7 Tips Mencuci Baju Perempuan Sesuai Jenisnya agar Tidak Cepat Rusak

Jangan asal mencuci ya, Ma!

3 Mei 2022

7 Tips Mencuci Baju Perempuan Sesuai Jenis agar Tidak Cepat Rusak
Freepik

Baju perempuan ada bermacam-macam jenisnya, mulai dari t-shirt, jeans denim, setelan kantor, serta blus bercorak dengan hiasan renda-renda. Belum lagi teksturnya yang beragam seperti satin, sutra, dan rajutan. 

Oleh karena itu, jangan asal mencucinya karena bisa rusak. Pahami dulu aturan mencuci baju perempuan berdasarkan jenisnya. Pasalnya ada jenis baju yang tidak boleh dicuci terlalu sering karena bisa cepat rusak, melar, bahkan luntur. 

Nah Ma, penasaran bagaimana cara mencuci baju perempuan sesuai jenisnya? Kali ini Popmama.com telah merangkum tipsnya dari The Spruce.

Yuk, diperhatikan dengan baik!

1. Pakaian dalam

1. Pakaian dalam
Pexel/chuanyu2015

Bra bisa dipakai hingga 3-4 kali. Diamkan dulu seharian agar bahannya kembali elastis, kemudian baru boleh dicuci. Apabila, cuaca panas dan tubuh berkeringat, sebaiknya cuci saja setiap hari. Keringat bisa mengurangi elastisitas bra.

Sementara itu, celana dalam bisa dicuci setelah dipakai. Khusus untuk motif renda, sutra, atau satin yang halus. Mama bisa mengumpulkannya terlebih dahulu ke dalam kantong berjaring dan tempatkan di mesin cuci. 

Semua jenis pakaian dalam, sebaiknya jangan dikeringkan dengan mesin pengering atau dijemur di bawah sinar matahari langsung. Hal ini dikarenakan bisa cepat melar.

Keringkan jenis pakaian ini di dalam ruangan atau di tempat teduh.

2. T-shirt dan celana jeans

2. T-shirt celana jeans
bestlifeonline.com

T-shirt termasuk pakaian yang banyak bersentuhan langsung dengan kulit, oleh karenanya harus dicuci setelah dipakai. 

Terutama untuk pakaian warna putih, apabila tidak segera dicuci bisa menimbulkan noda kuning di bagian ketiak.

Sementara itu, jeans denim yang ketat sebaiknya dicuci setelah 4-5 kali pemakaian, meskipun masih terlihat bersih. Untuk melindungi warna aslinya, cuci bagian dalam jeans agar tidak luntur.​

Editors' Picks

3. Blus

3. Blus
Freepik/lookstudio

Walau hanya dipakai sekali untuk acara-acara khusus, blus sebaiknya langsung dicuci. Tentunya Mama tak ingin blus jadi menguning beberapa bulan kemudian. Apalagi noda lama cenderung sulit dihilangkan.

Namun, jika blus pernah dikenakan selama satu jam dan tubuh tidak banyak berkeringat, tentu Mama bisa memakainya sekali lagi sebelum dicuci.

Perhatikan label yang tertera pada pakaian untuk memilih metode cuci dan pengeringan yang tepat.

Agar blus tetap awet, sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakan deodorant karena bisa dapat meniggalkan residu berat pada sekitar pakaian. 

4. Pakaian kantor

4. Pakaian kantor
Freepik/senivpetro

Pakaian kantor seperti setelan blazer dan celana bahan, sebaiknya dicuci serta dikeringkan secara bersamaan. Seiring waktu, warna pakaian akan memudar. Apabila setelan kantor dicuci secara terpisah, salah satunya mungkin akan pudar duluan dan warnanya jadi beda.

Apabila Mama bekerja di ruangan ber-AC dan tidak berkeringat, pakaian kantor dapat dikenakan 4-5 kali lagi sebelum dicuci. Sebelum dipakai lagi, gantung setelan kantor minimal 24 jam agar serat-seratnya bisa kembali rileks dan tidak berkerut.

Blazer bisa dipakai 5-6 kali, kecuali jika ada noda yang terlihat. Sebelum dicuci, pastikan untuk memeriksa area kerah, lengan serta area siku.

Jangan lupa pakai pewangi dan pelembut pakaian ya, Ma!

5. Sweater

5. Sweater
Freepik/pvproductions

Sweater bisa dipakai lebih dari enam kali, jika Mama memakai blus atau T-shirt di dalamnya. Cuci secara manual karena rajutannya bisa cepat rusak dan melar.

Sebelumnya, pastikan dulu area leher, lengan, siku benar-benar bersih. Kalau ada noda, sebaiknya dicuci saja.

6. Pakaian tidur

6. Pakaian tidur
Freepik/cookie_studio

Tubuh akan berkeringat di malam hari. Oleh karenanya, cuci piyama setelah dipakai sebanyak 2-3 kali. 

Jangan lupa, sprei juga perlu dicuci minimal seminggu sekali agar tidak menimbun banyak kuman penyakit. 

7. Pakaian olahraga 

7. Pakaian olahraga 
Freepik

Perlengkapan olahraga, seperti training, baju senam, handuk, sepatu, harus dicuci setelah dipakai. Selain itu tas olahraga juga, jika memungkinkan bersihkan dengan disinfektan.

Tubuh akan banyak berkeringat setelah olahraga, bakteri dan aroma tak sedap akan menempel pada baju serta perlengkapan olahraga lainnya.

Terutama untuk pakaian renang, sebaiknya dicuci setiap habis dipakai. Garam, klorin, keringat, dan minyak dari tubuh dapat mengurangi elastisitasnya, bahkan jika Mama tidak masuk ke dalam air.

Itulah beberapa ketentuan mencuci baju perempuan sesuai jenisnya. Mulai sekarang, jangan asal mencuci ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk