Eksklusif: Menikah Bukan Halangan Lena Theng untuk Jadi Mompreneur

Menurutnya, menikah bukanlah halangan untuk dapat mengembangkan potensi

13 September 2021

Eksklusif Menikah Bukan Halangan Lena Theng Jadi Mompreneur
Dok. Lena Theng

Membangun sebuah bisnis tentu tidaklah mudah. Perlu ada banyak persiapan yang perlu dilakukan, mulai dari konsep bisnis hingga mitra ke depannya. Setelah dibangun, justru disitulah perjalanan baru dimulai untuk bisa mengembangkan bisnis yang dibangun. 

Salah satu tantangan dari para pebisnis saat ini adalah masa pandemi. Sudah berjalan selama satu tahun lebih, Covid-19 memang sangat memengaruhi perekonomian individu maupun negara. Oleh karena itu, Mama perlu beradaptasi dengan kondisi yang saat ini terjadi. 

Seorang mompreneur, Lena Theng, telah membagikan cerita dan tips terkait menjadi mompreneur di masa pandemi. Mama Lena telah terjun di dunia entrepreneur sejak bertahun-tahun yang lalu. Kini, Mama Lena telah sukses dalam bidangnya dan terus mengembangkan bisnis yang ia miliki.

Jika ingin mengetahui cerita lebih detailnya, kali Popmama.com telah melakukan wawancara secara eksklusif bersama Mama Lena.

Yuk Ma, disimak sebagai sebuah inspirasi!

1. Mencari pengalaman sebelum terjun di dunia entrepreneur

1. Mencari pengalaman sebelum terjun dunia entrepreneur
Dok. Lena Theng

Perjalanan Mama Lena dalam membangun bisnis tentu tidaklah mudah. Ada berbagai pengalaman yang ia dapatkan sebelum mantap membuka bisnis sendiri. Mama Lena pernah bekerja di beberapa perusahaan, mulai dari hotel bintang lima hingga perusahaan lokal maupun luar negeri yang bekerja di bidang food & beverage.

Setelah yakin sudah mendapatkan pengalaman yang tepat, Mama Lena akhirnya melanjutkan bisnis Quickly, yakni pioneer boba di Indonesia. Beliau yang mengusung konsep Quickly Home yang akhirnya dikenal sejak akhir tahun 2016 hingga saat ini.

Tak hanya itu, Mama Lena juga membuka anak perusahaan dari Quickly Home, yaitu Baburo yang menekankan harga murah dengan kualitas yang premium.

Bisnis ini tengah berkembang sejak pembukaannya di Maret 2021 yang lalu. Bahkan, saat ini sudah ada 12 outlet menuju 14 outlet Baburo yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Samarinda, dan Medan.

Editors' Picks

2. Inovasi membuat bisnis menjadi berkembang

2. Inovasi membuat bisnis menjadi berkembang
Dok. Lena Theng

Sebagai seorang istri dan berperan sebagai orangtua, Mama Lena diharuskan untuk dapat membagi waktu antara keluarga dan bisnis yang ia bangun.

Dari hal tersebut juga yang akhirnya membuat Mama Lena berinovasi membuat Quickly Home. Produksi dari Quickly Home sendiri diterapkan di rumah sehingga Mama Lena bisa tetap memonitor pekerjaan karyawan-karyawannya. 

As a housewife juga, tetapi bisa kita maintain bisnis kita dan kita melihat staf kerja langsung. Ternyata itu berhasil gitu, jadi Quickly Home itu melakukan model bisnis seperti itu. Bisnis owner bisa memiliki bisnis dari rumah, menghasilkan produk berkualitas, dan mendapatkan profit dari rumah,” jelas Mama Lena. 

Melihat keberhasilan dari model bisnis seperti itu, model bisnis yang sama juga dibawa Mama Lena saat mengeluarkan bisnis baru, yakni Baburo. Nyatanya, inovasi tersebut bisa membuat bisnis yang ada juga tetap bertahan, bahkan terus berkembang hingga kini.

3. Konsisten dengan kualitas produk menjadi cara bertahan di tengah persaingan bisnis

3. Konsisten kualitas produk menjadi cara bertahan tengah persaingan bisnis
Dok. Lena Theng

Melihat banyaknya bisnis minuman yang hadir saat ini, perlu strategi yang maksimal agar bisnis yang dibangun bisa bertahan di tengah persaingan yang ada.

Sebagai pionir boba pertama di Indonesia, Mama Lena selalu memberikan kualitas yang terbaik dengan konsisten agar bisa mendapatkan kesetiaan dari pelanggan.

Selain itu, ia juga ingin agar produk dengan kualitas premium bisa dinikmati oleh semua elemen masyarakat.

Maka dari itu, Baburo hadir sebagai sarana untuk bisa menjangkau masyarakat menengah dengan harga yang terjangkau namun tidak menghilangkan kualitas rasa yang premium. 

“Saya pengen boba-boba ini terdistribusi bukan hanya untuk kalangan atas saja, tetapi untuk kalangan menengah juga bisa menikmatinya. Dengan rasa yang premium, namun harga yang terjangkau,” ujar Mama Lena.

4. Suka dan duka berbisnis di tengah pandemi Covid-19

4. Suka duka berbisnis tengah pandemi Covid-19
Dok. Lena Theng

Fakta bahwa pandemi Covid-19 telah memengaruhi setiap sektor kehidupan yang ada, termasuk sektor ekonomi. Hal itu membuat Mama Lena harus beradaptasi dalam membangun bisnis agar bisa menjadi bisnis yang tetap diminati sekalipun di tengah pandemi.

Mama Lena bercerita bahwa konsep dari Baburo sudah dimulai sejak tahun 2020, sehingga ia sudah mengetahui kondisi pandemi ini dan membuatnya menyusun sesuai dengan kondisi yang ada.

Dengan begitu, Mama Lena tidak merasakan adanya kendala dalam perjalanan Baburo selama pandemi ini berlangsung. Ia juga menjaga agar mitra yang mau bergabung bisa menyewa dengan harga yang tidak mahal, fleksibel, tetapi tetap bisa menguntungkan. 

“Karena kita mengusung konsep 'you can sell from your own kitchen and we promote it online'. Jadi mitra Baburo tidak perlu menyewa tempat yang mahal, keberadaannya bisa sangat fleksibel mulai dari dapur di kediaman masing-masing, tempat usaha yg sudah ada, dan sebagainya,” kata Mama Lena.

5. Menikah bukan menjadi halangan untuk mengembangkan potensi

5. Menikah bukan menjadi halangan mengembangkan potensi
Dok. Lena Theng

Bagi Mama Lena, menikah bukanlah menjadi halangan untuk mengembangkan potensi dan merintis karier sebagai seorang mompreneur.

Buktinya, kini ia tetap dapat maksimal di kedua bidang yang dijalaninya, baik sebagai seorang mama maupun seorang pengusaha. Ia mengungkapkan bahwa kunci dari semuanya adalah manajemen waktu.

Mengingat bahwa anak Mama Lena masih berusia enam tahun, tentu sangat membutuhkan dampingan dari Mama Lena agar anaknya bisa bertumbuh dengan baik. Selain itu, dukungan dari keluarga khususnya suami sangatlah diperlukan agar bisa terus menjalankan pekerjaan dengan maksimal. 

“Karena saya ingin mengembangkan potensi saya sebagai perempuan mandiri, yang tentunya bisa memberikan kontribusi terhadap masyarakat juga. Menikah itu bukan berarti menghilangkan jati diri kita dari apa yang kita ingin capai,” ujar Mama Lena.

Itulah cerita dan tips yang Mama Lena berikan untuk dapat berbisnis di tengah pandemi. Pengalaman dan kesuksesan Mama Lena bisa membuktikan bahwa menggapai mimpi tak pandang status!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.