Setelah Menikah Kok Haid Jadi Tidak Lancar, Kenapa Ya?

Banyak orang yang beranggapan, setelah menikah siklus menstruasi akan cenderung lebih teratur

5 April 2021

Setelah Menikah Kok Haid Jadi Tidak Lancar, Kenapa Ya
Freepik

Bagi perempuan, siklus menstruasi adalah hal yang sangat diperhatikan karena berkaitan dengan kondisi tubuh secara keseluruhan. Terlebih kesehatan reproduksinya. Secara normal, siklus menstruasi seharusnya terjadi setiap bulan. Tetapi ada faktor-faktor yang memengaruhi tubuh sehingga siklus menstruasi terganggu. 

Banyak orang yang beranggapan, setelah menikah siklus menstruasi akan cenderung lebih teratur.

Namun tak sedikit pula yang mengalami sebaliknya. Siklus menstruasinya tetap tidak teratur atau malah menjadi tidak teratur setelah menikah. Apa yang terjadi? Berikut ini Popmama.com merangkum beberapa faktor penyebabnya, dilansir dari Firstcry:

1. Stres emosional

1. Stres emosional
Freepik/Shisuka

Dalam setiap rumah tangga, masalah datang silih-berganti seiring dengan kebahagiaan. Sebagian masalah bisa jadi sangat menegangkan dan menguras pikiran.

Mulai dari masalah ekonomi, perasaan, tekanan dari lingkungan sekitar, hingga komitmen yang rentan merupakan tekanan emosional yang dapat mengakibatkan stres.

Dalam situasi yang ekstrem, stres emosional ini dapat menyebabkan siklus menstruasi Mama tertunda. 

Editors' Picks

2. Konsumsi pil KB

2. Konsumsi pil KB
Freepik/rawpixel.com

Pil KB ditujukan untuk mengendalikan kelahiran. Konsumsi pil KB ini banyak menimbulkan efek samping, salah satunya adalah perubahan siklus menstruasi.

Untuk meminimalisir efek sampingnya pada tumbuh, konsultasikan konsumsi pil KB pada dokter atau gunakan alat kontrasepsi lain yang sama efektifnya tetapi lebih sedikit efek sampingnya terhadap siklus menstruasi Mama.

3. Kenaikan berat badan drastis

3. Kenaikan berat badan drastis
Freepik/Atlascompany

Sangat banyak terjadi pasangan yang mengalami kenaikan berat badan drastis setelah menikah.

Penyebabnya adalah gaya hidup yang berubah. Pada beberapa kasus kenaikan berat badan drastis ini berdampak pada kesehatan, terutama perubahan siklus menstruasi yang Mama alami.

Untuk mengembalikannya ke siklus semula, Mama dapat menurunkan berat badan dengan mengatur gaya hidup sehat.

4. Penurunan berat badan drastis

4. Penurunan berat badan drastis
Freepik/user18526052

Sama dengan kenaikan berat badan yang disebutkan di atas, penurunan berat badan secara drastis juga membuat tubuh Mama 'kaget'. Salah satu dampaknya adalah siklus menstruasi yang terganggu.

Jika Mama menjalani diet ketat, stres, atau bahkan sama sekali tidak merasakan adanya perubahan gaya hidup yang dilakukan tetapi berat badan turun secara drastis, sebaiknya konsultasikan kondisi ini dengan dokter. Dokter akan mencari penyebabnya dan menganjurkan pengobatan untuk mengatasi masalah ini.

5. Tidur tidak teratur

5. Tidur tidak teratur
Pexels/Ivan Oboleninov
Ilustrasi

Seperti yang kita ketahui, jam tidur yang buruk dapat menyebabkan berbagai penyakit. Kurang tidur menyebabkan tekanan pada fisik yang salah satu dampaknya adalah menstruasi yang tidak teratur. Disarankan untuk tidur setidaknya 6-9 jam per hari untuk perempuan dewasa. 

Jika Mama mengalami kesulitan tidur, disarankan menemui dokter karena ini bisa menjadi tanda gangguan medis yang lebih serius, mulai dari apnea tidur hingga depresi. Setelah jam tidur Mama membaik dan teratur, biasanya siklus menstruasi pun ikut membaik.

Secara umum, menjaga kondisi tubuh senantiasa sehat adalah kunci dari siklus menstruasi yang teratur. Setelah menikah, bersama-sama dengan pasangan, yuk terapkan gaya hidup yang sehat dengan konsumsi makanan yang bergizi, menghindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang, istirahat teratur, perbanyak aktivitas fisik dan hindari stres. 

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.