Demi Perkembangan Anak, Perlengkapan Elektronik Ini Wajib Ada di Rumah

Perlengkapan elektronik bisa membantu rutinitas keseharian nih, Ma!

5 Maret 2021

Demi Perkembangan Anak, Perlengkapan Elektronik Ini Wajib Ada Rumah
Pexels/Milly Eaton

Anak menjadi anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan kepada orangtua, sehingga Mama pun memiliki tugas untuk merawat dan menjaganya untuk meningkatkan proses tumbuh kembangnya. 

Demi perkembangan serta pertumbuhan si Kecil, Mama pun sebagai orangtua tidak bisa mengerjakan semuanya sendiri. Tak jarang perlengkapan elektronik pun dirasa sangat bisa selama kehidupan sehari-hari, sekaligus membantu segala kebutuhan si Kecil. 

Jika Mama sedang bingung mencari perlengkapan elektronik yang dirasa tepat untuk membantu rutinitas keseharian, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Bisa jadi alternatif pilihan nih, Ma!

Editors' Picks

1. Kulkas untuk menaruh stok ASI 

1. Kulkas menaruh stok ASI 
Dok. AQUA Japan

ASI tentu menjadi makanan terbaik untuk bayi, sehingga kualitasnya perlu dijaga dengan baik agar mampu memenuhi si Kecil yang baru saja lahir bahkan hingga usianya lebih dari satu tahun. Selain membantu mencukupi kebutuhan gizi harian bayi, ASI juga menawarkan segudang manfaat bagi Mama dan si Kecil.

Apabila Mama bekerja dan perlu memberikan ASI perah pada si Kecil, maka perlu sekali memerhatikan proses penyimpannya.

Perlu diingat bahwa langkah awal yang perlu diperhatikan ketika ingin menyimpan ASI yaitu harus bijak saat memilih wadah berkualitas. Pastikan wadah yang digunakan sebagai penyimpanan ASI masih steril.

Setelah berada dalam wadah steril, pastikan ASI juga kalau penyimpannya bisa dilakukan di cooler bag, lemari es atau freezer. Namun, seringkali beberapa keluarga dihadapkan dengan kondisi takut ASI yang tidak tersimpan dengan baik bahkan sampai rusak.

ASI dapat disimpan sampai 5 hari, ketika ditaruh pada kulkas bagian lemari pendingin dengan suhu minimal 4 derajat Celcius atau bahkan hingga 6 bulan apabila disimpan di dalam freezer dengan suhu -18 derajat Celcius atau lebih rendah lagi. 

Jika Mama sedang mencari tempat penyimpanan terbaik, maka AQUA Japan bisa menjadi pilihan karena telah menghadirkan kulkas NAVI COOLING Series yaitu kulkas 2 pintu. Nantinya bagian pembekunya dapat di atur menjadi 5 mode pendinginan yang berbeda :

  • Fridge mode, untuk memfungsikan bagian pembeku sebagai pendingin 
  • Eco mode, dengan suhu sekitar -12℃
  • Normal Freeze, dengan suhu sekitar -18℃
  • Super Freeze, dengan suhu sekitar -24℃
  • Snow Freeze, dengan suhu sekitar -8℃ fungsi ini dapat menjaga tekstur hidangan soft frozen seperti es serut atau milk shake tidak beku atau mencair 

Mode pendinginan seperti ini tentu sangat menguntungkan ketika menyimpan stok ASI ya, MA!

2. Mesin cuci untuk menjaga pakaian anak tetap bersih

2. Mesin cuci menjaga pakaian anak tetap bersih
Dok. AQUA Japan

Tak hanya ASI yang perlu diperhatikan untuk membantu perkembangan serta pertumbuhan si Kecil. Namun, menjaga pakaian agar tetap bersih pun harus dilakukan dengan baik.

Kebersihkan pakaian bayi perlu diperhatikan karena kulit bayi sangat halus dan sensitif, apalagi berbeda sengan kulit orang dewasa.

Jika Mama baru saja melahirkan tentunya mesin cuci bisa menjadi salah perlengkapan elektronik yang perlu dimiliki. Ketika mesin cuci sudah dimiliki, maka secara tidak langsung akan berguna dalam menjaga pakaian si Kecil tetap dibersihkan secara optimal.

Perlu diingat juga kalau 6 bulan pertama usia bayi sebaiknya pakaian si Kecil perlu dipisah dengan pakaian penghuni rumah lainnya. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya kemungkinan kontaminasi selama proses pencucian.

Jika Mama sedang mencari mesin cuci terbaik, maka tidak ada salahnya untuk mencoba mesin cuci FQW-120876QD dari AQUA Japan dengan UV Function. Mesin cuci ini menghasilkan sinar UV selama proses pencucian yang mampu menghilangkan bakteri, kuman dan virus pada pakaian. 

Berbeda dengan mesin cuci lainnya, UV Function memiliki keunggulan karena tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk listrik seperti proses pencucian dengan air panas, atau khawatir dengan rasidu yang tertinggal pada pakaian ketika menggunkan cairan disinfektan.

Sebagai orangtua pasti Mama ingin memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang si Kecil, sehingga perlu sekali bijak dan cermat dalam elektronik rumah tangga agar lebih membantu pekerjaan selama di rumah. 

Langkah Bijak dalam Merawat Perlengkapan Elektronik di Rumah

Langkah Bijak dalam Merawat Perlengkapan Elektronik Rumah
Pixabay/Thor_Deichmann

Memiliki berbagai perlengkapan elektronik di rumah tentu menjadi kemudahan ketika menjalani berbagai rutinitas keseharian, termasuk saat mengurus si Kecil. 

Maka dari itu, perlengkapan elektronik yang telah dimiliki harus dirawat dengan sedemikian rupa. Ketika dirawat dengan tepat, maka dapat berdampak pada keawetan produk walau telah bertahun-tahun digunakan. 

Jika Mama ingin perlengkapan elektronik di rumah bisa tetap awet dan tahan lama, ada baiknya melakukan beberapa cara seperti: 

  • Berusaha tetap menjaga kebersihan perlengkapan elektronik 

Ketika sudah membeli, maka perlengkapan elektronik yang sudah dimiliki perlu dirawat dengan baik salah satunya dengan menjaga kebersihan. 

Kebersihan kulkas dan mesin cuci di rumah tidak hanya dapat menjaga fungsinya tetap awet saja, melainkan demi kesehatan dari seluruh penghuni rumah. Jika ingin terbebas dari debu atau kotoran di dalam ruangan, sebaiknya bersihkan perlahan-lahn menggunakan lap berbahan halus. 

Lalu pastikan juga untuk membersihkan bagian luarnya ya, Ma. 

  • Perhatikan sirkulasi udara saat menyimpan perlengkapan elektronik

Perlengkapan elektronik biasanya disimpan berdasarkan dengn fungsinya, ada yang di ruanh tamu, dapur atau ruangan lain untuk mencuci pakaian. 

Meskipun tersimpan di ruangan yang berbeda-beda, namun Mama perlu tetap memerhatikan sirkulasi udara tempat semua barang disimpan. Apalagi perlu diingat bahwa kebanyakan barang elektronik cukup sensitif terhadap terhadap udara lembab di dalam ruangan, lalu sirkulasi udara yang tertutup juga sangat tidak disarankan. 

Pilihlah ruang penyimpanan dengan memiliki temperatur udara yang sejuk, sehingga tidak mudah menimbulkan karat. Di sisi lain, hindari pula paparan sinar matahari langsung karena akan lebih cepat merusak mesin.

  • Hindari menggunakan kontak listrik yang berdekatan dengan suhu barang elektronik lain

Perlengkapan elektronik seringkali rusak dan tidak bertahan lama jika dibiasakan menggunakan kontak listrik yang tidak stabil. Pemakaian stop kontak dapat merusak barang-barang elektronik di rumah karena arus listrik yang kurang stabil. 

Selain itu, ketidakstabilan suhu di antara perlengkapan elektronik yang ada di rumah juga sangat berpengaruh pada kelayakan fungsinya, sehingga dapat mengakibatkan menimbulkan korsleting yang berbahaya.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.