7 Cara Menanam Timun di Rumah ala Orangtua Andrew Kalaweit

Timun merupakan jenis tanaman sayuran yang penanamannya mudah

28 Mei 2022

7 Cara Menanam Timun Rumah ala Orangtua Andrew Kalaweit
Pexels/Czapp Árpád

Timun merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki segudang manfaat. Selain bisa dijadikan sebagai bahan kecantikan, timun juga dikenal baik untuk kesehatan.

Cara penanaman timun pun mudah dan bisa dilakukan di rumah, asalkan memahami dan memberi perhatian yang cukup untuk timun. Orangtua Andrew Kalaweit, yakni Prada, pernah memberikan contoh tentang bagaimana cara menanam timun di rumah.

Prada dikenal sebagai YouTuber yang gemar membuat konten-konten tentang kehidupannya yang tinggal di tengah hutan di daerah Kalimantan Tengah. Kegiatan sehari-harinya salah satunya ialah berkebun di pekarangan rumahnya.

Berikut Popmama.com rangkum 7 cara menanam timun di rumah ala Prada, mama dari Andrew Kalaweit. Yuk, disimak, Ma!

1. Gunakan tanah sebagai media tanam

1. Gunakan tanah sebagai media tanam
Youtube.com/Prada Kalaweit

Media tanam yang digunakan untuk menanam timun di rumah seperti yang dicontohkan oleh Prada Kalaweit adalah tanah. Sebaiknya, tanah yang digunakan pun sudah dibuat menjadi bedengan agar bisa mendapatkan perlakuan khusus.

Sebelum menyemai benih, gemburkan tanah terlebih dahulu. Tujuannya untuk memudahkan bibit yang baru ditanam agar bisa menerobos tanah. Tanah yang keras akan menyulitkan akar tanaman yang masih lemah, sehingga bisa menyebabkan tanaman mati sebelum tumbuh.

2. Semai bibit lalu tutup dengan tanah

2. Semai bibit lalu tutup tanah
Youtube.com/Prada Kalaweit

Setelah tanah digemburkan, semai bibit timun ke beberapa bagian tanah. Ingatlah untuk memberi ruang pada setiap benih yang ditanam agar nantinya tanaman tidak akan saling bertabrakan ketika tumbuh.

Bibit yang telah disemai di permukaan tanah, kemudian ditutup dengan tanah. Tidak perlu dikubur dalam, yang penting bisa tertutup dengan tanah agar tidak hanyut terbawa air dan tumbuh di tempat yang tidak seharusnya.

Editors' Picks

3. Siram air secukupnya secara merata

3. Siram air secukup secara merata
Youtube.com/Prada Kalaweit

Siram air secukupnya secara merata ke tanah tempat bibit tanaman itu akan tumbuh. Hal penting adalah jangan sampai memberikan tanah terlalu banyak air.

Apabila tanah kelebihan air, maka akar dari bibit tanaman itu akan kehilangan unsur haranya dan menjadi busuk. Jika sudah begini, tanaman bisa berisiko mati.

4. Rutinlah memberikan air setiap hari

4. Rutinlah memberikan air setiap hari
Youtube.com/Prada Kalaweit

Setelah 3 hari, tunas tanaman berukuran kecil akan tumbuh dari tanah tempat benih ditanam. Sejak awal penyemaian benih, rutinlah untuk memberikan air pada tanaman setiap hari dengan air yang secukupnya.

Di usianya yang ke-7 hari, tanaman akan mulai tumbuh menjadi tanaman remaja dengan ukuran yang lebih besar daripada saat masih menjadi tunas.

5. Tempatkan ajir di sekitar tanaman

5. Tempatkan ajir sekitar tanaman
Youtube.com/Prada Kalaweit

Pada usia tanaman yang ke-15 sampai 21 hari, tanaman akan mulai tumbuh sebagai tanaman yang dewasa. Agar tanaman bisa berdiri tegak dan tumbuh di tempat yang seharusnya, tempatkan ajir-ajir di sekitar tanaman.

Ajir merupakan alat penyokong tanaman yang biasanya terbuat dari batang bambu atau bahan lain sebagai tempat bersandar atau merambat tanaman. Dalam video Prada, ia menggunakan ajir bahan bambu yang ia buat sendiri.

6. Setelah sebulan, beri pupuk organik

6. Setelah sebulan, beri pupuk organik
Youtube.com/Prada Kalaweit

Setelah tanaman berusia 30 hari, berilah pupuk di tanah tempat tanaman timun tumbuh. Sebaiknya pupuk yang digunakan adalah pupuk jenis organik.

Kandungan yang ada di dalam pupuk organik mampu membuat tanaman tumbuh dan berkembang lebih baik dan sehat. Jangan lupa juga untuk tetap rutin memberikan asupan air pada tanaman.

7. Bunga akan berubah, siap dipanen

7. Bunga akan berubah, siap dipanen
Youtube.com/Prada Kalaweit

Di umurnya yang ke-42 hari, tanaman akan mulai memunculkan bunga yang jadi bakal buah dari tanaman timun. Bunga-bunga itu secara perlahan akan berubah menjadi buah.

Tepat di umurnya yang ke-50 hari, bunga yang telah berubah menjadi buah itu akan berkembang sampai mencapai kematangannya. Timun yang sudah tampak matang, siap untuk dipanen.

Itulah 7 cara menanam timun di rumah ala orangtua Andrew Kalaweit, yakni Prada. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk menanam timun di rumah ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk