Awas Virus! Ini 6 Tips Berburu Takjil yang Higienis untuk Buka Puasa

Jangan asal beli ya, perhatikan dulu keenam tipsnya!

14 April 2021

Awas Virus Ini 6 Tips Berburu Takjil Higienis Buka Puasa
Pexels/Anna Shvets

Sebelum membeli takjil untuk berbuka puasa di bulan Ramadan, hendaknya kita harus jeli memperhatikannya. Bukan tanpa alasan, membeli takjil yang aman dan higienis kini menjadi sesuatu yang tidak bisa disepelekan begitu saja.

Saat kita tidak mengetahui tips membeli takjil yang higienis untuk berbuka puasa, maka akan semakin besar pula risiko untuk mengalami beberapa penyakit, mulai dari tertularnya virus, diare hingga keracunan makanan.

Memang, membeli takjil untuk berbuka puasa di bulan Ramadan sudah menjadi hal wajib. Jalan-jalan sore sembari menunggu waktu berbuka puasa, dengan mencari takjil berupa makanan ringan dan minuman segar, mungkin juga sudah termasuk dalam sebuah tradisi di Indonesia.

Namun, ada baiknya sebelum membeli takjil, kita lebih cermat dan mengikuti beberapa tips membeli takjil yang higienis dan aman. Bukan tanpa alasan, tak jarang para pedagang kurang mengetahui keamanan dan kehigienisan dari barang dagangan tersebut.

Jadi, akan lebih bijak bagimu untuk selalu menerapkan tips membeli takjil yang higienis dan aman.

Nah, agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran saat menjalankan ibadah di bulan Ramadan, berikut Popmama.com telah merangkum 6 tips membeli takjil yang higienis dan aman.

Jangan sampai salah beli, ya!

1. Perhatikan dulu lokasi berjualan

1. Perhatikan dulu lokasi berjualan
Pexels/Rawpixel.com

Tips membeli takjil yang higienis dan paling mudah untuk dijadikan indikator adalah dengan memerhatikan di mana lokasi pedagang berjualan.

Sebisa mungkin, hindari membeli takjil yang di mana lokasi pedagang tersebut berjualan di area kotor, seperti dekat dengan pembuangan sampah, berada di pinggir jalan yang berdebu, atau di area lainnya yang berpotensi dihinggapi beragam jenis kuman dan bakteri.

Sebab, jika lingkuangan dari pedagang tersebut berjualan semakin kotor, maka akan semakin besar pula potensi makanan atau minuman yang dijual terkena kuman dan bakteri yang berasal dari lalat.

Atau apabila di pinggir jalan yang berdebu, bisa saja debu tersebut menempel di makanan yang tidak terlindungi dengan baik.

2. Beli takjil di tempat yang terpercaya

2. Beli takjil tempat terpercaya
Freepik/prostooleh

Dengan banyaknya pedagang takjil yang berjualan di sekitar lingkungan, mungkin hal tersebut akan membuatmu bingung mencari mana pedagang takjil yang sebaiknya kita kunjungi.

Namun, apabila di sekitar lingkungan tersebut terdapat orang yang telah dikenal sebelumnya dan mungkin merupakan langganan membeli takjil, tidak ada salahnya untuk beli di pedagang tersebut.

Akan tetapi, kamu tetap harus waspada dengan kebersihan dari pedagang takjil tersebut. Atau jika tidak ada pedagang langganan, bisa juga dengan mendatangi pedagang takjil yang cukup ramai dan terkenal di daerah tersebut.

Selain agar kita selalu terhindar dari penyakit, cita rasa dari takjil tersebut juga bisa lebih terjamin, tentunya agar tidak mengganggu kenikmatan berbuka.

Editors' Picks

3. Perhatikan cara pedagang melindungi dagangannya

3. Perhatikan cara pedagang melindungi dagangannya
Popmama.com/Fx Dimas
This article supported by vivo as Official Journalist Smartphone Partner IDN Media

Bagaimana pedagang dalam melindungi dagangan mereka tentu harus dijadikan perhatian yang utama. Mengingat dagangan mereka dijajakan di area terbuka dan rentan terhadap paparan kotoran dan bakteri.

Masih banyak pedagang yang terkadang menjual makanan atau minuman tanpa dilindungi dengan plastik atau kain penutup.

Selain sudah dapat dipastikan dagangan tersebut terpapar kotoran, dikhawatirkan jika makanan atau minuman tersebut dikonsumsi akan menyebabkan gangguan bagi kesehatan.

4. Perhatikan warna dan tekstur takjil

4. Perhatikan warna tekstur takjil
Unsplash/Sam Moqadam

Warna merah atau hijau yang mencolok, tentu akan sangat menggoda untuk dibeli. Namun, kita justru harus waspada terhadap warna cerah dan mencolok tersebut.

Meski warnanya terlihat menggoda dan terlihat segar, bisa jadi warna tersebut didapat dari pewarna yang tidak seharusnya diberikan kepada manusia.

Selain dari segi warna, ada baiknya juga kita memerhatikan tekstur dari takjil tersebut. Hal ini untuk menghindari kita tidak sengaja mengonsumsi takjil yang telah dicampur dengan zat kimia berbahaya seperti formalin.

Selain itu, dengan memerhatikan tekstur tersebut, kamu pun dapat terhindar dari makanan yang mungkin sudah terlampau lama disimpan dan cenderung sudah tidak layak konsumsi.

5. Perhatikan cara pedagang mengambil makanan

5. Perhatikan cara pedagang mengambil makanan
afarmgirlsdabbles.com

Tips selanjutnya ini sangat penting untuk diperhatikan. Karena apabila seorang pedagang takjil tidak menggunakan peralatan atau pelindung saat menyentuh makanan atau minuman yang dijual, maka akan rentan bagi makanan atau minuman tersebut terkontaminasi bakteri dari kulit tangan.

Seperti yang kita ketahui, tangan adalah bagian tubuh yang sering digunakan untuk menyentuh berbagai benda, dan tak jarang bersentuhan dengan barang yang kotor.

Mungkin bisa dibayangkan, berkali-kali pedagang tersebut menerima uang transaksi jual beli dagangan mereka, dan bisa saja peadagang tersebut lupa mencuci tangan atau bahkan tidak sama sekali, padahal uang merupakan benda yang tergolong sangat kotor.

6. Jangan tergoda dengan harga murah

6. Jangan tergoda harga murah
Freepik/Yurawhite

Poin terakhir dan yang paling penting adalah jangan tergoda dengan takjil yang dijual dengan harga murah. Alasan ini bukan tanpa sebab, mengingat sering kita mendapat barang murah dengan kualitas yang kurang baik atau bahkan sangat buruk.

Hal tersebut juga berlaku saat kita membeli takjil. Namun, bukan berarti kita harus selalu menghindari harga takjil yang murah. Hal ini ditujukan agar kita lebih waspada dan agar tidak kecewa setelah membeli takjil murah tersebut.

Karena bisa jadi takjil tersebut dibuat dari bahan yang berkualitas kurang baik, atau bahkan takjil tersebut sudah hampir basi dan dijual dengan harga murah. Ya, memang tidak ada yang tahu, namun, mengapa tidak coba kita hindari jika itu opsi terbaik bukan?

Nah, itulah beberapa tips membeli takjil yang higienis dan aman untuk berbuka puasa.

Semoga tips diatas dapat membantumu terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan selama menjalankan ibadah puasa, terutama dari serangan penyakit.

Tetap hati-hati dan selalu waspada, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.