Cegah Corona, Ini 5 Tips Aman Terima dan Buka Paket Belanja Online!

Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

24 Maret 2020

Cegah Corona, Ini 5 Tips Aman Terima Buka Paket Belanja Online
Freepik/tirachardz

Akibat virus corona atau COVID-19, kegitan masyarakat di luar rumah pun harus dibatasi. Sebagai gantinya, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, beberapa orang pun memilih untuk memesan bahan makanan atau keperluan lainnya melalui online.

Namun, apakah paket yang dikirimkan oleh pihak penjual terjamin keamanan dan kebersihannya? Dengan membeli paket berupa bahan makanan, atau barang lainnya, kamu bahkan tidak pernah tahu jika paket tersebut telah disentuh oleh berapa banyak tangan sebelum tiba di rumah.

Jadi, apa yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir risiko terpapar virus corona selama masa social distancing?

Melansir dari laman huffpost.com, berikut Popmama.com telah merangkum 5 tips aman menerima, membuka, dan membersihkan paket selama pandemi virus corona.

Catat dan terapkan di rumah, ya!

1. Meminta pengiriman bebas kontak

1. Meminta pengiriman bebas kontak
Freepik/spukkato

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan meminta pengiriman bebas kontak. Caranya adalah dengan meminta kepada pengirim untuk meninggalkan paket di depan pintu agar kamu tidak perlu melakukan interaksi.

Tak perlu takut menyinggung perasaan orang lain, karena sebagian besar layanan pengiriman makanan sudah melakukannya.

Bahkan, beberapa penyedia layanan juga mulai mengambil tindakan pencegahan dengan tidak meminta tanda tangan saat mengirim paket.

Pengiriman bebas kontak sebenarnya lebih ditujukan untuk keselamatan pembeli dan petugas pengiriman, mereka bisa sangat berisiko mengingat banyaknya orang yang berinteraksi dengan mereka dalam sehari.

Editors' Picks

2. Membuka paket di luar rumah dan menyemprotkan disinfektan

2. Membuka paket luar rumah menyemprotkan disinfektan
Freepik/master1305

Saat memesan sesuatu secara online, barang yang kamu beli pasti akan dibungkus dengan plastik dan kardus terlebih dahulu. Namun, apakah corona masih bisa hidup di permukaan plastik atau kardus?

Berita buruknya, virus corona dikatakan dapat hidup di atas permukaan kardus dan plastik! Nah, jika kamu ingin mengambil tindakan pencegahan ekstra, bukalah paket di luar rumah dengan menggunakan sarung tangan.

Kamu juga perlu menyemprotkan dan membersihkan isi paket dengan disinfektan terlebih dahulu, baru membawanya masuk ke dalam rumah.

3. Membuang kemasan paket di tempat sampah luar rumah

3. Membuang kemasan paket tempat sampah luar rumah
Freepik/chatchawan39

Setelah membuka paket di luar rumah dan menyemprotkan isinya dengan disinfektan, kamu juga perlu membuang kemasan pembungkus paket secepat mungkin.

Usai mengeluarkan isi paket, singkirkan segera kemasannya jauh-jauh. Kalau bisa, buanglah kemasan paket keluar rumah atau di tempat sampah luar. Jangan pernah sekali-kali membuangnya di tempat sampah dalam rumah, ya. Demi keamanan satu anggota keluarga kita, Ma!

4. Menjaga jarak saat mengambil paket dari resepsionis

4. Menjaga jarak saat mengambil paket dari resepsionis
Freepik/free photo

Jika tinggal di apartemen di mana kamu harus mengambil paket di resepsionis, usahakan menjaga jarak dengan petugas di sana. Cara ini dipercaya dapat mengurangi risiko penyebaran tertularnya infeksi corona.

Saat mengambilnya, sebisa mungkin kenakanlah sarung tangan, kemudian buang sarung tangan segera setalah dikenakan.

5. Mencuci tangan setelah menerima dan membuka paket

5. Mencuci tangan setelah menerima membuka paket
Pexels/Burst

Langkah terakhir adalah dengan mencuci tangan setelah menerima dan membuka paket. Kamu mungkin sudah mendengar saran ini berpuluh kali, namun mencuci tangan adalah cara yang paling penting dan utama untuk meminimalisir risiko setelah kamu beraktivitas.

Jangan hanya dengan air mengalir, kamu juga harus mencuci tangan dengan sabun sesuai dengan anjuran yang sudah diberikan oleh pemerintah.

Nah, itulah beberapa tips aman menerima dan membuka paket belanja online.

Semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.