5 Tips Jual Rumah agar Cepat Laris!

Berencana pindah ke kota baru dan menjual rumah yang sedang ditempati? Baca 5 tips jual rumah ini.

13 Januari 2019

5 Tips Jual Rumah agar Cepat Laris
Pexels/Pixabay

Terkadang dalam hidup kita bisa melalui berbagai perubahan, misalnya saja pindah domisili karena mengikuti suami yang pindah kerja ke luar kota.

Apabila sebelumnya sudah memiliki rumah di kota asal, dan hendak memiliki hunian di kota yang baru tapi tidak memiliki banyak dana maka solusi menjual rumah bisa menjadi pilihan tepat.

Tidak hanya karena pindah ke kota lain, alasan menjual rumah bisa juga karena ingin mencari lingkungan baru yang lebih kondusif bagi perkembangan anak.

Lingkungan perumahan yang aman dan nyaman memang layak diperjuangkan untuk dimiliki.

Tetapi banyak tantangan yang akan kamu hadapi ketika memutuskan menjual rumah mengingat aset yang satu ini bukanlah aset likuid.

Butuh waktu dan upaya untuk menjadikan rumah berubah bentuk menjadi uang tunai, karena orang tidak akan begitu mudah dan cepat dalam memutuskan membeli hunian.

Oleh karena itu kamu butuh strategi yang tepat agar rumahmu cepat laku terjual dalam waktu yang relatif singkat.

Yuk simak ulasan Popmama.com berikut ini:

1. Renovasi rumah lebih dulu

1. Renovasi rumah lebih dulu
whollyjesus.com

Sebelum memutuskan untuk memasang iklan juak rumah, sebaiknya kamu renovasi rumah terlebih dahulu di bagian-bagian tertentu yang kamu rasa perlu diperbaiki.

Bukan renovasi besar-besaran, sekedar mengecat ulang dan memperbaiki beberapa bagian yang rusak misalnya bagian plafond yang bocor.

Posisikan dirimu sebagai calon pembeli, tentunya ingin membeeli rumah dalam keadaan rapi, nyaman dan bersih bukan?

Memang ada sedikit biaya yang harus dikeluarkan tetapi akan menjaga harga jual rumahmu stabil dan tidak ditawar murah.

2. Cari tahu harga tanah di sekitar lokasi

2. Cari tahu harga tanah sekitar lokasi
Pexels/Pixabay

Tips kedua yang harus kamu lakukan adalah mencari tahu harga tanah di sekitar lokasi rumahmu untuk dapat mematok harga jual yang wajar dan rasional.

Harga yang terlalu tinggi tidak akan menarik minat pembeli.

Sementara harga yang terlalu rendah akan mengundang kecurigaan calon pembeli dan membuatmu tidak bisa mendapat untung yang maksimal.

Kamu juga bisa mengacu pada Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) di wilayah sekitar rumahmu.

Tetapi biasanya penjual akan menaikkan harganya lebih tinggi dari NJOP sesuai strategisnya lokasi dan harga pasaran yang ada.

Editors' Picks

3. Pasang iklan pada situs jual beli

3. Pasang iklan situs jual beli
Pexels/rawpixel.com

Anak muda millennial masa kini selalu mencari segala sesuatu di internet termasuk untuk urusan membeli hunian.

Sebelum mendatangi suatu lokasi mereka pasti sudah mengetahui harga rumahnya terlebih dahulu sehingga bisa dipastikan mereka memang memiliki kemampuan membeli.

Oleh karena itu kamu sebaiknya memasang iklan pada situs jual beli agar iklan rumahmu dilihat banyak orang sehingga meningkatkan kemungkinan datangnya calon pembeli.

Gunakan foto-foto yang menarik dan dapat menunjukkan kondisi rumah secara keseluruhan. 

4. Iklan di media sosial

4. Iklan media sosial
Pexels/Tracy Le Blanc

Tidak hanya pada situs jual beli, kamu juga bisa mengiklankan rumahmu di berbagai media sosial yang kamu miliki. Media sosial yang cukup efektif yakni instagram dan facebook.

Pastikan kamu tidak memprivate akunmu agar publik di media sosial dapat mengakses iklan tersebut sebanyak mungkin.

Dengan begitu maka peluang pembeli datang pun semakin besar.

5. Minta bantuan agen properti

5. Minta bantuan agen properti
Pexels/Christina Morillo

Tidak punya banyak waktu untuk menjual rumah? Minta saja bantuan agen properti.

Mereka bisa menyarankan harga yang tepat agar rumahmu laku dalam waktu yang cukup cepat.

Tentu saja ada biaya yang harus kamu keluarkan jika meminta bantuan agen properti. Mereka meminta komisi kurang lebih 2.5% dari harga rumah.

Nah, itulah 5 tips jual rumah agar cepat laris yang dapat kamu coba jika berniat menjual rumah.

Yang paling penting kamu harus selalu menempatkan diri di posisi calon pembeli untuk dapat menjual rumah dalam waktu sinkat. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Ma.