Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Freepik/senivpetro
Freepik/senivpetro

Sayuran menjadi bahan makanan yang sering dijadikan menu makan sehari-hari. Ada berbagai macam masakan lezat dari olahan sayuran seperti sayur sop, tumis kangkung, cap cay, dan masih banyak lagi.

Selain enak, sayuran juga merupakan makanan sehat. Sayuran mengandung sejumlah nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mulai dari serat, vitamin, mineral, karbohidrat, hingga antioksidan. Tak heran, menu sayur tak pernah absen di meja makan.

Namun, di balik proses pembuatan masakan menggunakan sayuran, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan.

Meski terlihat sepele, kesalahan dalam memasak sayuran ini justru akan menghilangkan nutrisinya lho. Kali ini Popmama.com sudah merangkum beberepa kesalahan yang perlu dihindari saat masa sayur.

1. Menyimpan sayuran secara sembarangan dan masih terbungkus plastik

Pexels/cottonbro

Menyimpan sayuran secara sembarangan menjadi salah satu hal yang buruk. Tidak semua jenis sayuran bisa dicampur menjadi satu, maka dari itu penting untuk terpisah sesuai dengan jenisnya.

Kesalahan memasak sayur selanjutnya yang harus dihindari, yakni sayur yang disimpan masih terbungkus plastik.

Sayur yang disimpan masih terbungkus plastik kurang tepat, bisa bikin busuk karena tidak terkena udara.

2. Tidak mencuci sayuran terlebih dahulu

medium.com

Umumnya, sayuran yang ditanam secara mengandung pestisida. Seperti sayuran seledri, bayam, paprika serta tomat.

Jika Mama melewatkan mencuci sayuran dan langsung memasaknya, kemungkinan besar akan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Bisa menyebabkan sakit perut, mual hingga diare.

Karena itu, jangan pernah melewatkan mencuci sayuran. Bahkan jika selalu membeli sayuran organik ya.

Kemudian, sebelum dimasak, rendam sayuran dalam panci selama 10-15 menit sebelum dimakan. Kemudian bilas kembali dengan air mengalir untuk memastikan sudah bersih.

3. Memotong sayuran dengan ukuran yang tidak sama

Pixabay/Monica1607

Tidak masalah jika Mama ingin memasak sayuran seperti wortel, paprika, dan jamur sekaligus. Namun, perlu diketahui bahwa untuk memotongnya dengan ukuran yang sama. Hal ini berguna agar sayuran matang secara merata saat dimasak.

Belum lagi jika sayuran sudah dipotong dan tidak segera dimasak, akan berpengaruh juga kepada sayuran yang akan kita makan lho.

Hal itu akan membuat sayuran teroksidasi, warna dan kesegaran sayuran akan berkurang juga.

Selain oksidasi, pemotongan terlalu cepat juga menyebabkan hilangnya nutrisi dan kualitas sayuran. Bahkan, bisa membusuk jika dibiarkan terlalu lama.

4. Merebus sayuran terlalu lama dan menggunakan semua jenis minyak

Pexels/August de Richelieu

Rebus sayuran secara alami, jangan terlalu lama. Agar teksturnya tetap renyah, bisa mengukus brokoli atau sayuran lainnya hingga matang dan merendamnya dalam air es untuk menghentikan proses pematangan.

Mama juga bisa memanaskan kembali sayuran dalam wajan selama beberapa detik untuk menghangatkannya.

Menumis juga merupakan salah satu cara yang baik untuk menjaga kadar gizi pada sayuran, tetapi juga memperhatikan jenis minyak yang digunakan agar tidak sembarangan ya.

5. Mengupas kulit sayuran

Pexels/Ella Olsson

Banyak orang memiliki kebiasaan mengupas kulit sayuran dengan harapan agar lebih bersih. Padahal, kulit yang dibuang justru mengandung nutrisi paling banyak.

Kulit sayur mengandung nutrisi yang bermanfaat. Jumlah nutrisi bervariasi menurut jenis sayuran.

Namun, secara umum, produk yang tidak dikupas mengandung vitamin, mineral, dan senyawa tanaman bermanfaat lainnya dalam jumlah yang lebih tinggi, dibandingkan dengan produk yang dikupas.

Kulit sayur juga mengandung lebih banyak serat dan antioksidan. Misalnya, hingga 31% dari jumlah total serat dalam sayuran dapat ditemukan di kulitnya.

Terlebih lagi, tingkat antioksidan bisa mencapai 328 kali lebih tinggi di kulit sayuran daripada di daging. Oleh karena itu, mengonsumsi sayuran yang tidak dikupas justru dapat meningkatkan asupan gizi.

Nah, itu tadi beberapa kesalahan dalam memasak sayuran. Semoga Mama yang ingin memasak sayur jadi lebih tahu dan tidak salah ketika memasak sayuran ya. 

Editorial Team