Inovasi teknologi saat ini berlangsung dengan cepat. Di mana masyarakat juga semakin mudah untuk memperoleh berbagai alat elektronik canggih untuk membantu kehidupan sehari-hari. Hasilnya, ini membuat pergantian produk elektronik pada satu orang bisa berlangsung sangat cepat.
Layaknya plastik, masyarakat belum banyak yang tahu kalau produk elektronik bekas pakai harus dikelola dengan serius agar tidak merusak lingkungan. Melalui kampanye #LebihLestari untuk menerapkan skema take-back dalam mengelola elektronik bekas pakai.
Dalam skema ini, elektronik bekas pakai diserahkan oleh konsumen ke produsen untuk dikelola atau didaur ulang bekerja sama dengan lembaga masyarakat terkait menjadi sumber energi terbarukan, sehingga tidak sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.
