Anti Mubazir, Tips Memperpanjang Usia Makanan Biar Tak Terbuang

Cara agar makanan tidak adak ada yang terbuang percuma

22 Januari 2021

Anti Mubazir, Tips Memperpanjang Usia Makanan Biar Tak Terbuang
Pexels/Ella Olsson

Dilema saat sedang berbelanja seringkali terjadi. Di antaranya adalah haruskah membeli dalam jumlah yang lebih sedikit agar kesegaran makanan tetap terjaga. Dengan konsekuensi, harga lebih mahal dan harus bolak-balik pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan lagi.

Atau, haruskah membeli dalam kuantitas yang besar agar mendapat harga yang lebih murah. Dengan konsekuensi, mungkin saja makanan akan terbuang karena melewati masa kadaluarsa sehingga menjadi mubazir.

Sebetulnya ada cara agar Mama bisa lebih efektif dan efisien dalam membelanjakan kebutuhan dapur di rumah. Popmama.com punya tips memperpanjang usia makanan biar tak terbuang dan menjadi mubazir.

Simak artikel berikut ini yuk, Ma!

1. Gunakan panca indera dibandingkan keterangan tanggal kadaluarsa

1. Gunakan panca indera dibandingkan keterangan tanggal kadaluarsa
Freepik

Adanya label tanggal kadaluarsa sebetulnya adalah estimasi dari penjual untuk masa kesegaran makanan yang mereka jual.

Tetapi, kesegaran makanan tersebut akan tergantung bagaimana pembeli memperlakukan makanan tersebut. Apakah disimpan di tempat yang bersih, atau saat mengambil bahan makanan kering menggunakan sendok kering dan bersih, dan faktor lainnya.

Jadi, untuk dapat memperpanjang usia makanan cobalah untuk menggunakan indera perasa dan penglihatan. Jika tekstur, aroma, dan warna tidak mengalami perubahan, maka makanan tersebut masih layak konsumsi.

Editors' Picks

2. Potong dan simpan sesuai kebutuhan porsi lalu bekukan di dalam freezer

2. Potong simpan sesuai kebutuhan porsi lalu bekukan dalam freezer
pixabay/fotoblend

Tips lain untuk bisa memperpanjang usia makanan adalah dengan membekukannya. Beberapa jenis makanan yang bisa dibekukan antara lain daging, ikan, buah, sayur, hingga roti.

Mungkin agak sedikit aneh roti dibekukan di dalam freezer. Tetapi, cara ini mampu menjaga kelembaban roti dibandingkan jika ditaruh di chiller. Saat ingin memakannya, Mama tinggal memanggang roti tersebut atau mengukusnya.

Agar tidak kesulitan saat ingin mengambil bahan yang dibutuhkan sesuai dengan porsi yang diinginkan, Mama perlu menyimpannya ke dalam wadah-wadah kecil sesuai dengan kebutuhan porsi. Untuk roti, Mama bisa memotongnya terlebih dahulu.

3. Cek selalu kestabilan suhu di dalam kulkas

3. Cek selalu kestabilan suhu dalam kulkas
Freepik

Suhu dingin kulkas dapat memperpanjang usia makanan. Tetapi, perlu diperhatikan kestabilan suhu di dalam kulkas.

Sebab, hal itu dapat memengaruhi kesegaran makanan yang ada di dalamnya, terutama makanan segar, seperti daging, ikan, sayur, dan buah.

4. Simpan di dalam wadah kedap udara

4. Simpan dalam wadah kedap udara
pixabay/Monfocus

Untuk makanan-makanan kering yang disimpan di suhu ruang, pastikan makanan tersebut disimpan di dalam wadah yang kedap udara.

Wadah kedap udara dapat membantu mencegah udara yang masuk. Dengan demikian, cara ini akan memperpanjang usia makanan.

5. Memaksimalkan sisa makanan dengan mengolahnya kembali

5. Memaksimalkan sisa makanan mengolah kembali
Freepik/Goffkein

Jika terdapat sisa makanan, selama kondisi makanan tersebut masih bagus maka jangan dibuang. Olah sisa makanan tersebut menjadi olahan yang baru. Misal, ternyata masih ada sisa sayur sop.

Pisahkan kuah sayur sop untuk digunakan menjadi kaldu. Lalu, sayurnya bisa diolah menjadi campuran telur omelette atau isian bitterballen.

Tips memperpanjang usia makanan ini akan sangat berguna agar tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Hal ini juga akan mengurangi jumlah sampah makanan yang dihasilkan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.