TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

6 Cara Mencuci Sajadah, Perhatikan Jenis Bahannya

Demi ibadah semakin khusyuk, jangan lupa jaga kebersihan alat salat

23 September 2022

6 Cara Mencuci Sajadah, Perhatikan Jenis Bahannya
Pexels/TIMO

Dalam ajaran agama Islam, kita dituntut untuk memiliki kehidupan yang bersih. Rasulullah SAW menganjurkan kepada para umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Seperti yang kita ketahui kebersihan adalah bagian dari Iman. Dengan memiliki kehidupan yang bersih, maka tubuh dan pikiran kita pun sehat.

Khususnya ketika beribadah, umat Islam diwajibkan untuk bersih dari hadas dan najis. Baik di badan, pakaian, maupun tempat yang dipergunakan ketika salat.

Sajadah adalah salah satu perangkat salat yang juga harus dijaga kebersihannya. Hal ini dapat dilakukan dengan mencucinya secara berkala.

Namun, sepertinya Mama dan Papa perlu mengetahui bagaimana cara mencuci sajadah yang benar. Terutama untuk yang baru pertama kali mencuci sajadah sendiri. 

Untuk mengatasi hal tersebut, Popmama.com telah merangkum beberapa cara mencuci sajadah.

Yuk, disimak dengan baik agar sajadah tetap awet! 

1. Perhatikan jenis bahan sajadah

1. Perhatikan jenis bahan sajadah
Pexels/Arif Syuhada

Hal pertama yang penting untuk diketahui ialah jenis dari bahan sajadah. Beberapa sajadah memiliki aturan mencucinya sendiri. Dengan mengetahui hal ini, maka kamu akan lebih mudah membersihkan sajadahmu.

Sajadah yang berbahan dasar sutra atau kain lembut lainnya tidak bisa dicuci dengan air dan deterjen saja, ini justru akan berisiko merusak sajadah . Bahan semacam ini lebih baik ducuci dengan metode dry cleaning yang menggunakan cairan PCE.

Namun bila sajadahmu terbuat dari bahan polyester, maka perawatannya pun sederhana.

Lalu untuk sajadah berbahan beludru kamu perlu melewati proses cuci dengan hati-hati agar tidak merusak tekstur kain.

2. Pisahkan sajadah dari bahan cucian lainnya

2. Pisahkan sajadah dari bahan cucian lainnya
Pexels/Karolina Grabowska

Cara ini sering sekali tidak disadari oleh para pengguna bahwa ketika mencuci sajadah yang dicampur dengan pakaian lain akan ada risiko terkena luntur, bahkan tekstur bisa rusak. 

Tidak hanya bisa merusak sajadah, baju lainnya yang tercampur pada barang ini pun bisa rusak. Maka dari itu, pisahkanlah sajadah pada tempat yang berbeda untuk mencegah risiko yang tak diinginkan terjadi.

Editors' Picks

3. Gunakan cairan pembersih noda

3. Gunakan cairan pembersih noda
Pexels/RODNAE Productions

Atasi noda pada sajadah dengan cairan pembersihnya. Tidak hanya baju saja yang bisa terkena noda, sajadah pun jika digunakan dengan sembarangan bisa terkena noda.

Dalam menggunakan cairan pembersih noda, pastikan terlebih dahulu cairan tesebut tidak akan menghilangkan warna atau merusak sajadah. Kini cairan pembersih noda ada yang dilengkapi dengan inovasi pembersih noda sekali oles, lalu digosok dengan lembut.

Ketika noda tersebut mulai hilang, cuci sajadah dengan air dan sedikit deterjen. Namun apabila kamu merasa sulit membersihkan noda yang terkena pada bahan sutra, sebaiknya cucilah sajadah pada laundry yang terpercaya.

4. Apabila perlu rendamlah sajadah dengan air dingin

4. Apabila perlu rendamlah sajadah air dingin
Pexels/Melike Benli

Sajadah yang terkena kotoran dapat dibersihkan dengan direndam dalam air dingin beserta sabun.

Selama direndam, sesekali tekanlah sajadah agar kotoran yang menempel cepat hilang, dan seluruh bagian sajadah terkena air.

Rendam sajadah minimal 30 menit hingga satu jam. Hal ini bisa dilakukan apabila sajadahmu terkena kotoran yang sulit dibersihkan. 

5. Jangan memelintir sajadah saat diperas

5. Jangan memelintir sajadah saat diperas
Pexels/Teona Swift

Setelah dicuci, sajadah perlu dibilas dengan air bersih lalu diperas. Ketika memerasnya, usahakan tidak memelintir sajadah. Dikarenakan hal itu akan merusak bahan dasarnya.

Selain tidak boleh dipelintir, sajadah juga tidak dianjurkan dikeringkan menggunakan mesin.

Hal ini berisiko akan memengaruhi kualitas serta atau rajutan yang ada pada sajadah.

6. Keringkan sajadah pada tempat yang aman

6. Keringkan sajadah tempat aman
Pexels/Skitterphoto

Cara yang terakhir ialah keringkan sajadah dengan membentangkan dan menggantungnya di tempat yang aman.

Hal yang perlu diingat, yakni saat pengeringan jangan letakan sajadah berada langsung di bawah sinar matahari. Akan ada risiko alat salat tersebut cepat lapuk dan warnanya memudar.

Itulah beberapa cara mencuci sajadah yang perlu diperhatikan.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama dan Papa. Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan serta kebersihan, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk