua yang merawatnya selama ini, melainkan anak dari penyanyi Denada.

Namun hal tersebut berbanding balik dengan Denada yang selama ini tidak pernah berkomunikasi dua arah dengan Ressa. Menurut pengakuan Ressa, selama ini WhatsApp nya kepada Denada tidak pernah dibalas.

“"Setiap aku nge WhatsApp enggak pernah dibalas. Walaupun aku punya akses (nomor telepon), tapi tetap tidak dibalas," kata Ressa saat ditemui awak media di Jakarta Selatan belum lama ini.

Pembicaraan soal Ressa merupakan anak kandung Denada lebih banyak didengar dari orang lain ketimbang mulut Denada sendiri. Bertahun-tahun Ressa menanggung malu karena menjadi buah bibir di kampung halamannya, Banyuwangi, Jawa Timur.

"Hancur... hancur rasanya. Malu diomongin banyak orang, apalagi di Banyuwangi. Mental saya hancur-hancurnya," ungkap Ressa.

Unggah Klarifikasi, Denada Akhirnya Akui Ressa sebagai Anak Kandungnya

Mediasi pihak Ressa dengan Denada tidak kunjung menemui hasil. Kuasa hukum Ressa akhirnya melayangkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Banyuwangi senilai Rp 7 miliar.

Di satu sisi, buntut perkara ini membuat Denada juga diboikot oleh masyarakat Indonesia dan tidak diizinkan tampil di televisi, meskipun sudah mengakui Ressa sebagai anak lewat kuasa hukumnya. Hal ini yang akhirnya membuat Ressa ditekan oleh teman-teman artis Denada.

Namun, secara mengejutkan Denada mengunggah video klarifikasi pada Senin (2/2/25) di Instagram pribadinya @denadaindonesia. Dalam video tersebut, Denada mengakui Ressa Rossiano sebagai anak kandungnya dan meminta maaf atas perbuatannya.

“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya, dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," tutur Denada, Senin (2/2/26).

Denada ungkap saat itu kondisi psikisnya sedang tidak baik, sehingga dirinya melakukan hal tersebut. Setelah sekian lama, Denada akhirnya mengaku kepada publik bahwa dirinya ibu kandung Ressa. 

Demikian penjelasan soal Ressa kena mental buntut masalah dengan Denada dan akui dapat tekanan. 

FAQ Seputar Ressa Denada

Siapakah Ressa Rossano?

Al Ressa Rizky Rosano lahir di Jakarta pada tahun 2002 dan sejak bayi dibawa ke Banyuwangi serta diasuh oleh keluarga besar Denada.

Apakah Ressa anak kandung Denada?

Pihak Denada telah mengakui Ressa sebagai anak kandung sang artis.

Aisyah anak Denada sakit apa?

Putri Denada, Aisha Aurum, sudah sembuh dari leukemia (kanker darah) sejak tahun 2020, setelah berjuang melawan penyakit tersebut sejak 2018 saat berusia 5,5 tahun, meski belakangan ia juga sempat mengalami masalah kulit.

Editorial Team