Waspada, 7 Hewan Ini Sering Muncul saat Musim Hujan

Berhati-hati dengan beberapa hewan ini ketika sudah masuk musim hujan

20 Februari 2021

Waspada, 7 Hewan Ini Sering Muncul saat Musim Hujan
Pexels/Pixabay

Musim hujan memang sangat merepotkan, jalanan yang becek karena hujan membuat suasana hati menjadi rusak. Selain itu, pasti ada beberapa hewan yang sering muncul saat musim hujan apalagi sampai bisa masuk ke dalam rumah secara tiba-tiba.

Kondisi musim hujan yang basah dan lembap menjadi salah satu faktor hewan-hewan bisa masuk ke dalam rumah. Maka dari itu, Mama perlu berhati-hati dengan hewan yang sering muncul saat musim hujan apalagi jika membahayakan. 

Kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa hewan yang bisa masuk ke dalam rumah saat musim hujan tiba. 

Kira-kira hewan apa saja ya, Ma? 

1. Cacing keluar saat musim hujan karena mencari oksigen

1. Cacing keluar saat musim hujan karena mencari oksigen
Pexels/Sippakorn Yamkasikorn

Cacing termasuk hewan yang paling sering masuk ke dalam rumah saat musim hujan. Hal ini dikarenakan saat hujan turun, cacing kesulitan menghirup udara. Maka dari itu, cacing akan keluar dari tanah bahkan bisa sampai masuk ke rumah.

Selain itu, fenomena keluarnya cacing di musim hujan bisa terjadi karena tempat tinggal mereka bergetar. Ketika hujan deras terjadi getaran di permukaan tanang, sehingga cacing pelan-pelan akan keluar. 

Untuk mengusir cacing yang tiba-tiba saja masuk ke rumah, Mama bisa menaburkan garam di setiap sudut ruangan. 

2. Kalajengking mencari habitat baru saat musim hujan

2. Kalajengking mencari habitat baru saat musim hujan
Pexels/Sippakorn Yamkasikorn

Kalajengking menjadi salah satu hewan berbahaya yang seringkali muncul saat musim hujan. Keberadaannya pun akan berbahaya karena kalajengking memiliki racun yang akan mengancam manusia. 

Kemunculan kalajengking saat musim hujan ini dikarenakan habitat asli yang ditempati rusak saat hujan turun, apalagi kalau intensitasnya cukup deras. Maka dari itu, kalajengking akan berpindah-pindah tempat saat musim hujan untuk mencari habitat baru. Tak jarang, hewan ini akan masuk ke dalam rumah dan akan membahayakan. 

Mama perlu berhati-hati dengan hewan ini dikarenakan berbahaya, walau ukurannya terlihat kecil.  

Editors' Picks

3. Katak ingin berkembang biak saat musim hujan

3. Katak ingin berkembang biak saat musim hujan
Pexels/Pixabay

Katak bisa hidup di darat dan air. Saat musim hujan, populasi katak pasti bertambah bahkan suaranya pun akan sering terdengar. Pada saat hujan turun, katak biasanya keluar dari sarangnya bahkan bisa masuk ke rumah-rumah.

Hal ini dikarenakan saat hujan turun, katak ingin mencari populasi betina atau jantan untuk berkembang biak. Maka dari itu, populasi katak bertambah saat musim hujan karena mereka akan berkembang biak. Jadi, jangan heran kalau hewan ini bisa tiba-tiba masuk ke dalam rumah. 

4. Laron keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan

4. Laron keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan
Unsplash/Marcus Dall Col

Saat musim hujan beberapa serangga akan bermunculan, salah satunya laron. Hewan ini termasuk bagian dari koloni rayap yang bertugas untuk menjaga siklus hidup mereka. Hal ini dikarenakan laron sangat berkaitan erat dengan reproduksi rayap itu sendiri.

Laron biasanya akan mudah ditemukan saat musim hujan. Pasalnya laron secara bergerombol akan mencari kehangatan lewat sinar lampu.

Selama musim hujan, tanah yang menjadi habitat laron menjadi basah dan udara menjadi lembap. Nah, pada saat itulah laron akan keluar dan mencari kehangatan di lampu-lampu yang sedang menyala.

Tak jarang mereka akan berada di teras rumah ketika lampu sedang menyala. 

5. Nyamuk ingin berkembang biak saat musim hujan

5. Nyamuk ingin berkembang biak saat musim hujan
Pexels/icon0.com

Pada musim hujan, populasi nyamuk akan bertambah karena banyak genangan air dan bisa membantunya berkembang biak. Namun, nyamuk biasanya mencari genangan air bersih yang terdapat dalam rumah.

Nyamuk mencari genangan air bersih karena membutuhkan nutrsi yang terdapat di dalam jenis air tersebut. Hal ini dikarenakan nutrisi tidak akan ditemukan pada air kotor, sehingga nyamuk akan mencari air bersih sekaligus berkembang biak.

Mama bisa mencegah hewan ini masuk dengan cara menutup bak air agar tidak menjadi sarang nyamuk. Jika dibiarkan berkembang biak, maka populasinya akan bertambah dan berisiko anggota keluarga di rumah bisa terkena demam berdarah. 

6. Tikus keluar saat musim hujan karena mencari kehangatan

6. Tikus keluar saat musim hujan karena mencari kehangatan
Pexels/DSD

Saat musim hujan, kondisi udara akan menjadi lebih dingin dan lembap. Tikus akan masuk ke dalam rumah saat musim hujan tiba karena mencari kehangatan. Selain itu, tikus juga termasuk hewan yang selalu menghindari genangan air sehingga mencari tempat kering untuk berteduh saat hujan.

Hal inilah yang membuat tikus menjadi lebih sering masuk ke dalam rumah. Namun, Mama bisa mengusir dengan jebakan tikus agar barang-barang di rumah lebih aman dari gigitannya. 

7. Ular mancari mangsa saat musim hujan

7. Ular mancari mangsa saat musim hujan
Pexels/Alёsha Lamkinson

Selama musim hujan, banyak hewan-hewan yang berpindah tempat bahkan bisa sampai masuk ke dalam rumah. Ular menjadi hewan yang perlu diwaspadai saat musim hujan. Biasanya ular akan berpindah tempat, mencari mangsa bahkan bisa masuk ke dalam rumah secara tiba-tiba. 

Ular masuk ke dalam rumah karena aroma yang dikeluarkan mangsanya berasal dari rumah. Selain itu, ular juga tidak tahan dengan udara terlalu dingin dan panas. Hal inilah yang membuat ular mencari tempat yang bersuhu ruangan stabil agar bisa bertahan hidup.

Mama harus berhati-hati dengan hewan satu ini. Kedatangan ular yang berbisa bisa membahayakan keselamatan anggota keluarga di rumah. 

Itulah beberapa hewan yang bisa masuk ke dalam rumah saat musim hujan tiba. Untuk itu, Mama perlu lebih berhati-hati saat hujan turun agar terhindar dari hewan yang membahayakan. 

Semoga bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.