6 Tips Menjaga Kualitas Udara di Rumah

Yuk, mulai jaga kebersihan udara demi kesehatan Mama dan keluarga!

11 Oktober 2021

6 Tips Menjaga Kualitas Udara Rumah
Freepik/tirachardz

Rumah yang bersih dan sehat tidak hanya dapat membuat kita sebagai penghuninya merasa lebih nyaman, tetapi juga dapat meningkatkan kebahagiaan. Salah satu aspek yang harus dijaga agar rumah bersih dan sehat, yakni kualitas udara di sekitar area rumah.

Menjaga kualitas udara dalam ruangan adalah hal yang sangat penting, tetapi sering diabaikan. Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan masalah pada pernapasan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap alergen dalam ruangan atau memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Lebih parahnya lagi, kualitas udara yang buruk sangat sulit untuk dideteksi. "Kebanyakan udara buruk yang menyebabkan masalah tidak berbau," kata Dr. Nicholas BuSaba, profesor otolaringologi di Harvard Medical School. 

Dengan banyaknya polutan di udara saat ini, serta banyak penyakit dan alergen yang ditularkan melalui udara, alangkah baiknya Mama menjaga kualitas udara di rumah. 

Dilansir dari Harvard Health Publishing, Kali ini Popmama.com akan memberikan beberapa tips menjaga kualitas udara di rumah Langsung saja simak informasinya ya, Ma!

1. Menjaga rumah tetap bersih

1. Menjaga rumah tetap bersih
Freepik/DCStudio

Rumah yang bersih dapat menjaga kesehatan para penghuninya. Hal ini dikarenakan kebersihan rumah dapat mengurangi debu, jamur dan bulu binatang yang berisiko menimbulkan masalah kesehatan. 

Mama perlu rutin menyedot debu karpet dan sofa, setidaknya sekali atau dua kali seminggu dengan vacum cleaner yang dilengkapi dengan filter HEPA. Selain itu, bersihkan juga tempat tidur, gorden, dan barang-barang lainnya secara teratur.

American Academy of Allergy, Asthma & Immunology merekomendasikan untuk mencuci seprai dan sarung bantal dengan menggunakan air dengan suhu setidaknya 54°C agar terbebas dari debu dan kotoran. 

2. Tanam tumbuhan di luar ruangan

2. Tanam tumbuhan luar ruangan
Freepik/freepik

Bagi Mama pecinta tanaman hias, alangkah baiknya jika tidak meletakan tanaman di dalam ruangan.

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa tanaman dapat membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan karena melepaskan oksigen. Namun, tanaman di dalam ruangan dapat mengumpulkan dan mendorong pertumbuhan jamur.

"Pada dasarnya, tumbuhan di dalam ruangan menciptakan lebih banyak masalah daripada membantu," ujar Dr. BuSaba.

Editors' Picks

3. Rutin mengganti filter udara pada AC

3. Rutin mengganti filter udara AC
Freepik/lifeforstock

Jika Mama memiliki pendingin ruangan (AC), pastikan untuk rutin membersihkannya, terutama pada bagian filter atau penyaring udara.

Hal ini dilakukan untuk mencegah debu yang ada pada filter bersirkulasi dan menyebar di dalam ruangan. Selain itu, alangkah baiknya Mama memilih AC yang ramah lingkungan. Tujuannya demi kenyamanan di rumah dan menghemat pemakaian energi listrik. 

4. Menggunakan alat pembersih udara atau air purifier

4. Menggunakan alat pembersih udara atau air purifier
Freepik/user14205003

Jika anggota keluarga ada yang memiliki alergi, maka Mama bisa menggunakan alat pembersih udara untuk mengurangi alergen pemicu gejala alergi seperti debu dan bulu hewan.

Alat pembersih udara dapat mengurangi polutan yang berpotensi menimbulkan reaksi alergi. Meski alergen tidak sepenuhnya bisa hilang dengan alat pembersih udara, tetapi setidaknya alat ini bisa mengurangi polutan yang menjadi penyebab masalah alergi dan pernapasan. 

5. Gunakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan dari udara

5. Gunakan dehumidifier menghilangkan kelembapan dari udara
Freepik/pvproductions

Untuk menjaga kualitas udara yang baik di ruangan tertutup, Mama perlu pertimbangkan penggunaan dehumidifier di area lembap untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut.

Dehumidifier bekerja dengan cara menarik air yang terkandung di udara. Air yang sudah terkumpul di dalam dehumidifier harus dibuang secara rutin agar mesin dapat bekerja dengan maksimal.

Pastikan juga kamar mandi dan ruangan sumber jamur lainnya memiliki ventilasi yang baik. Mama perlu membersihkan semua jamur yang terlihat yang terkumpul di kamar mandi, barang-barang di rumah, atau area dinding.

6. Biarkan udara segar masuk

6. Biarkan udara segar masuk
Freepik/gpointstudio

Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga udara segar di luar ruangan bisa masuk ke dalam rumah.

Jaga kebersihan ventilasi dan buka jendela setiap hari agar udara segar dari luar dapat masuk. Selain itu, membuka jendela juga memungkinkan udara kotor di dalam rumah bisa bergerak keluar, sehingga kualitas udara di dalam rumah tetap terjaga dengan baik. 

Nah, itulah beberapa tips menjaga kualitas udara di rumah agar tetap baik. Selain membersihkan rumah, sebaiknya hindari merokok di dalam rumah karena akan membuat udara di sekitarnya menjadi tidak sehat.

Yuk, jangan biarkan udara kotor mengganggu kesehatan Mama dan keluarga, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.