6 Tips Cerdas Menata Isi Kulkas agar Rapi dan Muat Banyak

Kulkas yang bau akan menjadi sarang bakteri dan jamur!

18 Mei 2021

6 Tips Cerdas Menata Isi Kulkas agar Rapi Muat Banyak
Freepik

Apakah mama termasuk orang yang terorganisir dan rapi? Coba sekarang lihat isi kulkas Mama, perhatikan apakah beberapa produk bahan makanan sudah melewati batas tanggal kedaluwarsa dan masih layak dikonsumsi? 

Kapan terakhir kali Mama membersihkan isi kulkas dan menyusun letak secara rapi sesuai dengan penempatannya?  Padahal isi kulkas yang tak terawat akan menimbulkan bau tak sedap, bahkan bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Hal ini tentunya akan membuat makanan jadi tidak higienis. 

Sekarang, mulailah membersihkan dan mengorganisir isi kulkas agar terlihat rapi. Selain itu, Mama juga bisa menyimpan banyak barang di dalamnya. 

Merangkum dari berbagai sumber, berikut Popmama.com akan membagikan tips mengorganisir isi kulkas agar terlihat rapi dan bisa muat banyak. 

Kira-kira seperti apa ya, Ma?

1. Keluarkan semua isi kulkas 

1. Keluarkan semua isi kulkas 
Flickr.com/Richard Kelland

Langkah pertama saat menata isi kulkas, yakni mengeluarkan semua isinya. Pisahkan beberapa produk sesuai tanggal kadaluarsanya. Buang saja poduk susu dan makanan kalengan yang sudah melewati batas aman untuk dikonsumsi. 

Selanjutnya bahan-bahan bahan makanan seperti sayur atau buah, perhatikan apakah kondisinya masih segar. Selain itu daging, ayam, dan makanan laut periksa apakah kualitasnya masih baik. 

2. Kelompokkan barang-barang yang serupa 

2. Kelompokkan barang-barang serupa 
Freepik

Mengelompokkan barang-barang serupa dapat memudahkan Mama untuk mencarinya. Dengan begitu, Mama pun tak perlu mengeluarkan seluruh isi kulkas hanya untuk menemukan satu barang. 

Letakan sayuran, daging dan ikan, makanan kaleng atau atau produk susu di tempat yang sama sesuai kelompoknya. Hal ini akan membuat Mama bisa langsung tahu produk apa saja yang stoknya hampir habis. 

Editors' Picks

3. Gunakan aksesori tambahan dalam kulkas 

3. Gunakan aksesori tambahan dalam kulkas 
goodhousekeeping.com

Mama juga bisa menggunakan aksesori di dalam kulkas. Seperti rak tambahan, pembatas laci atau magnet untuk menempelkan barang. Hal ini bertujuan agar tampilan isi kulkas bersih dan rapi sesuai dengan fungsinya. 

Mama juga bisa membuat sendiri aksesorisnya, misalnya membuat kotak dari karton untuk menempatkan botol agar tidak pecah jika sewaktu-waktu tersenggol dan jatuh.

4. Tambahkan label nama pada rak-rak yang telah dikelompokan 

4. Tambahkan label nama rak-rak telah dikelompokan 
goodhousekeeping.com

Setelah mengelompokan barang-barang di dalam kulkas, tambahkan label nama untuk memudahkan penataan. 

Orang-orang di rumah bisa dengan mudah menemukan barang yang mereka butuhkan. Selain itu, setelah membeli bahan makanan Mama bisa langsung menaruhnya di tempat yang sesuai dengan namanya.

Mama juga bisa meminta bantuan kepada anak-anak untuk memasukkan belanjaan bahan makanan ke dalam kulkas. 

5. Atur barang-barang sesuai ukurannya 

5. Atur barang-barang sesuai ukurannya 
webmd.com

Selain agar mudah dicari atau barang-barang sesuai ukurannya untuk memberikan tampilan yang seragam, bahkan terkesan enak dilihat. 

Sebaiknya Mama menyimpan barang-barang besar di belakang dan barang-barang yang lebih kecil di depan. Selain itu, susun botol sirup, jus dan susu berdasarkan tingginya. 

6. Kurangi sampah sisa makanan 

6. Kurangi sampah sisa makanan 
cleancrispair.com

Jika mama punya sisa makanan yang yang ingin disimpan untuk dimakan di lain waktu. Sebaiknya tempatkan di di wadah plastik bening. Hal ini agar Mama tak lupa dan bisa langsung tahu makanan apa apa yang ada di dalamnya. 

Jangan lupa untuk memberi label nama dan tentukan sendiri batas tanggal aman untuk memakannya. Jika sudah melewati tanggal, Mama bisa dengan mudah membuangnya tanpa berpikir dua kali.

Nah Ma, itulah beberapa tips menata isi kulkas agar rapi dan muat banyak. Yuk, mulai bersihkan kulkas di rumah sekarang!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.