TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Melatih Kucing Buang Air di Pasir

Jangan pernah meneriaki atau menghukum kucing karena tidak buang air besar di kotak pasir

1 Oktober 2022

5 Cara Melatih Kucing Buang Air Pasir
Pexels/Arina-krasnikova

Memiliki kucing sebagai hewan peliharaan memang menyenangkan, namun pekerjaan rumah terbesar pemilik kucing ialah melatih kucing buang air di pasir. 

Melatih kucing untuk buang air besar di kotak pasir dapat melatih kedisiplinannya. Selain itu, lingkungan rumah mama tetap bersih tanpa ada kotoran kucing. 

Bagi Mama yang baru memelihara, tentu saja melatih kucing buang air besar di kotak pasir membutuhkan kesabaran. Mama bisa melatih kucing untuk buang air besar di kotak pasir sejak usianya menginjak empat minggu. Sedangkan, bagi kucing dewasa, Mama bisa langsung melatihnya setelah diadopsi. 

Nah, kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa tips melatih kucing buang air di kotak pasir yang mudah diterapkan. 

1. Pilih kotak pasir yang sesuai ukuran kucing

1. Pilih kotak pasir sesuai ukuran kucing
Pexels/Tamba09

Ukuran kotak pasir menjadi salah satu faktor penentu kucing bisa buang air besar di pasir. Sesuaikan besar kotak dengan ukuran tubuh kucing, jangan sampai terlalu besar atau terlalu kecil. Pastikan untuk rutin mengganti kotak pasir seiring berkembangnya kucing. 

Kucing menyukai kotak pasir terbuka. Jadi, selama proses melatih kucing, Mama sebaiknya menyediakan kotak pasir yang terbuka. 

Sementara itu, bagi yang mengadopsi kucing liar, sebaiknya menyediakan kotak pasir tertutup. Pasalnya, kucing liar terbiasa buang air di tempat tertutup untuk menghindari serangan predator. 

Editors' Picks

2. Kenalkan kucing ke kotak pasir

2. Kenalkan kucing ke kotak pasir
Pexels/Gilvan-bagatini-41368456

Setelah menentukan kotak pasir yang tepat, langkah selanjutnya ialah mengenalkan kotak pasir ke kucing. Tunjukkan pada kucing lokasi kotak pasirnya dan biarkan ia mengendusnya. 

Kotak pasir sebaiknya diletakkan di area yang mudah dijangkau dan terkena cahaya atau sinar lampu. Jauhkan barang-barang yang bisa membuat perhatian kucing teralihkan. 

Catatan penting lainnya, sebaiknya memiliki kotak pasir lebih dari satu. Tempatkan kotak pasir di setiap lantai atau ruangan agar memudahkan kucing untuk buang air besar. 

3. Biarkan kucing mengais pasir

3. Biarkan kucing mengais pasir
Pexels/Theplanetspeaks

Langkah berikutnya ialah menempatkan kucing di dalam kotak pasir. Kucing secara naluriah akan mulai mengais-ngais pasirnya. Apabila kucing masih takut untuk mengais pasir, maka Mama bisa menggerakkan jari untuk mengajarkannya mengais pasir. 

Beberapa kucing lebih menyukai pasir yang berbutir halus karena lebih lembut. Kucing juga menyukai pasir yang terbuat dari gandum dan jagung karena memiliki aroma seperti makanan. 

4. Meletakkan kucing ke pasir setiap selesai makan

4. Meletakkan kucing ke pasir setiap selesai makan
Pexels/Gilvan-bagatini-41368456

Jika kucing masih enggan buang air besar di kotak pasir, maka Mama bisa memberikan bantuan. Mama bisa meletakkan kucing di dalam kotak pasir setelah dia makan, minum, atau bangun tidur. 

Hal ini bisa melatih kucing merasa familiar dengan kotak pasir yang menjadi tempatnya buang air besar. Jangan memaksa kucing untuk buang air besar di kotak pasir. Biarkan dia mengenalinya secara perlahan hingga ia benar-benar familiar. 

5. Memberikan apresiasi

5. Memberikan apresiasi
Pexels/Th-rios-rj

Apabila kucing berhasil buang air besar di kotak pasir, jangan lupa untuk memberikan apresiasi. Apresiasi bisa berupa pemberian makanan favoritnya atau memberikan kesan positif terhadap perilakunya. 

Jangan pernah meneriaki atau menghukum kucing karena tidak buang air besar di kotak pasir. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan kotak pasir. Tambahkan pasir agar kucing memiliki banyak pasir untuk digali. 

Itulah beberapa cara melatih kucing buang air di pasir. Hal yang terpenting tidak memaksa atau memukul kucing, apabila mereka tidak buang air besar di kotak pasir. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk