Waspada Coronavirus pada Anak: Terlihat Sepele Namun Mematikan

Jangan sepelekan flu, pilek, batuk, demam si Kecil ya, Ma!

28 Januari 2020

Waspada Coronavirus Anak Terlihat Sepele Namun Mematikan
freepik

Akhir-akhir ini orang dibuat geger dengan adanya pemberitaan virus korona, seperti yang saat ini sedang terjadi di Wuhan, China, dan sudah mulai menyebar ke Thailand dan Jepang.

Virus ini memang kelihatannya sepele, tetapi sebenarnya bukanlah hal yang sepele lho, Ma.

Virus korona ini bisa saja membuat nyawa penderitanya melayang, seperti yang dialami oleh seorang pria warga negara China berusia 69 dan 61 tahun, yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia akibat terjangkit koronavirus.

Koronavirus bisa saja dianggap sepele, karena ciri-cirinya yang kurang terlihat.

Penularan koronavirus menyebar melalui udara. 

Dikarenakan penularannya melalui udara, penderita lebih rentan terkena virus ini dan biasanya akan sulit membedakan apakah kita benar-benar termasuk orang yang tertular atau tidak.

Berikut gejala koronavirus yang terlihat sepele namun mematikan, yang telah Popmama.com rangkum untuk Mama ketahui.

Editors' Picks

1. Gejala koronavirus menyebabkan pneumonia (radang paru-paru)

1. Gejala koronavirus menyebabkan pneumonia (radang paru-paru)
freepik

Awalnya penderita mengira hanya mengalami flu. demam, pilek, batuk, sakit kepala, dan sesak napas biasa. Namun, sebenarnya kondisi ini bisa saja sudah tertular Sindrom Pernafasan Akut Berat (SARS) hingga radang paru-paru lho Ma, terutama pada anak  yang sistem kekebalan tubuhnya belum terbangun dengan baik.

Tak hanya SARS dan pneumonia saja, Koronavirus juga bisa menyebabkan MERS (Sindrom pernafasan Timur Tengah). Pada dasarnya, koronavirus menyerang sistem pernapasan manusia.

2. Penyebaran koronavirus berasal dari hewan

2. Penyebaran koronavirus berasal dari hewan
freepik

Koronavirus bisa ditularkan dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak langsung dengan penderita, seperti berpegangan tangan dan kontak fisik lainnya. Tapi ternyata tak hanya melalui kontak langsung dari satu orang ke orang lainnya lho, Ma.

Ternyata virus ini juga bisa ditularkan dari hewan ke manusia.

Koronavirus yang menjangkiti 2 orang di China hingga meninggal, diakibatkan oleh virus yang ditularkan dari hewan. 

Nah Ma, maka itu hati-hati ya jaga si Kecil agar tidak dipegang atau di cium orang lain, terlebih lagi  orang asing yang tidak kita kenal. Kita tidak pernah tahu orang yang memegang atau mencium si Kecil, sehat atau memiliki penyakit. 

Jika si Kecil belum kuat atau memiliki anti bodi yang kurang, sebaiknya Mama jangan ajak si Kecil dahulu, ke tempat umum dengan banyak orang, seperti pasar, atau Mal ya, Ma. 

3. Menurut WHO belum ada vaksin untuk mencegah virus ini

3. Menurut WHO belum ada vaksin mencegah virus ini
Freepik

Belum ada vaksin yang mampu mencegah maupun mengobati virus ini. Seperti yang sudah di ungkapkan oleh WHO (World Health Organization), dilansir dari who.int, 

"Tidak ada vaksin atau pengobatan khusus untuk MERS saat ini, namun ada beberapa vaksin untuk MERS tetapi masih dalam tahap pengembangan. Perawatan masih bersifat suportif dan berdasarkan pada kondisi klinis seseorang," jelas WHO.

Meski begitu, kita tetap bisa berupaya untuk terus menjaga kesehatan seperti dengan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan, memasak air dan memasak makanan hingga benar-benar matang khususnya untuk daging dan telur yang termasuk makanan hewani, dan tutuplah mulut ketika bersin maupun batuk.

Menjaga kehigienisan untuk mencegah virus menyerang tubuh lebih cepat.

Selain mencegah virus menyerang lebih cepat, mengajari si Kecil higienis sejak dini sangat bagus untuk si Kecil, Ma. Nantinya ia, akan terbiasa untuk menjaga kebersihannya sendiri dan mengerti pentingnya menjaga kebersihan diri. 

Semoga artikel ini bermanfaat ya untuk Mama dan Papa, juga dapat mencegah si Kecil dari virus jahat ini ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.