Panjang Umur, Di 5 Kota Ini Usia Penduduknya Mencapai 100 Tahun

Panjang umur dan sehat selalu menjadi doa yang sering diucapkan saat seseorang bertambah usia

21 September 2020

Panjang Umur, 5 Kota Ini Usia Penduduk Mencapai 100 Tahun
pixabay/MabelAmber

Saat seseorang berulang tahun, seringkali kita mendoakannya agar panjang umur. Memang memiliki usia yang panjang dan sehat menjadi harapan kebanyakan manusia.

Dahulu, manusia hidup hingga usia ratusan tahun, seolah hidup abadi. Tapi kini, rata-rata usia manusia sekitar 60 hingga 80 tahun.

Namun, tahukah Mama jika ada beberapa wilayah di dunia ini yang usia penduduknya mencapai 100 tahun?

Wilayah ini dikenal dengan "Blue Zone" atau zona biru, yaitu wilayah dengan rata-rata usia penduduknya yang panjang dan hidup sehat.

Di kesempatan kali ini, Popmama.com akan ungkap rahasia apa yang membuat 5 kota ini memiliki penduduk yang panjang umur. Simak informasi berikut ini ya, Ma!

1. Okinawa, Jepang - Dijuluki sebagai tanah abadi

1. Okinawa, Jepang - Dijuluki sebagai tanah abadi
pixabay/fujikama

Jepang merupakan negara yang dikenal dengan kesehatan warganya yang terjaga. Bahkan menjadi salah satu negara tersehat di dunia.

Salah satu wilayah di Jepang, Okinawa, merupakan wilayah yang dijuluki dengan "tanah abadi".

Okinawa merupakan rumah dara 400 lebih centenarian, yaitu orang dengan usia hidup 100 tahun.

Orang-orang dengan panjang umur di wilayah tersebut memiliki kebiasaan hidup yang sehat. Mereka selalu makan makanan dengan gizi yang tinggi, biasa mengonsumsi ubi, kedelai, kunyit, dan membatasi jumlah kalori harian.

Editors' Picks

2. Ikaria, Yunani - Para lansia ikut terlibat dalam perlombaan perahu untuk menjaga fisik

2. Ikaria, Yunani - Para lansia ikut terlibat dalam perlombaan perahu menjaga fisik
pixabay/takenbyphil

Ikaria, pulau yang berada 8 mill dari lepas pantai Turki di Laut Aegean ini memiliki jumlah penduduk yang juga panjang umur.

Ikaria memiliki tingkat kematian di usia paruh baya dan dimensia terendah di dunia. Sepertiga penduduk wilayah ini mencapai usia di atas 90 tahun.

Seperti wilayah zona biru lainnya, penduduk di kota Ikaria menerapkan diet sehat, gaya hidup aktif, dan memiliki ikatan keluarga yang kuat.

Meraka bnnyak mengonsumsi sayuram dan lemak sehat dengan membatasi jumlah konsumsi dairy dan daging.

Penduduk Ikaria memiliki kehidupan sosial yang kuat mampu mengurangi tingkat stress. Bahkan, para lansia tetap berperan aktif dalam komunitas.

Para lansia bahkan dilibatkan dalam perlombaan perahu. Perlombaan ini bukan sekadar lomba tapi juga untuk pembuktian bahwa para lansia masih bisa melakukannya.

Melihat kelima wilayah itu mempertahankan kebiasaan agar bisa panjang umur, kita bisa melihat kesamaan dari kelimanya. Kelima wilayah tersebut memiliki kebiasaan hidup sehat dengan menerapkan pola makan yang didominasi sayuran, aktif bergerak, dan memiliki hubungan sosial yang baik.

Wilayah dengan penduduk yang panjang umur berikutnya ada di negara Italia, tepatnya Sardinia.

Hal itu memang kemungkinan ada faktor genetika karena daerah ini pertama dihuni kurang lebih 6.000 SM.

Lingkungan di daerah Sardinia merupakan lingkungan yang relatif bebas stress. Mereka cukup memiliki prinsip dalam menjalani hidup mereka. 

Prinsip mereka dalam mengonsumsi makanan sangat sehat. Mereka menanam sendiri makanannya secara organik. Kemudian, mereka hanya makan apa yang mereka miliki.

Daerah Sardinia juga berada di daerah dengan udara pegunungan yang sehat, susu segar, serta sayur dan buah yang ditanam secara organik.

3. Nikoya Peninsula, Kosta Rika - Memiliki alasan untuk hidup membuat penduduknya panjang umur

3. Nikoya Peninsula, Kosta Rika - Memiliki alasan hidup membuat penduduk panjang umur
Pixabay/BelaMarie

Di Kosta Rika terdapat sebuah wilayah bernama Nikoya. Wilayah ini juga tercatat dengan penduduk yang panjang umur.

Penduduk di wilayah ini memiliki "plan de vida" atau alasan untuk hidup. Hal tersebut yang membuat mereka menjalani hidupnya dengan positif.

Selain itu, penduduk di Nikoya memiliki kebiasaan untuk berkunjung ke rumah tetangga. Bagi mereka, hidup bersama dengan keluarga akan membuat hidup lebih bahagia dan sehat.

4. Loma Linda, California - Kontras dengan wilayah Amerika Serikat lainnya yang memiliki tingkat obesitas tinggi

4. Loma Linda, California - Kontras wilayah Amerika Serikat lain memiliki tingkat obesitas tinggi
Wikimedia/Persian Poet Gal

Ada juga wilayah yang penduduknya panjang umur di California. Daerah tersebut bernama Loma Linda.

Berbeda dengan daerah di Amerika Serikat yang dikenal dengan tingkat obesitas yang tinggi, Loma Linda menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk yang sehat.

Sebagian penduduk memiliki usia 10 kali lipat dari usia Amerikan pada umumnya.

Penduduk di wilayah ini memiliki gaya hidup yang sehat. Mereka rutin berolahraga dan menerapkan gaya hidup sesuai dengan tuntunan kitab, seperti biji-bijian, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan.

Mereka juga tidak merokok maupun minum minuman beralkohol. Mereka lebih sering mengonsumsi kacang-kacangan kirang lebih sebanyak lima kali dalam seminggu.

5. Ogliastra, Sardinia, Italia - Penduduknya terbiasa menanam sendiri makanannya secara organik

5. Ogliastra, Sardinia, Italia - Penduduk terbiasa menanam sendiri makanan secara organik
Pixabay/Simon

Wilayah dengan penduduk yang panjang umur berikutnya ada di negara Italia, tepatnya Sardinia.

Hal itu memang kemungkinan ada faktor genetika karena daerah ini pertama dihuni kurang lebih 6.000 SM.

Lingkungan di daerah Sardinia merupakan lingkungan yang relatif bebas stress. Mereka cukup memiliki prinsip dalam menjalani hidup mereka. 

Prinsip mereka dalam mengonsumsi makanan sangat sehat. Mereka menanam sendiri makanannya secara organik. Kemudian, mereka hanya makan apa yang mereka miliki.

Daerah Sardinia juga berada di daerah dengan udara pegunungan yang sehat, susu segar, serta sayur dan buah yang ditanam secara organik.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.