Jaga Kebersihan, Ini Cara Mencuci Bedcover Sendiri

Kebersihan bedcover harus selalu dijaga karena bersentuhan langsung dengan kulit

16 Maret 2020

Jaga Kebersihan, Ini Cara Mencuci Bedcover Sendiri
modsy.com

Sebagian besar keluarga memilih menggunakan bedcover untuk menemani tidur di malam hari.

Bedcover memang membuat tidur kita lebih nyaman. Ia akan melindungi kita dari udara dingin yang menggigit.

Nah, bedcover adalah salah satu benda yang harus selalu dijaga kebersihannya. Penggunaan setiap hari tentu membuatnya rentan terhadap berbagai macam kotoran.

Apalagi, bedcover bersentuhan langsung dengan kulit kita. Jika kita lalai menjaga kebersihannya, tentu akan mengurangi kenyamanan bahkan bisa menyebabkan gatal-gatal.

Meski demikian, mencuci bedcover adalah pekerjaan yang susah-susah gampang.

Pasalnya, bedcover cukup tebal dan berat jika harus dicuci dengan tangan.

Tidak heran jika sebagian besar keluarga memilih menggunakan jasa laundry untuk mencuci bedcover.

Namun, terus menerus menggunakan jasa laundry tentu akan menguras dompet bukan?

Oleh karena itu, Popmama.com telah merangkum cara mencuci bedcover sendiri yang bisa Mama ikuti agar pengeluaran rumah tangga lebih hemat. Disimak yuk, Ma!

1. Rendam di air hangat atau dingin selama 30 menit

1. Rendam air hangat atau dingin selama 30 menit
freepik.com

Sebelum dicuci, ada baiknya Mama merendam bedcover terlebih dahulu. Mama bisa menggunakan air dingin maupun air panas.

Dengan merendamnya, kotoran-kotoran yang melekat di bedcover akan rontok sehingga lebih mudah dicuci nantinya.

Nah, berikut hal-hal yang perlu Mama perhatikan ketika merendam bedcover:

  • Merendam bedcover cukup dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Merendam terlalu lama hanya akan merusak tekstur bedcover;
  • Tidak perlu menggunakan pemutih agar serat bedcover tidak rusak;
  • Pisahkan bedcover dari cucian lain agar tidak terkena lunturan.

2. Kucek bagian-bagian yang terkena noda

2. Kucek bagian-bagian terkena noda
travelfashiongirl.com

Setelah direndam, cobalah mengecek permukaan bedcover secara keseluruhan.

Perhatikan jika ada bagian-bagian tertentu yang terkena noda.

Jangan hilangkan noda tersebut dengan sikat ya, Ma. Sikat hanya akan merusak serat kain.

Cukup kucek bagian yang terkena noda dengan perlahan agar bedcover kesayangan lama tidak rusak.

Editors' Picks

3. Injak-injak bedcover agar pekerjaan mencuci lebih ringan

3. Injak-injak bedcover agar pekerjaan mencuci lebih ringan
trendvoic.com

Mencuci bedcover dengan tangan adalah pekerjaan yang susah-susah gampang.

Agar lebih mudah, Mama bisa mengakalinya dengan menginjak-nginjak bedcover. Anggap pekerjaan ini sebagai olahraga agar lebih bersemangat ya, Ma!

Namun sebenarnya, Mama juga bisa memanfaatkan mesin cuci untuk lebih meringankan pekerjaan Mama.

Gunakan putaran normal atau sedang agar bedcover tidak rusak.

4. Hindari menjemur di bawah terik matahari langsung

4. Hindari menjemur bawah terik matahari langsung
image-gmkt.com

Setelah bersih, jemurlah bedcover di bawah sinar matahari agar semua bakteri yang menempel mati.

Namun, jangan menjemurnya di bawah terik matahari secara langsung agar warna bedcover tidak cepat pudar.

Saat menjemur, jangan lupa membalik bedcover setelah beberapa waktu agar kedua sisi bedcover benar-benar kering.

Bedcover harus benar-benar kering agar tidak berbau apek saat disimpan nanti.

5. Bila perlu, setrika bedcover dengan suhu sedang

5. Bila perlu, setrika bedcover suhu sedang
savoringhome.com

Setelah bersih dan kering, saatnya menyimpan bedcover.

Bila perlu, setrika bedcover terlebih dahulu untuk menghilangkan kerutan-kerutan yang ada. Gunakan suhu sedang agar tidak merusak bedcover ya, Ma!

Jika sudah disetrika, bedcover pun siap disimpan dan digunakan kembali untuk menemani istirahat malam Mama!

Itulah cara mencuci bedcover sendiri di rumah. Untuk menjaga kebersihannya, sebaiknya bedcover dicuci minimal satu bulan sekali ya, Ma.

Tidur dengan bedcover yang bersih dan wangi dijamin akan membuat Mama tidur lebih nyenyak!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.