5 Tips Menghias Lampu Imlek di Rumah

Pernak-pernik Imlek, termasuk lampu Imlek, umumnya didominasi warna merah

31 Januari 2024

5 Tips Menghias Lampu Imlek Rumah
Pexels/Traveliving

Tak terasa perayaan Imlek sudah menghitung hari. Perayaan Imlek tahun ini jatuh pada 10 Februari 2024. Salah satu keunikan dari perayaan Imlek ialah ketika masyarakat Tionghoa menghias rumah mereka dengan pernak-pernik Imlek, mulai dari lampion, tulisan kaligrafi China, hingga hiasan bunga. 

Semakin banyak pernak-pernik Imlek di rumah, maka semakin semarak pula perayaan Imlek bersama keluarga. Pernak-pernik Imlek, termasuk lampu Imlek, umumnya didominasi warna merah. Sementara itu, lampu Imlek atau lampion biasanya terbuat dari kertas karton. 

Untuk menciptakan suasana Imlek yang berbeda tahun ini, cobalah untuk menghias lampu Imlek dengan beberapa tips dari Popmama.com di bawah ini. Lampu Imlek akan terlihat semakin cantik dan siap memeriahkan perayaan Imlek di rumah mama. 

Simak tips menghiaslampu Imlek di rumah sebagai dekorasi, yuk!

1. Lampion berbentuk naga

1. Lampion berbentuk naga
Pexels/Rodnae-prod

Bagi Mama yang tidak suka dengan lampion Imlek berbentuk bulat, cobalah untuk menggunakan lampion Imlek berbentuk naga. Seperti diketahui, masyarakat Tionghoa percaya bahwa naga adalah hewan yang bisa mendatangkan keberuntungan. 

Mama bisa membuat lampion naga dari kertas karton berwarna merah. Apabila ingin menghemat biaya, Mama bisa langsung membeli lampion naga di toko-toko online.

Jangan lupa untuk menyesuaikan ukuran lampion naga dengan selera dan konsep pernak-pernik Imlek secara keseluruhan. 

Editors' Pick

2. Memanfaatkan bungkus angpao

2. Memanfaatkan bungkus angpao
Pexels/Rodnae-prod

Angpao adalah hadiah yang identik dengan perayaan Imlek. Angpao biasanya berupa uang yang dibungkus menggunakan kertas berwarna merah. Nah, Mama ternyata bisa membuat lampion dari bungkus angpao tersebut, lho. 

Cara membuat lampion jenis ini pun sangat mudah. Mama hanya perlu mempersiapkan beberapa bungkus angpao yang memiliki ukuran sama. Kemudian, rekatkan tiga bungkus angpao menggunakan selotip atau lem hingga berbentuk segitiga atau tabung. 

Jika ingin dibuat bulat, maka Mama perlu membuat enam segitiga kecil dari bungkus angpao tersebut. Lalu, rekatkan semua segitiga kecil tersebut hingga membentuk lampion.

Sedangkan lampion berbentuk tabung dari bungkus angpao hanya perlu direkatkan menggunakan lem. Terakhir, tambahkan tali pada bagian tengah lampion agar lampu Imlek bisa digantung di pintu rumah. 

3. Lampu imlek berbentuk tabung

3. Lampu imlek berbentuk tabung
Pexels/Rodnae-prod

Apakah Mama bosan dengan lampion berbentuk bulat? Tahun ini menjadi tahun yang tepat untuk menggantung lampion yang berbentuk seperti tabung memanjang. Lampion bentuk ini bisa dijadikan alternatif untuk menghias rumah agar lebih cantik dan memukau. 

Ukuran lampion berbentuk tabung pun bisa disesuaikan dengan keinginan. Sebagian besar masyarakat Tionghoa menyukai lampion berbentuk tabung ukuran kecil karena terlihat lebih menggemaskan dan mudah disimpan untuk perayaan Imlek tahun berikutnya.

Dekorasi lampu Imlek dengan model memanjang ini cocok untuk tipe rumah apa saja, mulai dari minimalis hingga rumah klasik. 

4. Membentuk lampion seperti buah labu

4. Membentuk lampion seperti buah labu
Unsplash/Pradasg

Lampion atau lampu Imlek biasanya berbentuk bulat atau lonjong. Namun, Mama dapat memodifikasinya dengan beberapa bentuk, salah satunya buah labu. Untuk membuat lampion jenis ini, Mama perlu menyiapkan kertas karton warna merah dan emas, lem tembak, gunting, dan tali sebagai gantungan. 

Langkah pertama perlu merekatkan kertas karton merah pada karton berwarna emas. Jangan lupa untuk menyisakan sedikit bagian pada karton emas. Langkah kedua ialah menggunting kertas tersebut hingga membentuk seperti bunga. 

Rekatkan bagian ujung kertas yang sudah dipotong dengan mote manik, lalu lekukkan hingga membentuk lingkaran seperti buah labu. Lampion buah labu pun siap dijadikan hiasan Imlek di rumah.

Jangan lupa untuk menambahkan tali agar lampion bisa digantung di pintu rumah. 

5. Membungkus dengan kertas karton bertuliskan kaligrafi Cina

5. Membungkus kertas karton bertuliskan kaligrafi Cina
Pexels/Sindhu-wijaya-113176

Apabila Mama tidak dapat membuat lampu Imlek dengan bentuk yang lucu, maka Mama bisa mempercantik lampion di rumah dengan tulisan kaligrafi Cina. Masyarakat Tionghoa umumnya menempel kertas merah yang bertuliskan sajak dengan gaya kaligrafi di kusen pintu. 

Kali ini, Mama bisa menempel kertas merah bertuliskan sajak itu di lampion yang berbentuk bulat. Sajak-sajak yang ditulis umumnya mengandung kata-kata baik dalam bahasa Mandarin, seperti “xi”, “shun”, “chun”, dan “cai”. Kata-kata tersebut bermakna keberuntungan, kebahagiaan, dan kesuksesan. 

Nah Ma, itulah beberapa tips sederhana untuk mempercantik lampu Imlek di rumah. Apa pun bentuk lampionnya, terpenting ialah Mama bisa berkumpul bersama keluarga dan berbagi kebahagiaan pada perayaan Imlek tahun ini. 

Baca juga:

The Latest