Tanda Barang di Rumah Sudah Terlalu Banyak

Barang yang terlalu banyak bisa membuat stres lho, Ma

23 Februari 2020

Tanda Barang Rumah Sudah Terlalu Banyak
dailymail.co.uk

Semakin lama tinggal di suatu rumah, barang yang disimpan di dalamnya juga akan semakin banyak. Apalagi jika Mama memiliki kebiasaan berbelanja tapi jarang membuang barang-barang lama.

Padahal, bisa saja sebagian dari barang lama tersebut sudah rusak atau sudah tidak Mama butuhkan.

Alhasil, jangan heran jika rumah Mama yang sebelumnya terasa luas jadi terasa sempit dan sesak.

Nah, sebaiknya Mama berhati-hati. Jumlah barang yang terlalu banyak di rumah bisa membuat penghuninya stres dan juga mengalami gangguan kesehatan lho.

Oleh karena itu, perhatikan lima tanda barang di rumah sudah terlalu banyak berikut ini yuk!

Tanda-tanda ini adalah “peringatan” supaya Mama segera membersihkan rumah Mama.

1. Kursi dan meja berubah fungsi

1. Kursi meja berubah fungsi
howdoesshe.com

Setiap benda diciptakan dengan fungsinya masing-masing. Kursi diciptakan sebagai tempat duduk dan meja sebagai tempat belajar atau tempat makan.

Tapi karena keterbatasan tempat, terkadang meja dan kursi juga digunakan untuk menyimpan barang.

Nah, coba perhatikan kursi dan meja di rumah Mama. Apakah keduanya masih digunakan sesuai fungsinya atau sudah mengalami perubahan fungsi?

Jika sudah, tandanya barang di rumah Mama sudah terlalu banyak! Yuk, segera jadwalkan bersih-bersih untuk menyingkirkan barang yang sudah tidak digunakan.

2. Ruang gerak semakin menyempit

2. Ruang gerak semakin menyempit
amazonaws.com

Apakah Mama sering menyenggol benda lain ketika berjalan di rumah atau sering mengeluh sulit bergerak karena rumah terlalu sempit?

Keluhan Mama itu adalah salah satu tanda barang di rumah sudah terlalu banyak.

Barang yang terlalu banyak otomatis membuat ruang gerak kita di rumah semakin menyempit.

Editors' Picks

3. Membersihkan rumah menjadi pekerjaan yang merepotkan

3. Membersihkan rumah menjadi pekerjaan merepotkan
mirror.co.uk

Setiap rumah perlu dibersihkan secara rutin agar nyaman ditinggali dan tidak menimbulkan gangguan penyakit pada penghuninya.

Meski membutuhkan tenaga, umumnya kegiatan bersih-bersih, seperti mengepel atau menyapu rumah adalah pekerjaan yang cukup mudah.

Namun, jika Mama mulai kerepotan saat membersihkan rumah karena harus memindahkan beberapa barang terlebih dahulu, berarti barang di rumah sudah terlalu banyak.

4. Keberadaan nyamuk dan kecoa semakin banyak

4. Keberadaan nyamuk kecoa semakin banyak
Freepik/sunnygb5

Tumpukan barang adalah tempat ideal untuk menjadi sarang nyamuk dan kecoa lho, Ma. Coba perhatikan rumah Mama. Apakah Mama sering diganggu nyamuk ataupun melihat kecoa lewat kesana-kemari?

Jika iya, Mama perlu menjadwalkan bersih-bersih untuk mengurangi jumlah barang di rumah.

Tentunya, hidup berdampingan bersama nyamuk dan kecoa sangat tidak nyaman bukan? Keduanya juga dapat menimbulkan berbagai penyakit.

5. Rumah terasa panas

5. Rumah terasa panas
doctortibet.com

Apakah Mama sering merasa kepanasan saat berada di rumah, bahkan ketika semua jendela sudah dibuka? Bisa jadi, tumpukan barang di rumah sudah terlalu banyak.

Tumpukan barang akan menghalangi sinar matahari dan sirkulasi udara. Tidak heran jika rumah terasa panas.

Segera rapikan rumah Mama yuk. Selain membuat udara menjadi panas, sirkulasi udara yang terganggu juga menambah jumlah debu di rumah lho, Ma. Alhasil, risiko penyakit, seperti gangguan pernapasan dan alergi pun meningkat.

Nah itu dia lima tanda barang di rumah sudah terlalu banyak. Apakah Mama merasakan salah satu dari kelima tanda tersebut?

Jika iya, segera bersihkan rumah yuk! Buang barang-barang yang sudah tidak diperlukan atau sumbangkan jika masih layak.

Dengan barang yang lebih sedikit, rumah akan terasa lebih luas dan lebih nyaman!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.