Angka kematian akibat pasien yang terkena Penyakit Tidak Menular (PTM) tergolong tinggi. Penyakit kardiovaskular, contohnya penyakit jantung koroner perlu diwaspadai di tengah pandemi Covid-19.
Berdasarkan data dari WHO menunjukkan bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia, yaitu 17,7 juta dari 39,5 juta kematian.
Di Indonesia sendiri, PTM menjadi penyebab kematian tertinggi karena angkanya mencapai 73 persen. Penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh) merupakan penyebab kematian utama di Indonesia dengan angka kematian sebesar 35 persen di tahun 2016.
Perlu diketahui bahwa infeksi Covid-19 juga bisa berdampak buruk pada kesehatan jantung. Sebuah studi dari JAMA Internal Medicine menyatakan bahwa hampir 78 persen pasien Covid-19 yang sudah sembuh masih mengalami gejala-gejala komplikasi, termasuk kerusakan jantung.
Pasien Covid-19 dengan penyakit jantung sebagai penyerta juga perlu diperhatikan kesehatannya karena dapat meningkatkan risiko kematian.
Jika Mama ingin mengetahui beberapa gejala Covid-19 yang bisa memengaruhi kesehatan jantung, kali ini Popmama.com telah merangkumnya secara detail.
Disimak sebagai sebuah pengetahuan yang baru ya, Ma!
