Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ketika sedang Flu

Makanan dan minuman ini dapat membuat flu Mama bertambah buruk

13 Agustus 2020

Makanan Minuman Harus Dihindari Ketika sedang Flu
Freepik/katemangostar

Flu merupakan salah satu penyakit yang sering diderita siapa saja. Flu terjadi akibat infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus.

Menurut Kacie Vavrek, seorang ahli diet yang terdaftar di The Ohio State University Wexner Medical Center, kondisi flu sering membuat orang lain kesulitan makan karena gejalanya dapat menyebabkan mual atau gejala gastrointestinal (GI) pada lambung dan usus.

Oleh karena itu, pilihan makanan juga penting ketika kita sedang mengalami flu. Beberapa makanan, seperti sup kaldu ayam, jahe, oatmeal, serta yogurt disarankan untuk dikonsumsi agar flu lebih baik dan mereda.

Di samping itu, ada pula makanan dan minuman yang sebaiknya Mama tidak konsumsi selama flu masih menyerang. Berdasarkan saran dari para ahli, Popmama.com akan menguraikan makanan dan minuman yang harus dihindari ketika sedang flu.

1. Makanan manis dapat menekan sistem kekebalan tubuh

1. Makanan manis dapat menekan sistem kekebalan tubuh
Pexels/Rawpixel.com

Irvin Sulapas, MD, asisten profesor kedokteran olahraga di Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas di Baylor College of Medicine di Houston, Texas, mengatakan bahwa asupan gula yang tinggi dapat menekan sistem kekebalan tubuh.

Peningkatan kadar gula pun berpotensi menghambat kerja sel darah putih yang melawan infeksi. Apalagi, gula dapat meningkatkan jumlah sitokin yang menyebabkan peradangan pada tubuh.

Selain makanan, minuman manis pun termasuk di dalamnya. Minuman manis tidak terlalu padat nutrisi dan dapat membuat sistem pada tubuh meradang. Sementara flu, membutuhkan sistem yang kuat agar kita bisa segera pulih.

Jadi, hindari konsumsi makanan dan minuman ini ketika flu.

2. Karbohidrat olahan yang lebih sulit dicerna

2. Karbohidrat olahan lebih sulit dicerna
Freepik

Kadang, flu dapat menyebabkan sakit perut, mual, dan diare. Kondisi ini mungkin membuat Mama ingin mengonsumsi makanan hambar seperti pasta dan nasi. Itu bukan hal buruk, tetapi perhatikan bagaimana perut Mama menanganinya.

Sulapas memperingatkan bahwa karbohidrat olahan dipecah dengan cepat menjadi gula sehingga dapat memicu kenaikan gula darah yang menyebabkan efek peradangan sama seperti asupan minuman manis dan makanan ringan.

Editors' Picks

3. Makanan berminyak dapat meningkatkan peradangan

3. Makanan berminyak dapat meningkatkan peradangan
Pexels/Tess Emily Seymour

Selain makanan manis dan karbohidrat olahan, makanan berminyak juga termasuk makanan dan minuman yang harus dihindari ketika terserang flu.

Biasanya, nafsu makan seseorang jadi menurun ketika melawan gejala flu. Mama mungkin lebih tertarik mengonsumsi makanan-makanan enak dan berminyak.

Sayangnya, Sulapas tidak menyarankan hal itu. Menurutnya, makanan berminyak cenderung membuat kita merasa lebih buruk karena dapat meningkatkan peradangan.

Di samping itu, Dr. David Kahana, ahli gastroenterologi bersertifikat dan Vavrek mengatakan bahwa makanan berminyak sulit dicerna dan harus dihindari ketika kita sedang menghadapi gejala flu.  

4. Makanan renyah dan keras memperparah flu dengan sakit tenggorokan serta batuk

4. Makanan renyah keras memperparah flu sakit tenggorokan serta batuk
Pexels/icon0.com

Makanan renyah dan keras juga sebaiknya tidak dikonsumsi ketika flu. Makanan yang ujungnya tajam, seperti kerupuk, kacang-kacangan, atau keripik memiliki tekstur kasar dapat mengiritasi tenggorokan sehingga membuatnya sakit serta memperparah batuk.

Bahkan mungkin makanan tersebut terasa seperti amplas di tenggorokan Mama. Jadi, untuk mempercepat penyembuhan, Sulapas menyarankan agar kita menghindari camilan asin dan memilih makanan dengan tekstur yang mudah ditelan.

5. Minuman berkafein membuat tubuh lebih dehidrasi

5. Minuman berkafein membuat tubuh lebih dehidrasi
Freepik/rawpixel.com

Vavrek menyarankan agar menghindari minuman berkafein karena kerap kali memperburuk gejala flu. Ketika flu, suhu tubuh sering kali tinggi sehingga keringat meningkat. Dalam kondisi ini, dehidrasi adalah sesuatu yang harus diwaspadai.

Terkait hal itu, Sulapas menambahkan bahwa minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan soda dapat membuat tubuh lebih dehidrasi. Ini karena kafein bersifat diuretik yang dapat menurunkan tingkat hidrasi sehingga memperlambat waktu pemulihan.

Bahkan, sebagian besar minuman berkafein mengandung gula yang menyebabkan peradangan sehingga lebih sulit untuk melawan infeksi. Maka hindari mengonsumsinya ketika flu.

6. Produk susu membuat dahak terasa lebih kental

6. Produk susu membuat dahak terasa lebih kental
nutritionadvance.com
Makanan peninggi badan

Kahana mengingatkan agar menghindari produk susu ketika flu karena dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Produk ini mungkin tidak menyebabkan demam lebih lama, tetapi dapat membuat kondisi flu dengan batuk berdahak sangat tidak nyaman.

Meskipun tidak benar-benar meningkatkan produksi lendir, ada bukti bahwa produk susu membuat dahak seseorang terasa lebih kental dan lebih perih.

Nah, jika Mama ingin tubuh segera pulih kembali, hindari konsumsi makanan dan minuman tersebut ketika flu.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.