Kelapa parut sering digunakan dalam berbagai masakan khas Indonesia, mulai dari kue tradisional seperti klepon dan putu hingga lauk gurih seperti urap dan serundeng. Rasanya yang gurih dan aromanya yang khas membuat bahan ini menjadi favorit di banyak dapur. Namun, di balik kelezatannya, kelapa parut termasuk bahan yang sangat mudah basi jika tidak ditangani dengan benar.
Kondisi tersebut disebabkan oleh kandungan air dan lemak alami dalam kelapa yang cukup tinggi, sehingga rentan mengalami perubahan rasa dan aroma. Jika dibiarkan di suhu ruang terlalu lama, kelapa parut bisa cepat asam, berlendir, bahkan berjamur. Oleh karena itu, penyimpanan di kulkas menjadi langkah penting untuk menjaga kualitasnya.
Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum beberapa cara menyimpan kelapa parut di kulkas.
Yuk Ma, disimak!
