Awas! 7 Tanda di Tangan Ini Tunjukan Kondisi Kesehatan yang Buruk

Kamu pernah mengalaminya? Segera cek ke dokter, ya!

22 September 2020

Awas 7 Tanda Tangan Ini Tunjukan Kondisi Kesehatan Buruk
Freepik/Racool_studio

Pada dasarnya, telapak tangan terus berubah mengikuti umur yang semakin menua. Namun, ada kalanya perubahan pada telapak tangan menjadi sebuah pertanda akan adanya gangguan kesehatan yang terjadi pada tubuh.

Dilansir dari laman The Bright Side, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa perubahan yang bisa kamu amati pada tangan sekaligus kemungkinan penyakit yang bisa didapatkan.

Hati-hati, ya!

1. Tangan yang tidak sensitif dan kesemutan

1. Tangan tidak sensitif kesemutan
livingwellmn.com

Untuk mereka yang biasa di meja dan mengerjakan hal di komputer, kasus ini sering terjadi karena saraf sensoris di area tangan tersebut terjepit dalam waktu lama. Rasa ini akan kembali lagi setelah beberapa waktu.

Namun untuk kasus lain, gejala tersebut bisa jadi dikarenakan kamu mengalami masalah anemia, diabetes, sindrom carpal tunnel dan kondisi serius lainnya. Jika kamu sering mengalami hal macam ini tanpa alasan yang jelas, segeralah ke dokter.

2. Telapak tangan yang memerah

2. Telapak tangan memerah
medicalnewstoday.com

Merahnya telapak tangan bisa jadi pertanda bahwa kamu ada masalah dengan liver. Dalam kondisi normal, warna merah tersebut hanya terletak pada bagian bawah, dekat pergelangan tangan.

Namun untuk kasus yang lebih parah, warna merah itu merambat hingga jari. Gejala lainnya adalah warna merah tersebut tampak seperti ruam dan ketika kamu menekan area merah tersebut, warnanya akan berubah menjadi pucat.

Selain masalah liver, perubahan hormon dan rheumatoid arthritis juga bisa menjadi penyebab hal tersebut.

Editors' Picks

3. Tangan gemetar

3. Tangan gemetar
Freepik/wayhomestudio

Tangan gemetar memang sangat mengganggu aktivitas, khususnya bagi 4% orang dewasa di atas 40 tahun. Hal yang paling bisa diperkirakan lewat gejala tangan gemetar adalah parkinson.

Namun hal lain yang bisa menjadi sumber masalah ini adalah kelenjar tiroid yang overaktif. Stres, alkohol dan kafein juga bisa menjadi sumber penyebab tangan gemetar.

4. Telapak tangan berkeringat

4. Telapak tangan berkeringat
asiaone.com

Telapak tangan yang berkeringat bisa dikarenakan kamu memang memiliki organ yang mampu memproduksi keringat berlebih, stres serta terlalu banyak mengonsumsi alkohol.

Antiperspirant bisa menjadi solusi untuk hal ini. Batasi pula konsumsi alkohol dan cobalah untuk bisa mengontrol tingkat stresmu. Selain itu, meditasi juga bisa menjadi kunci untuk mengatasi hal ini.

5. Jari yang membengkak

5. Jari membengkak
buoyhealth.com

Jangan panik ketika jari-jarimu tiba-tiba berukuran seperti sosis yang kamu makan. Hal ini bisa terjadi jika kamu sedang PMS, mengonsumsi terlalu banyak garam, memiliki terlalu banyak cairan tubuh atau dehidrasi.

Berhati-hatilah jika bengkak tersebut diikuti rasa pegal. Bisa jadi itu adalah gejala rheumatoid arthritis.

6. Kulit tangan kering

6. Kulit tangan kering
cna.plus

Tangan kering bisa dikarenakan kurangnya cairan di tubuhmu, alias kamu mengalami dehidrasi. Alasan lainnya adalah masuk ke fase menopause, ketidakefektifan hormon estrogen, hingga kelenjar tiroid yang kurang aktif.

Cobalah untuk minum lebih banyak air dan jangan lupa gunakan krim pelembap kulit. Jika permasalahannya adalah hormon, datanglah ke dokter dan mintalah mengikuti terapi hormon.

7. Benjolan kuning

7. Benjolan kuning
medicalnewstoday.com

Benjolan kuning pada tangan bisa dikoneksikan dengan tingginya kadar kolesterolmu. Jika kamu memiliki kasus ini dan menggenggam tanganmu, kamu bisa melihat kolesterol yang tersimpan di tangan tersebut.

Tanpa adanya penanganan lebih lanjut, kasus ini mampu membunuh penderitanya lewat serangan jantung, karena kadar kolesterol yang terlalu tinggi.

Nah, itulah ketujuh kondisi tangan yang patut kamu ketahui dan waspadai. Pernah mengalami hal serupa sesuai di daftar? Jika itu mengacu ke gejala penyakit kronis, segeralah ke dokter untuk mengetahui cara mengobatinya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.