Agar Tidak Mudah Rusak, Inilah 5 Cara Menggunakan Blender dengan Tepat

Kunci merawat blender terletak pada pembersihan dan perawatannya

12 Maret 2021

Agar Tidak Mudah Rusak, Inilah 5 Cara Menggunakan Blender Tepat
Freepik

Bentuknya yang sederhana, blender sangat membantu pekerjaan kamu menjadi lebih ringan saat di dapur.

Ya, fungsi dari blender ialah ntuk menghancurkan atau menghaluskan makanan seperti buah, sayur dan bumbu dapur.

Dengan blender kamu pun bisa menikmati aneka jus kapan pun sesuai selera hanya dengan satu alat.

Tapi ntuk membuat suatu peralatan elektronik menjadi awet dan tahan lama, maka dibutuhkan cara tersendiri dalam perawatannya.

Agar tidak cepat rusak, berikut Popmama.com beritahu 5 cara menggunakan blender dengan tepat. Langsung simak saja ulasan di bawah ini:

1. Takar bahan makanan dengan tepat

1. Takar bahan makanan tepat
Unsplash/Brandless

Blender memang memilki pisau dual shape stainless steel yang dapat membuat makanan atau minuman menjadi halus dalam waktu singkat.

Tapi demi menjaga agar blender tetap awet, usahakan untuk tidak mengisi tabung blender sampai penuh.

Takar bahan makanan yang hendak diblender secara tepat. Sebaiknya, blender bahan makanan sedikit demi sedikit.

Cukup setengah atau tidak melebihi garis batas maksimum yang terdapat pada bagian tabungnya.

Jika memblender terlalu banyak maka bisa membuat mesin blender menjadi panas, hal tersebut dikarenakan motor blender bekerja terlalu keras untuk menghaluskan bahan makanan.

Editors' Picks

2. Menggunakan blender dari kecepatan yang paling rendah

2. Menggunakan blender dari kecepatan paling rendah
Freepik

Ya, blender dapat bekerja dengan motor yang digerakkan oleh tenaga listrik. Untuk itu, kamu perlu memerhatikan kesehatan pada bagian kelistrikannya.

Saat menggunakan blender, sebaiknya tidak menyalakan mesin melebihi batas waktu maksimal.

Biasanya cukup 10-20 menit saja, tergantung dari jenis dan merek blender.

Untuk memastikan, kamu bisa mengeceknya di buku petunjuk penggunaaan blender yang terdapat pada box blender.

Selain itu, pastikan kamu mulai menggunakannya dari kecepatan paling rendah dan bertahap naik pada kecepatan yang lebih tinggi.

3. Bersihkan dengan teratur secara keseluruhan

3. Bersihkan teratur secara keseluruhan
Freepik/kaboompics

Kunci untuk merawat suatu barang adalah dengan teratur membersihkannya secara keseluruhan.

Begitu pula dengan blender, segera cuci blender setelah digunakan agar tidak menimbulkan bau tak sedap dari sisa makanan yang tertinggal.

Caranya dengan membersihkan tabung blender menggunakan sabun pencuci piring. Setelah proses permbersihan pertama selesai, lalu bilas di air mengalir.

Khusus untuk mesin blender, cukup dilap seluruh bagiannya dengan kain. Namun pastikan dulu bahwa kabelnya tidak sedang terpasang ke sumber listrik.

4. Keringkan dan simpan blender di tempat yang sejuk

4. Keringkan simpan blender tempat sejuk
Freepik/lifeforstock

Setelah dibersihkan, maka langkah yang harus dilakukan ialah mengeringkan blender dan tutupnya. Lalu simpan di dalam lemari dapur.

Letakkanlah blender di tempat yang sejuk dengan aliran udara yang baik. Pastikan tempat penyimpanan blender tidak mudah terkena cairan.

Untuk bagian mata pisau (grinder) supaya lebih terjaga dari karat, setelah dicuci langsung keringkan dengan lap.

Sementara agar tetap tajam, masukkan garam sekitar 2 sendok makan, lalu nyalakan blender.

5. Jauhkan blender dari anak-anak

5. Jauhkan blender dari anak-anak
Freepik

Blender merupakan alat masak yang sangat praktis.

Mengingat harga perangkat dapur yang satu ini cukup mahal, maka pastikan untuk menjauhkannya dari anak-anak.

Hal ini dikarenakan blender memiliki pisau tajam yang dapat membahayakan anak-anak.

Selain itu, besar kemungkinannya anak-anak tidak memahami cara menggunakan blender dengan benar.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat blender agar tahan lama dan tidak mudah rusak. Jika sudah tahu triknya, dijamin blender di rumah kamu bisa awet sampai bertahun-tahun.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk