Popmama.com/Argya D. Maheswara
Salah satu aspek menarik dari proses syuting film Siksa Kubur adalah lingkungan produksi yang sehat. Hal ini disampaikan oleh Faradina Mufti yang akrab disapa Fara sebagai Sita dalam film ini.
Menurutnya, syuting film ini memang melelahkan. Walau begitu rangkaian syutingnya membuat ia rindu untuk kembali syuting kembali.
"Terakhir syuting rasanya pegel, karena menguras energi banget jadi besoknya rasanya pegel. Tapi seluruhnya selesai dan aku pengen syuting kembali, menyenangkan banget sih. Aku banyak sekali belajar dengan siapapun yang ada di project itu," ungkap Fara.
Proses syuting memakan waktu selama 28 hari. Walau begitu, itu sudah termasuk jeda dan libur bagi para pemain dan crew. Menurut Fara, ini adalah proses syuting yang efisien.
"28 hari, tapi nggak kerasa, kemarin tuh syuting tersantai dan terefisien. Ini kan film horor, aku kira bakal pulang di pagi hari, tapi ternyata nggak sama sekali. Bahkan aku pulang sore hari, saat matahari masih ada," ceritanya.
Selain itu, Runny Rudianti menyatakan bahwa selama syuting, manajemen waktu yang dibangun sangatlah baik.
""Tiap pemain pasti ada adegan emosional, tapi syutingnya itu sangat-sangat sehat. Padahal sangat menguras, lumayan. Manajemen waktu yang sangat luar biasa si, jarak dari datang sampai take itu nggak sampai 2 jam," lanjutnya.