Tetap Silaturahmi, Begini Tata Cara Pindah Rumah Menurut Islam

Sudah tahu adab dan tata cara pindah rumah belum, Ma?

11 Mei 2021

Tetap Silaturahmi, Begini Tata Cara Pindah Rumah Menurut Islam
Unsplash/vu anh

Saat kita berencana pindah ke suatu daerah dan harus meninggalkan rumah lama kita, Mama perlu memahami tata cara pindah rumah menurut ajaran agama Islam

Hal yang terpenting juga bukan cuma mempersiapkan rumah baru, tetapi bagaimana cara serta etika kita terhadap tetangga dan sekitar di rumah lama.

Mungkin sebelum kita berpisah, sebaiknya ucapkan terima kasih dan salam perpisahan. Apalagi kalau ada banyak tetangga yang berjasa terhadap kita dan sering memberikan bantuan.

Berikut beberapa tata cara pindah rumah yang baik menurut ajaran agama Islam, Popmama.com sudah merangkumnya dari berbagai sumber.

1. Senantiasa bersyukur kepada Allah

1. Senantiasa bersyukur kepada Allah
Unsplash/Jeremy Yap

Rumah yang kita tempati nanti patut kita syukuri karena pemberian dari Allah. Ini seperti firman Allah pada QS. Ibrahim ayat 7 yang artinya sebagai berikut:

“Ingatlah ketika Tuhanmu mengumumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

Dari ayat di atas, kita bisa tahu bahwa keutamaan bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan, termasuk rumah baru.

Selain itu, kita pun perlu beryukur dengan kehadiran anggota keluarga, tetangga lama kita yang sudah membantu dan orang sekitar yang akan membantu kita di lingkungan baru.

Editors' Picks

2. Bisa juga dengan mengadakan pengajian syukuran rumah baru

2. Bisa juga mengadakan pengajian syukuran rumah baru
Freepik
joker with card

Seperti dilansir dari Konsultasi Syariah, sebagaimana menyempurnakan rasa syukur tersebut dianjurkan untuk mengadakan walimah, makan-makan serta pengajian.

Adapun Imam As-Sa’di menjelaskan bahwa inti dari rasa bersyukur itu ada tiga, yakni mengakui bahwa nikmat itu dari Allah dan bukan semata hasil karyanya.

Kedua, memuji Allah atas nikmat yang telah dia anugerahkan. Ketiga bisa menggunakan nikmat itu untuk kegiatan yang diridai Allah dan bukan untuk sesuatu yang terlarang.

3. Memuliakan tetangga dengan bersilaturahmi

3. Memuliakan tetangga bersilaturahmi
umma.id

Saat kesusahan, tetangga menjadi orang terdekat yang akan menolong kita. Dalam hal pindah rumah, kita diharuskan untuk berpamitan dengan tetangga lama dan bersilaturahmi terlebih dahulu bersama tetangga baru.

Keutamaan bersilaturahmi sudah ada dalam hadis Rasulullah yang diriwayatkan Abi Hurairah yang artinya:

“Demi Allah tidaklah beriman, demi Allah tidaklah beriman, demi Allah tidalah beriman. Ditanyakan kepada Rasul: “Siapa wahai Rasulullah?” kemudian ia bersabda: “Orang yang tetagganya tidak merasa aman karena gangguannya.  - (HR. Ahmad)

Adapun kita dianjurkan untuk memuliakan tetangga seperti hadis yang diriwayatkan Abu Harairah, yang artinya:

“Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan menyakiti tetangganya. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah menghormati tamunya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.” - (HR Bukhari, Muslim, Ibnu Majah)

4. Adab masuk rumah baru

4. Adab masuk rumah baru
Pexels/Jessica Bryant

Saat kita memasuki rumah baru, adakalanya kita harus membaca Masyaa-allah, laa quwwata illaa billaah.

Bacaan tersebut berarti sesungguhnya atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Setelah itu, diharuskan baca doa ketika masuk rumah. Kebiasan ini penting untuk terhindari dari setan yang akan menggangu keluarga, bahkan setan yang akan memberikan ketidaknyamanan di rumah.

5. Memperbanyak ibadah dan membaca Alquran

5. Memperbanyak ibadah membaca Alquran
Pixabay/shzern

Saat memiliki rumah baru, sebaiknya kita mesti mengisi hari-hari kita dengan membaca Alquran dan memperbanyak salat.

“Sinarilah rumahmu dengan memperbanyak salat dan membaca Alquran.” - (HR Al Baihaqi)

Nabi SAW pernah bersabda, “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” - (HR. Muslim)

Dalam hadis di atas nabi membandingkan rumah dengan kuburan. Beliau memerintahkan agar rumah kita tidak dijadikan seperti kuburan.

Salah satunya, yakni kuburan bukan tempat untuk ibadah. Agar rumah tidak seperti kuburan, sebaiknya gunakan rumah kita untuk jadi tempat beribadah, seperti salat, baca Alquran dan berdzikir kepada Allah.

Nah, itu tadi beberapa tata cara dan etika saat memulai pindah ke rumah baru. Paling penting, yakni jangan melupakan tetangga lama kita juga ya.

Semoga informasi tadi sedikit membantu Mama yang akan pindah rumah. Semoga amalan baik seperti salat dan lantunan ayat suci Alquran selalu dikumandangkan di dalam agar terhindari dari gangguan setan.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.