Dampak Positif Bagi Anak yang Memiliki Working Mom

Punya Mama yang bekerja tidak selalu buruk, coba baca dampak positif berikut ini

21 Februari 2019

Dampak Positif Bagi Anak Memiliki Working Mom
sheknows.com

Masih banyak orang yang mencemooh atau memandang sebelah mata, ibu yang bekerja dan meninggalkan anaknya yang masih kecil pada pengasuh atau kakek neneknya.

Padahal, banyak alasan yang membuat seorang ibu harus tetap bekerja dan tega meninggalkan anaknya. 

Sebelum men-judge, ketahui dulu yuk, ternyata ada sisi positifnya juga lho anak yang ditinggalkan oleh Mama yang bekerja.  

1. Anak lebih mandiri

1. Anak lebih mandiri
huffingtonpost.com

Anak yang memiliki working mom, akan jauh lebih mandiri.

Penelitian menyatakan, sebagian besar anak yang ditinggal ibunya bekerja akan cenderung lebih dapat mengerjakan pekerjaan rumah, mengerjakan tugasnya sendiri, dan belajar untuk mengurus dirinya sendiri. 

Penelitian di Harvard juga melihat, anak perempuan yang memiliki ibu yang bekerja di kantor ke depannya akan memiliki prestasi atau karier yang sama atau jauh lebih tinggi dari ibunya saat mereka bekerja nanti.

Sedangkan anak laki-laki yang memiliki ibu yang bekerja di kantor, akan lebih menghargai kesetaraan gender dan menghargai pekerjaan rumah serta turut mau membantu pekerjaan rumah. 

2. Anak tidak ketergantungan dengan Mama

2. Anak tidak ketergantungan Mama
sheknows.com

Anak yang ditinggal bekerja juga terbiasa tanpa Mamanya jadi mereka tidak tergantung oleh Mama.

Mereka juga bisa tumbuh menjadi anak yang tidak manja dan jauh lebih toleran dibanding anak yang lebih sering bersama Mamanya. 

Mungkin saja di saat anak-anak lainnya masuk ke sekolah dan ditinggal Mamanya, mereka akan menangis, sedangkan anak yang terbiasa ditinggal akan jauh lebih tenang saat berada di sekolah, dan fokus mereka akan jauh lebih baik saat pelajaran. 

3. Anak memiliki sosok teladan

3. Anak memiliki sosok teladan
pbs.org

Meski mungkin awalnya sulit berpisah dengan Mamanya, tapi beranjak dewasa anak akan mengerti dan justru mengidolakan Mamanya.

Mereka akan memiliki 2 sosok teladan, selain papanya ada juga Mamanya yang bekerja untuknya.

Bagi anak laki-laki, mereka juga cenderung akan lebih menghargai wanita dan mengidolakan pasangan yang sama-sama tangguh seperti Mamanya. 

Editors' Picks

4. Mama tidak depresi dan cenderung lebih bahagia

4. Mama tidak depresi cenderung lebih bahagia
parentinghub.co.za

Meski bekerja memang terlihat stres, tapi ternyata ibu yang 24 jam berada di rumah diteliti memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibanding Mama yang bekerja di kantor. 

Maka dari itu, Mama yang bekerja di kantor cenderung jauh lebih bahagia dan tidak depresi karena merasa lebih berharga dan memiliki aktualisasi diri.

Jika Mama bahagia, tentu anak juga akan lebih bahagia. Karena kebahagiaan orangtua seringkali berpengaruh pada mood dan perasaan anak juga. 

5. Anak dan Mama memiliki waktu yang lebih berkualitas

5. Anak Mama memiliki waktu lebih berkualitas
huffingtonpost.com

Karena waktu bersama anak terpotong dengan jam kerja kantor, ketika bertemu anak di rumah, tentu waktu bermain dan bertemu dengan anak akan lebih berkualitas. 

Anak juga akan merasa lebih diperhatikan dan ditanggapi saat sedang bersama Mama.

Apa yang diajarkan dan dikatakan oleh Mama juga biasanya jauh lebih fokus ditangkap oleh si Kecil, karena si Kecil merasa waktu dengan Mama begitu sedikit, jadi apapun yang dia lakukan bersama Mama akan terasa begitu berharga. 

Jadi, tak selamanya menjadi working mom itu buruk kan, Ma? Tentunya, meski harus bekerja di luar, Mama tetap harus memprioritaskan anak sebagai perhatian nomor satu.

Jangan terlalu berlebihan bekerja hingga tak ada waktu dengan si Kecil, atau ia tidak akan mengenal sosok Mamanya.

6. Anak cenderung lebih fleksibel

6. Anak cenderung lebih fleksibel
trbimg.com

Mungkin orang akan kasihan melihat anak yang sering ditinggal oleh ibunya bekerja.

Mereka akan berpikir anak akan kekurangan kasih sayang dan sebagainya. Namun, ternyata anak yang memiliki ibu yang bekerja akan jauh lebih fleksibel.

Meski tampaknya berat, tapi mereka akan terbiasa dengan bangun lebih pagi supaya masih dapat bertemu Mama sebelum bekerja, atau harus rela bermain di kantor Mama karena Mama ada pekerjaan di weekend, dan hal lainnya. 

7. Anak bisa belajar ekonomi lebih awal

7. Anak bisa belajar ekonomi lebih awal
kiplinger.com

Tentu saja Mama yang bekerja terutama untuk alasan finansial, akan terang-terangan mengajarkan anak sedari dini tentang ekonomi.

Mulai dari menabung, bagaimana menggunakan uang jajan dengan bijaksana, dan hal lainnya. Hal ini dilakukan Mama untuk membuat si Kecil sadar, bahwa segala sesuatu harus diusahakan untuk bisa didapatkan. 

Dan tentunya Mama juga memberi pengertian, jika Mama harus bekerja untuk membantu Papa menafkahi hidup si Kecil dan keluarga.

Dari situ anak tentu akan belajar banyak hal untuk berhemat dan bijaksana menggunakan uangnya. 

Jadi meski awalnya mungkin terasa berat, tapi ternyata banyak sisi positif yang bisa diambil si Kecil saat Mama bekerja.

Tidak perlu merasa bersalah jika memang yang Mama lakukan untuk kebaikan si Kecil. Asal Mama tetap memiliki waktu untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!