10 Langkah agar Belanjaan Mama Bebas Virus Corona

Penting Ma! Ini yang harus Mama lakukan setelah berbelanja, agar belanjaan bebas dari virus corona

28 Maret 2020

10 Langkah agar Belanjaan Mama Bebas Virus Corona
Pixabay/Steve Buissinne

Virus corona menular dengan cepat dari satu orang ke orang lainnya. Pemerintah pun membatasi pergerakan dengan menyarankan agar masyarakat melakukan Work from Home (WHF) - bekerja dari rumah, dan social distancing atau jaga jarak. 

Dilema tentunya melanda Mama di rumah. Mama harus membatasi diri berbelanja ke luar rumah, namun tetap harus menyediakan makanan bergizi bagi keluarga, juga memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti odol, sabun, dan lain sebagainya.

Pastinya Mama yang amat menjaga diri dengan menggunakan masker saat berbelanja, menyemprotkan antiseptik ke tangan atau mencuci tangan di luar rumah, dan langsung mandi serta mencuci baju segera setelah mengayunkan kaki melewati pintu rumah.

Namun, bagaimana dengan belanjaan yang Mama bawa? Tentunya belanjaan tersebut belum tentu bebas virus. 

Memesan kebutuhan sehari-hari atau bahan makanan via aplikasi atau website tentu merupakan salah satu langkah yang bisa Mama diambil. Namun, siapa yang bisa menjamin bahwa belanjaan tersebut tidak terkena virus di tangan penyedia jasa?

Jangan khawatir Ma, berikut panduan untuk melakukan "disinfektan" terhadap belanjaan yang Popmama sarikan dari Dr. Jeffry VanWingen MD, seorang dokter keluarga yang berpraktik di Grand Rapids, Michigan, AS.

Berapa Lamakah Virus Dapat Bertahan?

Berapa Lamakah Virus Dapat Bertahan
Freepik

Berdasarkan data yang didapatkan oleh Jeffry dari sebuah jurnal keluaran National Institute of Health, AS, usia hidup covid-19 adalah:

  • 3 jam di udara terbuka
  • 1 hari pada kardus
  • 3 hari pada plastik atau benda-benda terbuat dari logam

Sementara berdasarkan data Center for Disease Control (CDC) yang lebih anyar lagi, mereka menemukan partikel covid-19 yang aktif di kapal pesiar, pada hari ke 17.

Artinya, virus tersebut memiliki usia yang lebih panjang lagi di udara tertutup.

Modifikasi Sterile Technique

Modifikasi Sterile Technique
Pixabay/Ri Butov

Selanjutnya, Jeffry mengemukakan bahwa dalam ranah medis, ada hal yang disebut sterile technique, suatu hal yang dilakukan untuk mensterilkan peralatan, guna mengurangi risiko sehingga dokter tidak membuat infeksi pasiennya.

Ia pun mengambil cara-cara tersebut untuk diterapkan pada barang-barang belanjaan, agar terbebas dari virus.

Berikut cara yang ia sarankan untuk membebaskan belanjaan Mama dari covid-19:

1. Diamkan Belanjaan di Luar Rumah

1. Diamkan Belanjaan Luar Rumah
Pixabay/Bernd Marczak

Menurut Jeffry, cara yang paling aman adalah, saat pulang berbelanja, Mama tidak langsung membawa belanjaan Mama masuk ke dalam rumah. Kecuali, Mama benar-benar membutuhkan barang tersebut.

Belanjaan (yang tentu saja bukan makanan), bisa didiamkan di garasi, di dalam mobil, atau di beranda rumah, selama tiga hari.

Hal ini juga berlaku untuk pemesanan online. Biarkan barang-barang yang dibawa oleh kurir pengantar tersebut didiamkan selama tiga hari di luar rumah, tentunya di tempat yang aman.

Jika belanjaan tersebut Mama butuhkan dengan segera, maka Jeffry menyarankan sterile technique yang ia modifikasi untuk menangani belanjaan tersebut. 

2. Bersihkan meja

2. Bersihkan meja
Freepik/master1305

Jeffry memberi gambaran, bahwa covid-19 bagaikan glitter yang menyebar di permukaan kemasan barang belanjaan.

Idenya adalah bagaimana agar glitter tersebut tidak lagi tersisa di permukaan barang,  di tangan Mama, atau bertebaran di meja, dan yang terpenting tidak menempel di muka Mama.

Namun Jeffry juga meminta agar Mama membayangkan bahwa cairan disinfektan dan sabun bisa melenyapkan glitter tersebut.

Jadi, semprotkan disinfektan ke seluruh permukaan meja, bisa juga menggunakan tisu dapur yang tebal, atau sepotong kain bersih yang basah oleh cairan disinfektan.

3. Letakkan barang belanjaan hanya di satu sisi saja

3. Letakkan barang belanjaan ha satu sisi saja
Youtube.com/Jeffry VanWingen

Bagi meja tempat Mama akan membersihkan belanjaan tadi menjadi dua.

Sebelum dibersihkan, Jeffry menggunakan lakban agar batasnya jelas. Barang belanjaan hanya diletakkan di satu sisi saja, yaitu "sisi kotor", sehingga sisi lain atau sisi bersih di sebelahnya bisa digunakan untuk meletakkan barang-barang yang sudah dibersihkan dengan cairan disinfektan.

Ingat pemaparan Jeffry soal glitter, Ma. Jangan biarkan glitter tersebut berjatuhan di sisi yang telah bersih.

