5 Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membeli AC Rumah

Sesuaikan dengan budget, ya!

6 Mei 2019

5 Hal Penting Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membeli AC Rumah
Freepik/Awaygy

Panasnya sinar matahari pada siang hari seakan menjadi musuh bagi banyak orang. Nah, setelah John Gorrie dan Willis Carrier berhasil menemukan teknologi air conditioner (AC) banyak orang yang mengandalkan AC di rumahnya. Dengan adanya penyejuk ruangan maka tidak ada lagi ada kata kegerahan.

Namun ketika berniat untuk membeli AC, ada 5 hal penting harus kamu ketahui. Berikut rangkumannya dari Popmama.com :

1. Gunakan unit split

1. Gunakan unit split
Freepik/tascha1

Hal pertama yang harus kamu ketahui yaitu jenis AC. Kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhan. Jenis-jenis AC tersebut ada AC split, AC cassete atau AC standing floor.

Sementara untuk penggunaan di ruangan rumah sebaiknya menggunakan AC jenis split atau cassete.

Tapi jika kamu ingin mendinginkan beberapa kamar secara sekaligus, maka gunakan split ductless tunggal yang bisa mendinginkan beberapa kamar dengan efisien. 

2. Perhatikan letak pemasangan

2. Perhatikan letak pemasangan
Freepik/Naypong

Penempatam untuk pemasangan AC di ruangan rumah juga harus diperhatikan.

Sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang benar dan tepat. Hindarilah memasang AC di depan pintu, sebab udara akan lebih mudah keluar ruangan. Selain itu tidak terlalu rapat ke plafon agar udara yang keluar bisa lebih maksimal.

Selanjutnya jika kamu ingin meletakan pada kamar, jenis yang cocok adalah jenis split dengan PK ¾ hingga 2 PK, dan suhu 23 -24 Celsius. Sementara untuk pemasangan di ruang tamu atau ruang keluarga, kamu dapat menggunakan AC dengan tipe cassset dengan 1-2 PK dengan suhu sekitar 23-26 Celsius.

Editors' Picks

3. Pilih unit yang fiturnya mudah digunakan

3. Pilih unit fitur mudah digunakan
Freepik/Bugphai

Kini banyak berbagai merk AC terbaik dijual di pasaran. Setiap merk memiliki kelebihan fiturnya masing-masing dengan harga yang berbeda-beda.

Hal yang perlu kamu ketahui ialah memilih AC dengan kontrol yang mudah digunakan untuk kenyamanan. Carilah tampilan LED besar dan mudah dibaca jika saat ingin mengetahui suhu ruangan. Perhatikan juga model dengan label yang jelas dan tombolnya lebih tinggi agar nyaman saat ditekan.

Manfaatkanlah fitur tersebut sebaik mungkin, karena percuma saja jika kamu sudah membeli AC dengan teknologi terkini tapi tidak menggunakan fiturnya.

4. Pastikan AC yang dibeli hemat listrik

4. Pastikan AC dibeli hemat listrik
Freepik

Seiring perkembangan zaman dan teknologi semakin canggih kini terdapat tiga tipe AC. Ada tipe standar, low watt dan inverter.

Kamu bisa memilih AC low watt untuk rumah dengan kapasitas listrik kecil. Sementara tipe inverter merupakan sebuah AC yang akan mendinginkan suhu di ruangan seperti kamar tidur dalam waktu yang cepat dan penggunaan listrik pertama hanya 1/3 lebih rendah.

Selain itu belilah AC hemat listrik dengan kombinasi fitur auto yang dapat membuat AC mati sendiri ketika suhu ruangan sudah sangat dingin dan kembali menyala secara otomatis saat suhu di ruangan kamu mulai panas.

5. Sesuaikan ukuran PK dengan luas ruangan

5. Sesuaikan ukuran PK luas ruangan
Freepik/psodaz

Ketika ingin membeli AC, hal terkahir yang terpenting adalah besaran Paardekracht atau biasa disebut PK.

Lalu mencari tahu terlebih dahulu luas ruangan yang akan dipasangi AC agar bisa menyesuaikan ukuran PK. Kamu dapat memakai rumus: Panjang ruangan (m) x lebar ruangan (m) x tinggi ruangan/3 (m) x 500

Jika sudah, cocokan dengan angka di bawah ini:

  • 5.000 BTU/h gunakan AC berukuran ½ PK
  • 7.000 BTU/h gunakan AC berukuran ¾ PK
  • 9.000 BTU/h gunakan AC berukuran 1 PK
  • 12.000 BTU/h gunakan AC berukuran 1 ½ PK
  • 18.000 BTU/h gunakan AC berukuran 2 P1/2 PK

BTU merupakan singkatan dari British Thermal Unit. Metode ini bisa kamu terapkan untuk menggambarkan seberapa besar kemampuan pendingin ruangan yang akan dibeli.

Sekarang kamu sudah tidak bingung lagi kan? Usahakan juga untuk membeli AC dari merk yang benar-benar terpercaya, ya.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!