5 Tips Merawat Mesin Jahit, agar Bisa Bekerja dengan Baik

Ingat, mesin jahit tidak bisa dipakai selama 24 jam secara terus-menerus!

9 Maret 2021

5 Tips Merawat Mesin Jahit, agar Bisa Bekerja Baik
Freepik/user18526052

Apakah kamu tipe orang yang kreatif dan suka menjahit?

Menambahkan kegiatan menjahit ke daftar hobi bukanlah hal yang salah. Secara sederhana, menjahit memiliki manfaat kesehatan yang akan meningkatkan kesejahteraan.

Namun menjahit dengan mesin jahit secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan. Begitu pun sebaliknya, mesin jahit bisa bertahan lama jika dirawat dengan baik.

Nah, berikut Popmama.com informasikan 5 tips merawat mesin jahit agar tetap bekerja dengan baik:

1. Perhatikan lama pemakaiannya dan istirahatkan mesin

1. Perhatikan lama pemakaian istirahatkan mesin
Freepik

Apakah kamu selalu merawat mesin jahit dengan baik?

Agar awet dan tidak mudah rusak, mesin jahit tidak dapat dipakai selama 24 jam secara terus-menerus tanpa istirahat.

Ingat, perhatikan lama pemakaian mesin jahit. Apabila mesin jahit tersebut dalam penggunaannya terlalu dipaksakan, dinamo mesin jahit atau komponen di dalamnya jadi cepat rusak.

Untuk menghindari hal itu, pakailah mesin jahit dengan sewajarnya. Istirahatkan mesin jahit kamu dengan mematikan mesin dan tunggu sampai mesin tidak panas saat ingin menggunakannya kembali.

Editors' Picks

2. Bersihkan sisa benang dan serat kain di sekitar mesin jahit

2. Bersihkan sisa benang serat kain sekitar mesin jahit
Freepik/Racool_studio

Coba perhatikan, pasti setelah menjahit akan ada sisa-sisa benang yang digunakan bukan?

Salah satu tips merawat mesin jahit adalah dengan membersihkan mesin jahit dari serpihan-serpihan benang maupun serat kain yang mulai menumpuk.

Sebab sisa benang akan masuk ke bagian dalam mesin jahit dan mengurangi perfomanya.

Caranya cukup lepaskan terlebih dahulu stop kontak, jarum jahit beserta benang yang masih terpasang pada mesin jahit. Kemudian bersihkan benang yang masih menempel di sekitar bodi mesin jahit secara perlahan menggunakan pinset.

3. Melumasi mesin jahit secara berkala

3. Melumasi mesin jahit secara berkala
Freepik

Yuk, rawat mesin jahit dengan mengecek keausan mesinnya.

Mesin jahit akan bekerja lebih baik jika kamu membersihkan dan meminyakinya secara berkala.

Perawatan ini juga akan mencegah mesin jahit mengeluarkan suara berisik.

Penting diingat, bahwa kamu hanya boleh menggunakan beberapa tetes minyak khusus mesin jahit. Pastikan tidak meneteskan terlalu banyak minyak.

Namun pada mesin jahit otomatis atau elektrik, kamu tidak perlu terlalu sering memberikan minyak. Berbeda dengan mesin jahit manual yang harus diberi minyak pelumas.

4. Selalu membersihkan mesin jahit setelah dipakai

4. Selalu membersihkan mesin jahit setelah dipakai
Freepik/yanalya

Apabila kamu sudah melakukan ketiga langkah di atas, maka sangat penting untuk membersihkan mesin jahit secara berkala.

Bersihkan mesin jahit secara teratur. Pasalnya mesin jahit juga rentan terhadap debu, partikel kecil maupun kotoran.

Apabila debu-debu yang tidak dibersihkan secara tuntas, maka akan mengganggu kinerja mesin jahit.

Jadi sebaiknya bersihkan mesin jahit setelah dipakai menggunakan kuas kecil atau penyedot debu mini. Hindari membersihkan mesin jahit dengan meniup-niupnya, ya!

5. Melakukan servis mesin jahit secara berkala

5. Melakukan servis mesin jahit secara berkala
Freepik/wayhomestudio

Menjahit adalah hobi kamu?

Kegiatan menjahit memang sangat menyenangkan untuk dilakukan di rumah.

Namun agar mesin jahit tetap awet dan tahan lama, kamu dapat melakukan servis secara berkala dengan memanggil ahli terpercaya.

Sebab, tidak tertutup kemungkinan adanya bagian terdalam pada mesin jahit yang luput dari pemeriksaan dan berpotensi mengalami kerusakan.

Demikianlah kelima tips merawat mesin jahit. Yuk, segera lakukan perawatan dengan baik!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.