Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Cara Membersihkan Baju yang Terkena Slime, Coba Oleskan Cuka Putih
Pexels/cottonbro
  • Penting untuk segera membersihkan baju yang terkena slime agar tidak merusak serat kain dan menghindari noda permanen.

  • Cuka putih, deterjen cair, serta es batu dapat menjadi bahan utama untuk melarutkan dan mengangkat sisa slime membandel dari pakaian.

  • Ditekankan pentingnya memeriksa kembali noda sebelum proses pengeringan karena panas dapat mengunci sisa slime dan membuat noda sulit dihilangkan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernahkah Mama ketika sedang asyik menghabiskan waktu bersama anak bermain slime, tetapi tiba-tiba benda kenyal berwarna-warni malah menempel di baju? Tekstur slime yang lengket dan mudah meresap ke serat kain ini membuatnya sulit dihilangkan kalau cuma mencucinya dengan metode biasa.

Jika tidak ditangani dengan teknik yang tepat dan benar, sisa residu polimer pada slime justru bisa mengeras dan merusak tekstur baju secara permanen. Mungkin rasanya Mama ingin langsung membuang bajunya karena nodanya sulit sekali dihilangkan.

Jangan terburu-buru membuang bajunya, Ma. Sebab ada beberapa cara untuk menyingkirkan bekas mainan kecil ini. Untuk mengetahui penjelasannya, Popmama.com telah merangkum terkait cara membersihkan baju yang terkena slime.

Yuk, perhatikan caranya!

Deretan Cara Membersihkan Baju yang Terkena Slime

1. Angkat slime dari permukaan baju

Pexels/kay-ogudoro

Slime biasanya memiliki tekstur lengket dan elastis yang mudah menempel pada serat kain. Untuk itu, langkah pertama yang harus Mama lakukan, yakni segera mengangkat slime dari permukaan baju tanpa menekannya lebih dalam ke serat kain. Mama bisa menggunakan sendok, kartu plastik, atau ujung pisau tumpul untuk mengikis slime secara perlahan. 

Hindari menggosok karena justru akan membuat slime semakin meresap. Jika tidak segera diangkat, zat perekat dalam slime bisa mengering dan semakin sulit dibersihkan. Oleh karena itu, penanganan cepat akan mengurangi tingkat kerusakan pada pakaian.

2. Bilas dengan air dingin

Popmama.com/Ilham Syakur Fidina/AI

Setelah sebagian besar slime terangkat, Mama bisa membilas bagian yang terkena dengan air dingin dari sisi belakang kain. Ini membantu mendorong sisa slime keluar dari serat kain, bukan masuk lebih dalam.

Air dingin efektif karena tidak mengaktifkan bahan perekat dalam slime. Sebaliknya, air panas justru bisa membuat slime semakin menempel. Teknik ini penting untuk mencegah noda menjadi permanen sebelum proses pembersihan lanjutan.

3. Oleskan cuka putih pada noda

Freepik/Mateus-Andre

Jika masih terdapat slime di baju, solusi ampuh bagi Mama bisa menggunakan cuka putih untuk melarutkan sisa slime yang membandel. Sebab, kandungan asam dalam cuka membantu memecah zat lengket pada slime.

Mama bisa langsung menuangkan sedikit cuka langsung ke area noda, lalu diamkan selama beberapa menit agar bereaksi. Setelah didiamkan, noda akan lebih mudah diangkat dengan cara digosok perlahan atau disikat lembut tanpa merusak kain.

4. Gunakan sabun cuci atau deterjen cair

Freepik

Setelah menggunakan cuka, Mama bisa mengaplikasikan deterjen cair pada area yang terkena slime. Deterjen bekerja dengan mengikat kotoran dan sisa bahan kimia dari slime, sehingga mudah dibilas.

Caranya dengan menggosok perlahan menggunakan jari atau sikat berbulu halus agar noda benar-benar terangkat. Tahap ini penting untuk memastikan tidak ada residu yang tertinggal dan menyebabkan bau atau noda samar.

5. Manfaatkan es batu untuk slime yang membandel

Freepik

Apabila slime-nya sudah mengering dan sulit diangkat, Mama bisa menempelkan es batu di atas noda hingga slime mengeras. Suhu dingin dari es akan membuat slime kehilangan kelenturannya dan menjadi rapuh.

Setelah itu, kikis kembali dengan alat tumpul. Dengan begitu, slime lebih mudah dipecah dan dilepaskan dari serat kain tanpa merusaknya.

6. Rendam dengan air hangat (jika diperlukan)

Pexels/530123908

Jika noda masih tersisa, rendam pakaian dalam air hangat yang dicampur deterjen selama 15–30 menit. Ini membantu melonggarkan sisa slime yang masih menempel.

Air hangat dapat membantu melarutkan sisa bahan kimia setelah sebagian besar slime diangkat. Namun, metode ini sebaiknya dilakukan setelah langkah awal, karena langsung menggunakan air hangat bisa memperparah noda.

Dan perlu diingat bahwa hindari penggunaan air panas atau pengering suhu tinggi sebelum noda hilang sepenuhnya.

7. Cuci baju seperti biasa dan periksa sebelum dikeringkan

Freepik

Langkah terakhir yang bisa dilakukan, yakni dengan mencuci baju seperti biasa menggunakan mesin cuci atau manual. Setelah itu, periksa kembali apakah noda benar-benar hilang sebelum dikeringkan.

Penting untuk memeriksanya kembali sebelum dikeringkan karena panas dari pengering atau sinar matahari bisa mengunci noda jika masih tersisa. Oleh karena itu, memastikan noda hilang sepenuhnya sebelum proses pengeringan adalah kunci agar pakaian kembali bersih seperti semula.

Itulah rangkuman terkait cara membersihkan baju yang terkena slime. Semoga baju Mama yang terkena slime bisa bersih semula lewat cara di atas, ya.

FAQ Cara Membersihkan Baju yang Terkena Slime

Apa yang harus dihindari saat membersihkan slime pada baju?

Jangan gunakan air panas pada kain halus seperti sutra atau wol, hindari pengering panas sebelum noda hilang, dan jangan gosok terlalu keras agar kain tidak rusak. Tes bahan pembersih di area tersembunyi dulu.

Apakah pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan slime pada baju?

Ya, basahi area noda dengan air, oleskan pasta gigi putih (non-gel), gosok dengan tangan atau sikat hingga bersih, lalu bilas dan keringkan. Cocok untuk slime ringan.

Berapa lama proses pembersihan noda slime pada baju?

Untuk noda segar, cukup 10-20 menit, Sedangkan untuk noda yang sudah kering, rendam semalaman jika perlu. Cuci ulang jika residu masih ada.

Editorial Team