Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Sampai Tidur Malam Terganggu

Wah begini ternyata caranya biar bisa tidur nyenyak di malam hari

27 Oktober 2020

Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Sampai Tidur Malam Terganggu
sickchirpse.com

Pernah nggak kamu, saat enak tidur malam lalu tiba-tiba terbangun. Ternyata kamu bangun karena ingin pipis atau buang air kecil di tengah malam.

Biasanya ini ada beberapa sebabnya. Bisa jadi kamu terlalu banyak minum sebelum tidur atau mungkin kamu merasa kedinginan. 

Maka tidak heran jika sensasi ingin buang air kecil ini akan semakin sering muncul dan mengganggu tidur nyenyak kamu.

Dikutip dari laman WebMD, sekitar 18 persen remaja usia 18 tahun ke atas memiliki masalah overactive bladder (OAB) alias kandung kemih overaktif. 

Kondisi ini menyebabkan kamu tidak mampu menahan rasa ingin buang air kecil sehingga risiko ngompol di celana terkadang tak bisa dihindari.

Sering atau tidaknya buang air kecil memang tergolong relatif, sebab umumnya dialami oleh lansia atau beberapa orang dengan masalah kesehatan tertentu. 

Bagaimanapun, hal ini tentu saja membuat tidur kamu jadi kurang nyaman. 

Tenang, berikut ini Popmama.com bagikan cara yang bisa kamu lakukan sebelum tidur untuk mengatasi sering buang air kecil di malam hari.

1. Batasi minum air putih sebelum tidur

1. Batasi minum air putih sebelum tidur
Freepik/rawpixel.com

Minum air putih sebelum tidur dapat membantu tidur jadi lebih nyenyak. Tapi bisa jadi beda cerita kalau kamu minum terlalu banyak.

Kebanyakan minum air putih sebelum tidur bikin kamu sering kencing di malam hari.

Minum sampai 2 gelas beberapa jam sebelum tidur agar ada jeda waktu bagi cairan untuk diproses dalam tubuh sebelum akhirnya menuju kandung kemih.

Dengan minum air putih secukupnya, hasrat ingin “ke belakang” bisa ditahan dan biasanya baru akan muncul setelah kamu bangun tidur di pagi hari.

Editors' Picks

2. Batasi minuman berkafein dan alkohol

2. Batasi minuman berkafein alkohol
Pexels/Burst

Spesialis urologi di Cleveland Clinic, Amerika Serikat, dr. Daniel Shoskes mengungkapkan bahwa mengonsumsi minuman berkafein seperti teh atau kopi bisa mengiritasi kandung kemih. 

Lama-lama, kandung kemih yang terus teriritasi akan membuat kamu tidak bisa menahan hasrat ingin buang air kecil di malam hari.

Sama halnya jika kamu sering minum alkohol sebelum tidur. 

Alkohol dapat menekan fungsi hormon antidiuretik (ADH) yang seharusnya menghambat produksi urine. 

Semakin banyak alkohol yang diminum, maka semakin berkurang pula kadar hormon ADH dalam tubuh sehingga produksi urine jadi sulit untuk terkendali.

Untuk mengatasinya, segera kurangi konsumsi teh, kopi, dan alkohol sebelum tidur. 

Dengan begitu, kamu bisa tidur lebih nyenyak tanpa harus bolak-balik ke kamar mandi di tengah malam.

3. Perhatikan jenis obat-obatan yang dikonsumsi

3. Perhatikan jenis obat-obatan dikonsumsi
Pixabay/qimono

Sering buang air kecil di malam hari sampai tidur nggak nyaman juga bisa disebabkan oleh jenis obat-obatan yang sedang kamu konsumsi. 

Kalau kamu baru saja minum obat darah tinggi atau jenis obat diuretik lainnya, inilah penyebab utama jadi sering terbangun untuk buang air kecil di tengah malam.

Obat diuretik seperti obat darah tinggi berfungsi untuk membantu ginjal dalam mengurangi kadar natrium dari tubuh kamu. 

Semakin sedikit natrium dalam darah, maka semakin ringan pula kerja jantung kamu untuk memompa darah ke seluruh tubuh. 

Tekanan darah pun lama-lama jadi lebih stabil.

Sayangnya, obat darah tinggi justru bisa meningkatkan intensitas buang air kecil. Terlebih jika kamu mengonsumsinya sebelum tidur. 

Sebagai solusinya, sebaiknya minum obat darah tinggi di pagi hari supaya tidak mengganggu jam tidur kamu.

Efek yang sama berlaku pula pada beberapa obat antidepresan (seperti lithium), obat bius, obat pereda nyeri, dan antibiotik. 

Ada baiknya, konsultasikan dulu ke dokter jika kamu terus terganggu dengan kebiasaan buang air kecil di malam hari.

4. Pakai kaus kaki

4. Pakai kaus kaki
Unsplash/Kinga Cichewicz

Bukan cuma mencegah kaki kedinginan di malam hari, pakai kaus kaki saat tidur juga bisa mengurangi tekanan pada pembuluh darah kaki. 

Saat kamu berbaring atau tidur, gaya gravitasi akan membuat cairan tubuh bergerak turun dan menumpuk di bagian kaki.

Akibatnya, tekanan di pembuluh darah kaki jadi meningkat dan menyebabkan cairan diserap kembali ke aliran darah. 

Semakin banyak cairan yang terserap oleh pembuluh darah, maka semakin banyak pula jumlah urine yang akan dikeluarkan di malam hari.

Pakai kaus kaki saat tidur, bisa cukup membantu. Ini juga bagus karena bisa melindungi kamu dari kedinginan. Bisa juga kamu tidur mengenakan selimut di bagian kaki.

Kalau orang kedinginan biasanya malah jadi semakin mudah ingin buang air kecil.

5. Latihan senam kegel secara rutin

5. Latihan senam kegel secara rutin
Americanpregnancy.org

Jika senam kegel kamu lakukan secara teratur, maka ini bisa membantu mengendurkan otot kandung kemih yang terlalu aktif. 

Gerakan senam ini bisa melatih kamu untuk mengencangkan dan mengendurkan otot-otot di sekitar uretra kamu, persis seperti yang biasa kamu lakukan ketika buang air kecil.

Cara senam kegel di rumah sebagai berikut:
Kencangkan otot panggul bawah seperti saat menahan buang air kecil lalu tahan selama lima detik. 

Kalau sudah berhasil, kendurkan lagi otot-otot panggul bawah kamu selama lima detik dan ulangi 4 sampai 5 kali sampai kamu terbiasa. 

Latih daya jepit otot di area tersebut. Kalau 5 detik sudah terbiasa, lakukan kegel sampai 8 detik.

Meski tidak mudah, cara ini cukup ampuh mencegah sering buang air kecil di malam hari.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.