Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Jangan Salah Kira, Ini Dia Fakta Seputar Seni Melipat Kertas
Pixabay/Nic0leta

Melipat kertas merupakan aktivitas menarik yang sering diajarkan kepada anak-anak. Bahannya mudah didapat dan cara membuatnya pun relatif mudah untuk dilakukan.

Aktivitas ini sering kita kenal dengan origami. Sebuah seni melipat selembar kertas berbentuk persegi yang dibentuk berbagai macam bentuk dengan variasi warna yang beraneka ragam.

Banyak orang yang menjadikan aktivitas melipat kertas ini sebagai hobi hingga peluang untuk menghasilkan uang.

Tapi di balik keindahan seni meilipat kertas, ada hal menarik yang tidak banyak orang ketahui.

Berikut ini Popmama.com akan memberitahukan fakta tentang seni melipat kertas yang tidak banyak diketahui banyak orang.

1. Seni melipat kertas ternyata bukan berasal dari Jepang

nzchinasociety.org.nz

Seni melipat kertas biasa sering kita kenal dengan origami. Ori sendiri berarti melipat dan kami berarti kertas dalam bahasa Jepang.

Tapi sebetulnya kesenian ini bukan berasal dari Jepang. Seni melipat kertas berawal dari temuan kertas di China. Tidak lama setelah kertas di temukan, seni melipat kertas pun mulai muncul.

Seni melipat kertas mulai masuk ke Jepang oleh biksu Budha memperkenalkan kesenian ini ke Jepang dan Korea pada abad ke-6.

2. Seni melipat kertas sebagai ritual agama

nippon.com

Awal mula kesenian melipat kertas muncul hanya digunakan sebagai bagian dari ritual kepercayaan Shinto untuk memohon kepada dewa.

Desain ornamennya pun masih digunakan, bahkan termasuk amplop hadiah pernikahan.

Origami berbentuk kupu-kupu digunakan dalam adat pernikahan Shinto sebagai lambang bagi kedua pengantin.  

3. Desain modern melipat kertas pengaruh dari Eropa

allabout-japan.com

Seni melipat kertas semakin berkembang dengan masuknya kesenian ini ke benua Eropa. Teknik pelipatan kertas di Eropa menggunakan teknik melipat dengan sudut 45 derajat. Hal itu membuat sudut lebih geometris daripada lipatan Jepang yang menggunakan lipatan 22,5 derajat.

Hasilnya teknik pelipatan gaya Eropa lebih mudah ditiru dan diperkenalkan ke taman kanak-kanak.

Seni melipat kertas yang kini kita kenal merupakan hasil perpaduan teknik melipat kertas ala Jepang dan Eropa. 

4. Seni melipat kertas tanpa menyobek ataupun menggunting

Pixabay/ennelise

Umumnya, teknik origami hanya menggunakan selembar kertas tanpa ada bagian yang digunting. Meskipun ada juga yang menggabungkan beberapa lembar kertas untuk menghasilkan karya dengan bentuk yang lebih kompleks.

Seni melipat kertas ini biasanya menggunakan kertas berwarna cerah dan berwarna-warni yang berbentuk persegi.

Kertas tersebut dilipat untuk menghasilkan bentuk seperti binatang, bunga, perahu, topi, dan berbagai macam benda lainnya. Beberapa pengerajin origami profesional bahkan mampu membuat karakter-karakter kartun.

Itulah fakta menarik yang banyak orang belum mengetahuinya. Namun di samping itu, melakukan aktivitas melipat kertas tetap menjadi kegiatan yang menyenangkan bersama anak. Akibat pengaruh teknik melipat kertas dari Eropa, membuat lipatan kertas menjadi bentuk yang diinginkan lebih mudah dilakukan.

Editorial Team