Editors' Picks

4. Lap atau semprot semua belanjaan yang dikemas dalam kemasan keras

4. Lap atau semprot semua belanjaan dikemas dalam kemasan keras
Pexels/fancycrave.com

Barang-barang kedap air yang berwadah botol, dan juga plastik, dapat disemprot langsung  menggunakan cairan disinfektan. Namun, untuk kemasan yang lebih rentan seperti kemasan susu UHT misalnya, langsung lap permukaan kemasan dengan tisu atau kain agar cairan disinfektannya cepat terserap dan tak merusak kemasan. 

Mama juga bisa melap permukaan barang-barang ini dengan kain yang basah oleh disinfektan.

Kemudian, setelah Mama yakin semua permukannya telah terkena cairan tersebut, Mama bisa meletakkanya di sisi meja yang bersih.

5. Buka bungkus berkarton

5. Buka bungkus berkarton
tokopedia.com

Saat Mama membeli sereal untuk si Anak misalnya, atau susu bubuk dalam kemasan karton, jangan perlakukan barang tersebut sama dengan barang berkemasan keras.

Ingatlah bahwa pada permukaan karton atau kardus, covid-19 bisa bertahan selama 24 jam.

Jadi, bukalah kemasannya dan ambil kantung yang berisi makanan/susu bubuk di dalamnya. "Tak ada orang yang menyentuh bagian ini selama berhari-hari," Jeffry mengingatkan. Kemudian, Mama boleh langsung meletakkan kantung tersebut di sisi yang bersih. Akan tetapi jika Mama tak yakin, Mama bisa juga mengelap kantung tersebut dengan kain basah berdisinfektan.

6. Langsung lap sayur yang dikemas dalam wrapping

6. Langsung lap sayur dikemas dalam wrapping
Youtube.com/Jeffry VanWingen

Untuk sayuran seperti brokoli yang dikemas dalam plastic wrapping, Mama bisa langsung melap plastik tersebut dengan kain bercairan disinfektan. Selanjutnya, Mama bisa meletakkan sayur-sayuran seperti ini di dalam kantung kain yang bersih.

Untuk menghemat penggunaan plastik belanja, Mama bisa menggunakan kantung kain, dengan syarat langsung mencucinya sesegera mungkin setelah dipakai untuk berbelanja, ya.

7. Masukkan roti ke dalam mangkuk

7. Masukkan roti ke dalam mangkuk
Youtube.com/Jeffry VanWingen

Untuk roti, Jeffry mencontohkan agar Mama tak usah melap plastik pembungkusnya. Alih-alih, sediakan wadah bersih di sisi meja yang bersih. Setelah itu, buka bungkus plastik dan tuangkan langsung roti ke wadah, tanpa menyentuhnya sama sekali. Roti biasanya dimasukkan dalam keadaan panas ke dalam kemasannya. Jadi Mama tak perlu terlalu khawatir. Namun Mama bisa juga memanaskan roti tersebut jika tak yakin dengan kebersihannya.

8. Cuci buah dengan air sabun

8. Cuci buah air sabun
Freepik

"Buah-buahan sama dengan kulit tangan kita," ujar Jeffry. Jadi tidaklah bermasalah untuk langsung mencucinya dengan sabun.

Jeffry mencontohkannya dengan menampung air sabun di tempat cuci piring, dan menuangkan semua belanjaan buah di sana. Ia mengingatkan bahwa penggunaan sabun yang cukup, akan lebih menurunkan risiko terhadap covid-19.

Saat mencuci tangan, disarankan untuk menyabuninya selama 20 detik agar virus mati. Semakin banyak friksi yang terjadi, semakin baik. Oleh karena itu cucilah buah-buahan seperti apel dan jeruk dengan sabun selama 20 detik pula, sama seperti tangan kita.

9. Menangani masakan cepat saji

9. Menangani masakan cepat saji
Youtube.com/Jeffry VanWingen

Jeffry mengingatkan, agar Mama tak usah khawatir terhadap makanan yang ada di dalam kemasan. Contohnya, makanan cepat saji seperti hamburger. Justru kemasan atau pembungkusnyalah yang perlu Mama waspadai.

Sama seperti peraturan membersihkan barang-barang belanjaan, letakkan makanan di sisi "kotor" terlebih dahulu. Sediakan piring di sisi bersih, dan buka bungkus makanan, kemudian tuangkan ke atas piring tanpa menyentuhnya sama sekali.

Menurut Jeffry, makanan yang dimasukkan ke dalam kemasan dalam keadaan panas ini bersih, namun, memanaskan makanan tersebut tentu saja boleh dilakukan, agar Mama terhindar dari risiko.

10. Menangani makanan beku

10. Menangani makanan beku
Freepik/zulfiska

Hati-hati terhadap bahan makanan di freezer, Ma. Suhu di bawah beku tak bisa disepelekan, karena ternyata, "di freezer terdapat suatu jenis virus corona, walaupun bukan covid-19, yang dapat bertahan selama dua tahun," ungkap Jeffry.

Jadi, freezer Mama bukanlah tempat untuk membunuh virus.

Lakukan pembersihan terhadap produk-produk beku, sama seperti Mama membersihkan belanjaan lainnya. Lap wadah eskrim dan plastik pembungkus makanan beku dengan kain bercairan disinfektan, sebelum memasukkanya ke dalam freezer.

Lakukanlah Walau Memakan Waktu

Mama mungkin merasa terlalu banyak usaha yang harus dilakukan demi menghilangkan virus dari barang belanjaan atau makanan. Namun, Jeffry mengingatkan, "walaupun semua langkah ini memakan waktu, lakukanlah agar Anda lebih aman," ungkapnya.

Tentunya Mama ingin menekan risiko keluarga tertular covid-19 dan tetap sehat hingga semua ini berlalu kan Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.