Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan turbulensi pesawat. Faktor pertama adalah turbulensi mekanik yang terjadi ketika aliran udara terganggu oleh obyek fisik seperti pegunungan atau bangunan tinggi. Udara yang mengalir di sekitar penghalang ini menjadi tidak stabil dan menyebabkan guncangan pada pesawat.
Selain itu ada turbulensi termal yang disebabkan oleh aktivitas termal, seperti udara panas yang naik dari permukaan bumi. Hal ini sering terjadi di siang hari ketika matahari memanaskan permukaan tanah, menyebabkan udara panas naik dan menciptakan arus udara yang tidak stabil.
Turbulensi juga dapat terjadi ketika pesawat berada pada ketinggian yang sangat tinggi di mana lapisan udara yang bergerak dengan kecepatan berbeda bertemu. Turbulensi ini dinamakan Clear Air Turbulence (CAT).
Faktor alam juga dapat menyebabkan turbulensi. Salah satunya adalah keberadaan awan cumulonimbus yang merupakan awan badai yang besar dan menjulang tinggi ini bisa menyebabkan turbulensi yang sangat kuat. .